Mataram-NTB ~ Media Aspirasi ~ Kejaksaan Tinggi Provinsi NTB Menerima dua tersangka dan barang bukti terkait penyimpangan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 dari penyidik Polda NTB. Kamis, 9 Juni 2022 sekira pukul 11.00 wita, 


Kepala Kejati NTB Sungarpin melalui Kasi Penerangan Hukum Kejati NTB, Efrien Saputera mengatakan, bahwa Penuntut Umum Bid. Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi NTB menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap 2) perkara korupsi terkait penyimpangan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 dari Penyidik Polda NTB.


"Ada 2 orang tersangka yang dilakukan tahap 2 yaitu, Pertama ABD selaku Kepala Desa Mawu Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima Tahun 2017 dan kedua Mhd AS selaku Kepala Desa Sempe Kec. Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa Tahun 2017," ungkapan Efrien Saputera.




Lebih-lebih lanjutnya, kata dia, Kedua tersangka akan dilakukan penahanan oleh Jaksa terhitung mulai tanggal 09 Juni 2022 s.d 28 Juni 2022 dan akan dititipkan di Lapas Kelas II. A Mataram.


Pertama, tersangka ABD selaku Kepala Desa Mawu Kec. Ambalawi Kab Bima Tahun 2017 disangka nelanggar pasal 2 ayat (1), Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasa tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001.


Kedua, tersangka Mhd AS selaku Kepala Desa Sempe Kec. Moyo Hulu Kab. Sumbawa Tahun 2017 disangka nelanggar pasal 2 ayat (1), Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasa tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001," terang Efrien Saputera.


Ditambahkan Efrien Saputera, Kedua tersangka ditahan di Lapas kelas II, A Mataram, guna proses hukum lebih lanjut," pungkas Kasi Penkum Kejati NTB. (Red/MA/06).

Bima ~ Media Aspirasi ~ Sebanyak 57 Desa di Kabupaten Bima akan menggelar Pilkades serentak pada Bulan Juli 2022 mendatang.


Guna menghindari potensi terjadinya konflik akibat kontestasi 5 tahunan tingkat desa ini, dilakukan Deklarasi Pilkades Damai, Netral dan Lancar terhadap Panitia Penyelenggara Pilkades, Kamis (9/6/22) Pukul 14.00 Wita.


Dalam deklarasi yang bertempat di Aula Kantor DPMDes Kabupaten Bima dihadiri oleh Kadis DPMDes Kabupaten Bima, H. Pitarman, SE, Kabag Ops Polres Bima Kota, Kompol Nusra Nugraha, Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman, SH, Kasi Intel Kejari Bima, Andi Sudirman, Kapala Kesbangpol Linmas Kabupaten Bima, Drs. Syahrul, Camat, Kapolsek, Danramil, dan Ketua Panitia Pilkades se-Kabupaten Bima, beserta Ketua BPD dari Desa yang melaksanakan Pilkades serentak.


Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman, lewat Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, menyampaikan, Deklarasi Damai tersebut bertujuan agar Panitia Pilkades mampu menjaga netralitasnya selama penyelenggaraan Pilkades Serentak tahun 2022 di Kabupaten Bima, sehingga dapat berjalan lancar, netral, Damai, kondusif dan demokratis.


“Hari ini merupakan deklarasi untuk panitia Pilkades, Sedangkan untuk para calon kepala desa sudah lebih dulu melakukan deklarasi Pilkades Damai, Netral dan Lancar,” kata Herman di awal penyampaiannya.


Disyukurinya, karena permasalahan yang terjadi dalam setiap proses tahapan Pilkades saat ini telah diselesaikan dengan baik, dan hal tersebut merupakan ciri dari negara demokrasi.


Namun dia mengingatkan, agar panitia Pilkades melaksanakan tugas penyelenggaraan Pilkades sesuai dengan juklat dan juknis yang ada.


“Saya yakin pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan Damai, Netral dan Lancar,” tandas pria kelahiran Donggo ini.


Sementara itu, Kepala DPMDes Kabupaten Bima, H. Pitarman, dalam sambutannya, memaparkan, bahwa dalam aturan Perbup tersebut, nilai Demokrasi dapat berimplikasi sampai ke tingkat desa.


