Beredar Diduga Oknum Perangkat Desa di Ambalawi, Embat, Penyandang Disabilitas Anak di Bawah Umur

Bima ~ Media Aspirasi ~ Kasus dugaan pencabulan dan pelecehan seksual anak di bawah umur terjadi di lakukan oleh Oknum perangkat desa Rite kecamatan Ambalawi, kabupaten Bima, berinisial (C). Adapun korban seorang Anak, itu adalah menyandang distabilitas berumur 17 tahun dengan inisial (N). Warga dusun tengge keli desa Rite kecamatan Ambalawi kabupaten Bima.


Setelah mendengar bahwa di desa Rite, diduga telah terjadi kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.


Melanjutkan dan kami sebagai wartawan menginginkan kebenaran serta keseimbangan Pemberitaan, Pimpinan Redaksi Media Aspirasi. Melakukan konfirmasi pada pihak kepolisian sektor Ambalawi, terkait dengan adanya aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur oleh Oknum perangkat desa Rite.


Awak Media, meminta Tanggapannya bapak Kapolsek, terkait dengan adanya dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, dan merupakan Anak itu penyandang distabilitas kira-kira umurnya 17 tahun. 


Apakah seseorang terduga pelaku tersebut sudah dilakukan penahanan oleh polsek ambalawi, atau belum. 


Hal Ini, kami selaku wartawan menginginkan Tanggapan dari pihak kepolisian Polsek ambalawi. Supaya tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak kepolisian dan wartawan, karena telah memberitakan sebuah kasus seksual terhadap anak di bawah umur. 


Sebagai keseimbangan Pemberitaan, kami mengharapkan konfirmasi nya pak Kapolsek.


Akhirnya Saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Kapolsek ambalawi menanggapi, berkaitan dengan permasalahan kasusnya silahkan tanyakan ke Reskrim Polres Bima Kota. 


"karena yang menangani persoalan dimaksud, tentang keberadaan terduga di Polsek Ambalawi statusnya bukan tahanan akan tetapi yang bersangkutan datang mengamankan diri dengan mempertimbangkan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terhadap dirinya," Ungkap Kapolsek ambalawi. Pada Jum'at (20/08/2021), malam.


Kemudian, awak media mengkonfirmasi pihak kepolisian Polres Bima Kota, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) terkait Mendengar kabar bahwa ada kasus pencabulan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, di kecamatan ambalawi. Tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Rite, apakah benar adanya atau tidak, pak Kanit.


Kanit PPA Polres Bima Kota : "Benar ada, Kalau untuk berita harus konfirmasi sama pak kasat bang atau humas," Kata Kanit PPA. 


Pada hari Sabtu (21/08/2021). Hubungan masyarakat (HUMAS) Polres Bima Kota, Membenarkan adanya pelaporan yang dilaporkan oleh pihak korban kepada kepolisian melalui Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp. 


Lanjutnya, "terkait laporan tersebut akan secepatnya, dilaksanakan proses Olah tempat kejadian perkara (TKP) Hal ini pihak kepolisian harus menyesuaikan dengan data pelapor Dengan Kejadian, baru bisa menjadi sebagai tersangka. Karena saat ini datanya belum valid," Ungkap Humas Polres Bima Kota.


Sembari menunggu tanggapan dari Pemerintah Daerah kabupaten Bima Kepala DPMDes Kabupaten Bima, Tajuddin, SH, MSi, Terkait Pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa memiliki aturan yang jelas. Ada prosedur, norma dan standar hukum.


PP 43 tahun 2014 pasal 70 dan 71 sebagaimana telah diubah dengan PP 47 THN 2015 tentang pelaksanaan UU nomor 6 THN 2014 tentang desa sudah jelas peraturanya. Maka berita ini ditayangkan oleh media Aspirasi