Indra Faridah, Resmi Laporkan Pemilik Akun FB Dedde Anhy, ke Polisi, di Duga Ujaran Kebencian, Tanpa Toleransi, simak selengkapnya

Bima ~ Media Aspirasi ~ Indra Faridah (42) Warga Kampung sumbawa, telah melaporkan akun Facebook milik terduga (Dedde Anhy) secara resmi ke Polres Bima Kota. Hal yang dilakukan pemilik media sosial tersebut telah menyebarkan foto, dan komentar di postingan yang terlupakan tidak mengandung kebencian.


surat Berdasarkan tanda terima laporan pengaduan, Nomor: STTLP/K/404/2021/NTB/Res Bima kota, dengan ini diterapkan. Atas Nama Indra Faridah, telah dilaporkan secara resmi terlupakan Pemilik Akun Facebook, (Dedde Anhy) tentang kejadian di media sosial (MEDSOS) pada hari Sabtu tanggal (10/07/2021).  


Berdasarkan laporan pengaduan nomor ADUAN/K/404/VII/2021/NTB/Res Bima kota, pada hari Senin (12/Juli/2021.


Telah membuat laporan dugaan tindak pidana (ITE) dengan kronologis kejadian pada awalnya terlapor berkomen dan memosting foto pelapor di akun Facebook milik pelapor Dengan mengatakan yang digunakan bahasa daerah. "ede dou rew gaga z sia eee bune Apta ma ringu alias simpasai wei la dewa tente, artinya. Itu orangnya cantik nggak sih kaya (Apta) yang gila di simpasai istrinya ( de ) tente".


Ditambah lagi ujaran, "Mai lu,u komen laki da ntau otak ain baca kabola kai peke isi madam, artinya," ayo masuk komen anjing yang nggak punya otak, jangan baca dengan mata melotot". 

SEBUAH foto ini menunjukkan dokumen

Akibat dari kejadian tersebut merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Bima kota untuk ditindaklanjuti.


Indra Faridah, saat diwawancarai oleh beberapa wartawan di kantor kepolisian Mapolres Bima kota, terkait dengan adanya kebencian terhadap dirinya yang dilakukan oleh pemilik akun Facebook (Dedde Anhy).


indra Farida binti H.Yusuf, binti. Abu Bakar biasa disapa Boy Aji. Adanya ujaran kebencian tersebut, dari awal dirinya tahu apa perso'alan, yang membuat mereka menyerang dengan kata-kata yang tak pantas untuk dilakukan karena sangat senang di hati. 


Lanjutnya, Semoga hal ini terjadi atau tidak ada lagi korban lain. "Jadi kalau mereka ngotot dan mengedepankan dengan prasangka buruk serta tidak ada itikad baik, Saya akan lanjutkan saja, untuk ke proses hukum, yang lainnya juga semoga tidak ada korban seperti yang saya alami seperti sekarang ini, walaupun saya ibu rumah tangga biasa juga tahu kita saling menjaga lah sosial media".


"Hal Itu memang tidak ada toleransi di keluarga besar saya, cuman mereka untuk komen atau mau rasa apa ya mungkin karena ini menyangkut nama baik saya. Karena saya juga tidak tinggal sendiri," Ungkap Indra Faridah. 


Sebelumnya, sebuah akun Facebook atas nama Indra Faridah memposting sebuah link berita bertuliskan tentang salah satu ,"Nunggu yang posting insident di lawata, Semoga baik baik aj🤔🤔#moketawatakutdosa 🤭". 


"Hal ini langsung mengundang reaksi pengelola akun FB Indra Faridah tersebut dan merasa namanya tercemarkan, akan melalui kuasa hukum untuk mengawal dalam proses, saya juga didampingi beberapa pemuda guna menyaksikan waktu di SPKT. Agar proses tersebut memberikan efek jerat, kepada bersangkutan, bahwa kami mempercayai pihak APH, maka untuk itu melaporkan ke Mapolres Bima kota So'al pencemaran nama baik dan UU ITE," pungkasnya Indra Faridah.


Tak lama kemudian pihak wartawan Media Aspirasi, melakukan klarifikasi. mohon maaf sebelumnya. Mba dedde anhy. Saya atas nama Aryadin Pimpinan Redaksi Media Aspirasi 


Tanggapan Dedde Anhy, Ada yang bisa saya bantu".


Wartawan Ijin. Ada yang saya ingin klarifikasi terkait dengan adanya saling ujaran kebencian yang di status kan oleh pemilik akun Facebook Indra Faridah.


Dedde Anhy,"Untuk mvak yang punya mslah sma yang bersangkut paut dengan status knpa tidak berkometar langsung, Insident itu apa si saya mau tau," kata Anhy saat dikonfirmasi melalui via message pribadinya.


Ow iya. Terimakasih atas konfirmasi nya, wartawan.


Lanjut Dedde Anhy, Ma,a pak kalau saya lancang bertanya soal isi status tersebut apakah insident itu pipis di tengah jalan atau musibah kecelakaan ???? Mohon iformasi yang jelas Kant bapak katanyar redaksi ??.


"Kalau setau saya anak kecil ya insident itu orang yg mengalami kecelakaan ,kalau pipis di tengah jalan itu setau saya atau ngk orang berhubungan badan itu namanya pecemaran seksual," papar Dedde Anhy.


"Kami sebagai wartawan Menyampaikan dan melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan. Terkait perso'alan tersebut kami tidak tau, insiden kami melakukan konfirmasi, guna Pemberitaan Seimbang. di aparat penegak hukum APH".


"Isi status dia kemarin kant pas di tanya sma yang bersangkut paut itu kant dia bilang dia liat orang yang pipis tengah jalan apakah itu insiden pak," tutupnya Dedde Anhy.(red/MA/6).