“Itu salah satu prestasi di Kabupaten Bima,” ucapnya.


Dengan adanya momen Pilkades ini, lanjut H. Pitarman, agar jangan sampai bertengkar dengan tetangga dan saudara sendiri gara-gara beda pilihan dan beda dukungan. Pada dasarnya seluruh pemilihan itu ada yang menang dan ada yang kalah, semuanya harus siap menang dan siap kalah.


“Perlu diperhatikan, tujuan Deklarasi Damai ini agar penyelenggaraan Pilkades Serentak tahun 2022 di Kabupaten Bima dapat berjalan lancar, aman, Damai, kondusif dan demokratis,” tandasnya.


Selanjutnya Kabag Ops Polres Bima Kota, kembali mengikngatkan bahwa deklarasi merupakan suatu pernyataan yang harus siap dipertanggungjawabkan, baik dari penyelenggara, para calon maupun masyarakat sehingga pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan Damai, Netral dan Lancar.


Pilkades Serentak tahun ini, lanjutnya akan dilaksanakan di 57 Desa, dengan rincian 26 Desa dalam wilayah hukum Polres Bima Kota dan 31 Desa dalam wilayah hukum Polres Bima.


Sedangkan Dandim 1608 Bima yang diwakili oleh Danramil Woha, menyapaikan, bahwa peran panitia dalam pelaksanaan Pilkades sangat penting sehingga diharapkan panitia dapat mengemban tugas dengan baik hingga tercipta Pilkades Damai, Netral dan Lancar sesuai dengan tema deklarasi Pilkades saat ini.


“Jadi mari kita bersama sama mensukseskan Pilkades saat ini sehingga wilayah kita akan menjadi contoh bagi wilayah lain yang melaksanakan Pilkades,” ajaknya.


Di Penghujung Kegiatan Deklarasi damai ini kemudian dilanjutkan dengn Pembacaan Ikrar Deklarasi sekaligus Penanda tanganan ikrar Deklarasi Pilkades Damai, Netral dan Lancar," tutupnya kasi Humas, untuk dimuat di media.

Kota Bima ~ Media Aspirasi ~ Guru Ngaji TPQ Al Hikmah Kelurahan Penaraga Kecamatan. Raba Kota Bima, Arifin mengeluhkan kinerja pihak Pemerintah Kelurahan Penaraga Kecamatan. Raba Kota Bima yang hingga saat ini belum membayarkan Insentif dirinya sebagai Guru Ngaji sekaligus pengurus TPQ yang ada di Penaraga. Bahkan Informasinya ada beberapa TPQ selain dirinya yang belum menerima pembayaran Insentif Guru Ngaji.


Demikian Pernyataan pers Arifin kepada Media Tinta NTB dirumahnya, rabu malam tadi (08/06/2022). Seperti dikutip oleh Media Aspirasi Online dan Cetak. 


Arifin mengungkapkan bahwa dirinya merupakan Guru Ngaji dan pengelola TPQ yang sudah cukup lama yakni sejak Pemerintah Kota Bima belum terbentuk. Sejak masa Pemerintahan Wali Kota pertama H. Nur Latif (Alm) Pemerintah Kota Bima mengeluarkan kebijakan memberikan Insentif kepada Guru Ngaji, Imam Masjid dan Marbot. Bahkan Pemerintah selanjutnya hingga hari di Era Pemerintahan H. Muhammad Lutfi terus ada dengan dasar hukum Keputusan Wali Kota Bima nomor: 188. 45/199/400/IV/2022. 


"Namun, ironisnya bagi saya, hingga hari ini insentif guru Ngaji tahun anggaran 2022 tidak saya terima. Sementara TPQ lainnya sebagian sudah menerima," ujar Arifin.


Hal tersebut tentu saja membuat dirinya merasa kecewa dengan Pihak Pemerintah Kelurahan Penaraga dalam hal ini Lurahnya Muhajir, S.Sos. Beberapa kali dirinya menanyakan anggaran Insentif tersebut kepada Lurah secara langsung sejak informasi keluarnya anggaran tersebut usai Lebaran Idul fitri beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini tidak ada kepastian yang diberikan saya.


