Gejolaknya! Diduga Galian C Milik PT Citra Nusra Persada Tak Mengantongi Izin, Kasat Reskrim Polres Bima Akan Tindak Tegas

Bima ~ Media Aspirasi ~ Maraknya Gejolak isyu yang tak sedap di wilayah kabupaten Bima, menjadi sorotan berbagai pihak tentang maraknya galian c, diduga tidak memiliki izin.


Satuan Reskrim Polres Bima Kasat Reskrim Polres Bima, Iptu Adhar, S.Sos, Menyampaikan aka melakukan pengusut tuntas terkait dugaan aktivitas tambang galian C ilegal di Kabupaten Bima, khususnya di Desa Kawinda To'i, kecamatan Tambora.


“ kami akan sesegera mungkin setelah mendengar keluh kesahnya masyarakat, untuk melakukan pengecekan ke lokasi, dan kita akan memanggil pemilik galian C. PT Citra Nusra Persada, untuk memeriksa kelengkapan dokumen yang mereka punya,” ujar Kasat Reskrim Polres Bima, kepada wartawan, pada hari Jum'at (06/08/2021). 


Disebutkan Adhar, ada beberapa titik aktivitas galian C yang dilakukan oleh PT. Citra Nusra Persada di kecamatan Tambora. Kalau se Kabupaten Bima kami belum bisa menyimpulkan yang beroperasi pada saat ini.


Dari beberapa titik galian C itu, yang sudah melakukan panggilan dengan tidak membawa dokumen kepemilikan Surat izin usaha pertambangan (SIUP) di tahun 2021 ini.


“kami juga menegaskan kepada pemilik perusahaan, yang belum menyerahkan dokumen, mungkin hari ini atau besok mereka akan menyerahkannya,” sebut tegas Kasat Reskrim Polres Bima.


Terkait dugaan adanya galian C ilegal di wilayah Bima, Adhar mengaku, akan menindak tegas apabila dugaan itu benar.


Sejauh ini, uraian Kasat Reskrim Polre Bima, pemilik galian C rata-rata tidak memiliki izin. Bahwa terkait masalah perijinan galian C sudah tak ada lagi mulai dari Pemprov NTB, pemerintah Kabupaten Bima nggak ada wewenang mengeluarkan izin, karena sekarang yang punya hak adalah pemerintah pusat bagian dari pada Kementerian ESDM.


“Memang indikasinya dan patut diduga ada beberapa lokasi galian C yang titik koordinatnya sudah bergeser (di luar izin yang ditentukan),” ungkapnya.


Adhar dikatakan, akan mengecek, dalam secepatnya pengecekan ke lokasi galian C, pihaknya masih selidiki adanya pemilik galian C di Bima yang menggunakan BBM solar bersubsidi untuk operasional alat beratnya.


“Kita memberi peringatan supaya pemilik galian C tersebut tidak lagi mengulangi dan mengimbau mereka untuk menggunakan BBM nonsubsidi,” pintanya.


Secara terpisah, Kapolres Bima, AKBP Gunawan Tri Hartmoyo, SIK, kepada wartawan, pada hari Jum'at (06/08/2021), mengharapkan, kepada para pengusaha galian C di daerah itu bekerja sesuai ketentuan dan melengkapi dokumen yang menjadi syarat beroperasinya galian tersebut.


"Terkait adanya keluhan warga terhadap aktivitas pekerja galian C yang meresahkan, Kapolres Bima menyarankan, agar para pelaku usaha galian C di Bima untuk menghormati sosial budaya masyarakat setempat," Tutup Ungkapnya. AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, SIK, (Red/MA/6)