Resmi Dilaporkan Oknum Polisi Polres Bima Diduga Lakukan Penganiayaan

Bima Kota ~ Media Aspirasi ~ Seorang oknum Polisi, dan teman nya Diduga lakukan Penganiyaan terhadap remaja Atas nama Sandi Dewantara alias Dewa Warga Kelurahan Rabangodu Utara Kecamatan Raba Kota Bima NTB, Senin dinihari (19/12/2022).


Penganiyaan Dilakukan terhadap Sandi Dewantara, alias Dewa Dilakukan oleh Dua orang terduga Pelaku Atas Nama T dan A, adalah oknum aparat penegak hukum ( APH ), yang bertugas di Polres Bima, 


Dugaan Penganiyaan dilakukan didepan Tempat korban biasa melakukan Aktifitas berjualan.


Korban Penganiyaan mengalami Luka Robek di pelipis pipi dan memar disekitar hidung, Sandi Dewantara alias Dewa, mengatakan kepada awak Media, ia mengaku tidak punya urusan dengan kedua terduga pelaku karena sebelumnya tidak mengenal kedua terduga pelaku.


Saya tidak tahu apa apa tiba tiba mereka datang menggunakan Motor bergoncengan, turun dan langsung memukul saya, itu dilakukan oleh oknum inisial T, dan sempat dilerai orang-orang.


"Ketika saya berusaha menanyakan ada apa dan kenapa saya dianiaya, total kisaran ada puluhan orang yang ada di TKP yang berusaha terus merelai, beberapa saat tiba tiba oknum APH inisial A datang memukul kembali saya, saya jatuh roboh ke lantai dan mengakibat luka robek dan sampai darah pun mengalir, di sekitar pipi saya," kronologi diceritakan oleh korban.


Korban Atas Nama Sandi Dewa, Langsung di antar Ke RSUD Bima, untuk dilakukan perawatan dan pengobatan, korban sudah di Visum, dan Sudah melaporkan kejadian penganiyaan Ke SPKT Polres Bima Kota sesuai laporan pengaduan nomor: Aduan/K/1049/Xll/2022/NTB/Res Bima Kota.


Orang Tua korban yang berprofesi Sebagai jurnalis Media Bhayangkara news, menyesalkan Perilaku yang tidak harus ditunjukan kepada Masyarakat, karna salah satu pelaku diduga adalah Oknum Polisi.


"Harusnya sebagai pengayom masyarakat, tidak harus melakukan hal tersebut, sebagai Mitra Polri, saya sebagai orang tua mendesak Kapolri, Propam Mabes Polri, Kapolda NTB, Dan Dirpropam Polda NTB, bisa menuntaskan Permasalahan Tersebut," Pungkasnya Ke media Aspirasi.


Demi keseimbangan pemberitaan Media Aspirasi, Sembari menunggu tanggapan Kapolres Bima, berita ini ditayangkan oleh Media Aspirasi