"Beberapa kali saya tanya langsung, pak Lurah awalnya menjawab sudah dikembalikan ke Bagian Kesra, lalu kami tanya ke Kesra jawaban pihak Kesra tanyakan Pemerintah Kelurahan," jelas Pria usia kepala 5 tersebut.


Lagi dikisahkan, upaya kami mendapatkan hak itu bukannya mendapatkan hasil, malah kami dipimpong kiri kanan oleh Pemerintah Kelurahan dan Bagian Kesra.


Oleh karena itu, melalui media ini saya ingin memastikan dimana dana Insentif yang menjadi Hak kami itu. Jika uangnya ada mohon diserahkan kepada yang diperuntukan sesuai aturan. 


"maka dari itu, semoga Pak Wali Kota mengetahui persoalan yang kami hadapi dan mohon turun tangan menyingkapi, karena ini adalah Perwali Kota yang beliau sendiri terbitkan," harap Arifin. 


Hingga berita ini dinaikan pihak media belum berhasil menemui Pihak Pemerintah Kelurahan Penaraga dan Bagian Kesra Kota Bima untuk konfirmasi terkait permasalahan ini. (Red/MA/06)

Bima ~ Media Aspirasi ~ Pada hari rabu, (8/6/2022) pukul 09;30_11;56 wita Pemdes Oi tui paginya melakukan kegiatan musyawarah membangun desa(MMD) dengan puskesmas pai yang di rangkaikan dengan acara temu kenal dengan kepala puskesmas pai yang baru dan sorenya pada pukul, 15;21 wita di lanjutkan dengan Penyaluran bantuan sembako miskin dana desa tahun anggaran 2022 oleh pemerintah Desa Oi tui kec.wera kab.Bima NTB.


Pembagian sembako miskin dengan jumlah 50 keluarga penerima manfaat(KPM)

yang bersumber dari anggaran dana desa tahun 2022 dengan jumlah total anggaran Rp. 6.189.000.


Acara itupun berlangsung di aula kantor desa Oi Tui yang di hadiri oleh Plt Kepala desa Oi tui, ketua BPD, Babintribum,KAUR dan Kadua hijrah, beringin jaya, toronaru, Oi pake, Oi peto dan Paruga.


Plt Kades Oi tui dalam sambutanya, menyampaikan.


" Pembagian sembako miskin ini bersumber dari dana desa thn anggaran 2022 dengan jumlah anggaran Rp. 6.189.000 dan kami dari pemerintah desa Oi tui menyisipkan program bantuan sembako miskin sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap masyarakat ". Tuturnya


Sebelum menutup sambutanya beliau menambahkan.

 " Harapan kami sebagai pemerintah desa yaitu keikhlasan masyarakat sebagai penerima manfaat dan semoga bantuan yg kami berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yg menerima ". Tutur farhan.


Masyarakat penerima manfaat sangat berterimakasih atas bantuan dari pemerinta desa dan hal itu di sampaikan oleh beberapa warga penerima bantua salah satunya sebutla Ina Moa.


" Terimakasih kami sampaikan pada pemerintah desa,BPD dan semuanya dan ini sangat bermanfaat untuk kami saat ini " tuturnya penuh rasa senang.

(Wera/08) 

Bima ~ Media Aspirasi ~ Kantor pemerintah desa Tawali di datangi Puluhan pemuda dan turut hadir juga ketua BPD Tawali Suhardin (Ribos) serta wakil ketua BPD Adhar S.Pd, Amiruddin SH sekertaris BPD.


Kades Tawali Bapak Abdul muis S.Pd menerima puluhan pemuda tersebut langsung di aula kantor Desa Tawali di jln lintas Wera-Sape. Selasa(7/6/2022).


" Kedatangan kami hari ini, ingin menanyakan terkait masalah kesalahan penangkapan saudara,adik kami dengan inisial "DM" masyarakat desa Tawali dusun nggarorandi kemarin oleh Tim buser polres Bima kota yang di duga sebagai pelaku kasus pembacokan di kec.sape beberapa hari lalu" Imbuh salah satu pemuda.


Dalam pantauan Media aspirasi. Esensi maksud dan tujuan dari kedatangan puluhan pemuda dan masyarakat tersebut hanya ingin, hal semacam ini tidak terjadi lagi untuk selanjutnya sebab hal ini tidak baik untuk kita selaku masyarakat wera dan masyarakat yang taat hukum sebagai panglima tertinggih.


Kades Tawali, Bapak Abdul Muis S.Pd dalam tanggapan sekaligus saran pendapatnya.


" Saran pendapat dari semua pihak sangat kita harapkan karna ini adalah demi kebaikan agar kedepan tidak terjadi hal serupa. " tuturnya Kades Tawali.


Beliau menambahkan." Apakah kita lanjutkan ke polsek atau polres, silahkan berikan jawaban biar kita sama-sama bergegas, akhirnya menuju kantor polsek wera ".


Salah satu pemuda," Syukur adinda "DM" kembali dengan selamat dan apakah terkait penangkapan ini tidak ada konfirmasih awal atau bagaimana oleh pihak terkait pada pemerintah Desa Tawali ? Serta tanggapan pemerintah desa Tawali " ungkap nya.


Pihak korban " DM " yang kami konfirmasih di aula kantor desa Tawali." Mada kaget tiba-tiba di datangi oleh buser dan posisi mada saat itu sedang tidur di rumah dan di saat mada di bawah mada juga di pukul " imbuh korban.


Amrin," Kami inginkan adalah adanya koordinasi dan komunikasih yang baik antara pihak penegak hukum yang datang ".


" Ya minimal informasih,koordinasi pemberitahuan pada pemerintah setempat, desa, dusun, Rw dan RT di berikan pemberitahuan agar tidak muncul dan tanda tanya oleh masyarakat terkait penangkapan dan atau kasus apa ini, " tutur salah satu pemuda Tawali dalam forum tersebut.


Di konfirmasi terpisahpun Media Aspirasi.Com dengan pihak Polda NTB melalui via WhatsApp (WA), belum menjawab dan beberapa menit kemudian terkonfirmasih dengan Polsek Wera.


" Dari tadi malam sudah diarahkan ke polres kalau perlu klarifikasi karena yang melakukan adalah tim polres. " Tutur polsek Wera melalui Via WhatsApp(WA).(7/6/2022) pukul 12;16 wita. (Wera.08).

Bima ~ Media Aspirasi ~ Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhamad Zia Ulhaq S.Sos, apresiasi Sinergitas Babinsa dan Babinkamtibmas yang berhasil mengamankan Pelaku kasus tindak pidana pencabulan di Kelurahan, Sambinae Kecamatan Mpunda, Kota Bima.


Lanjut Dandim, dengan hal ini sinergitas TNI-Polri diharapkan mampu mengatasi kesulitan dan permasalahan yang ada di wilayah binaan masing-masing sehingga warga merasa aman dan nyaman.


Respon sigap Babinsa Kel. Sambinae Serda Ahmada Zumadi dan Babikamtibmas  polsek Rasbar Aipda M. Hendrayadi. SH mengamankan seorang terduga pelaku berinisial  ARS, karena diduga melakukan hal tidak terpuji terhadap korban melati (bukan nama asli umur 5 tahun, warga kelurahan Sambi Na'e Kecamatan Mpunda Kota Bima.


Hal tersebut disampaikan Dandim 1608/Bima di sela-sela sedang memberikan penyuluhan kepada perwakilan Babinsa tiap-tiap koramil terkait cara membuat pupuk organik guna untuk membantu warga di saat terjadi kelangkaan pupuk.


Kronologis peristiwa tersebut bermula ketika Babinsa Serda Ahmad Zumadi dan Babinkamtibmas Aipda M.Hendrayadi SH, mendapat informasi dari masyarakat.


Lanjutnya, Babinsa serta Babinkamtibmas langsung sigap mendatangi kediaman korban untuk identifikasi ciri-ciri pelaku, 


"Akhirnya, Mendengar kejadian tersebut, masyarakat sekitar langsung bereaksi melakukan pencarian keberadaan terduga pelaku" Jelas Serda Ahmad Zumadi dan Aipda M.Hendrayadi SH.


Untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan, Babinsa bersama Babinkamtibmas setempat berhasil mengamankan terduga pelaku kemudian di serahkan ke unit PPA polres Bima kota guna diproses secara hukum lebih lanjut.


"Terduga pelaku berhasil kami amankan, dan kini sedang diproses di unit PPA polres Bima kota," tuturnya.


Lebih lanjut Babinsa & Babinkamtibmas mengatakan apa yang mereka laksanakan merupakan implementasi perintah  komando atas agar melaksanakan tugas dilapangan selalu bersinergi untuk memberikan rasa aman dan kondusif kepada seluruh warga masyarakat pada umumnya,


 “Selanjutnya korban didampingi orang tuanya diantarkan ke Unit PPA Bima kota untuk membuat Laporan Polisi," Ucapnya.


Dandim 1608/Bima menambahkan agar apa yang dilaksanakan oleh Babinsa dan Babinkamtibmas di atas agar di jadikan contoh oleh Babinsa dan Babinkamtibmas yang lainya, membangun sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat sehingga setiap ada permasalahan di tengah warga masyarakat bisah dengan segera teratasi.

Bali ~ Media Aspirasi ~ Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam 50 menit, pesawat maskapai penerbangan Air Asia QZ- 7524 jurusan Jakarta - Bali dengan waktu penerbangan 21.50 - 23.40 WIB mendarat mulus di Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali dengan selamat.


Satu persatu penumpangpun berhamburan keluar pesawat menuju penjemputan atau memesan taksi di lobi drop car lobi.


Saya yang waktu itu sudah kebelet pipis dan merasa perut mules mampir sebentar ke toilet untuk buang hajat. Toilet itu masih berada di dalam gedung bandara.


Ketika saya masuk ke toilet (pria), mata saya tertuju ke salah satu urinen (tempat pria pipis). Disana ada seonggok benda yang saya tahu itu adalah dua buah handphone (HP).


Karena saya sudah mules, saya bablas masuk ke dalam bilik toilet untuk 'buang hajat'. Sekitar 10 menitan saya keluar bilik toilet.


Saat keluar dari bilik toilet, benda tersebut masih ada di atas urinen. Sejenak saya berpikir lalu akhirnya saya amankan dan saya masukan ke tas. Waktu itu keadaan sudah agak sepi karena penerbangan terakhir.


Jam menunjukan pukul 00.30 an WITA. Saya keluar gedung bandara menuju jemputan di lobi drop car menuju tempat tinggal di daerah Renon-Denpasar Timur.


Tiga puluh menitan saya sampai di kediaman. Karena lelah saya duduk sebentar merokok lalu sekitar pukul 1.30 WITA saya masuk kamar dan tidur. Saya tidak mikir telah menemukan HP alias lupa.


Lalu, dengan bantuan kawan Kamis siang usul agar diumumkan lewat medsos group Facaebook Bali dengan harapan menemukan sang pemilik. Di status WA juga saya umumkan.


Singkat cerita Sabtu, 4 Juni 2022 siang, ada seseorang mengaku bernama Roger menelpon saya dan mengaku pemilik HP tersebut (merk iphone).


Saya akhirnya sepakat janji hari minggu bertemu untuk memgembalikan HP tersebut.


SAYA DIPEPIKSA POLISI (BAP)


Sekita pukul 22.00 WITA ada mengaku dari anggota kepolisian Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menelpon saya bernama Gede.


Ia mengatakan, agar ke Polres Bandara untuk bertemu sang pemilik HP. Karena kata dia pemilik HP ada di kantor Polres.


Karena niat saya mau bertemu dan balikin HP, saya meluncur ke Mapolres Bandara dengan niat tulus bertemu sang pemilik dan memberikan HP tersbut.


Sesampai di Polres Bandara, saya diajak masuk ke ruangan penyidik oleh penyidik yang nemelpon saya Pak Gede.


Namun di ruang penyidik ada pemuda yang kedua tangannya di borgol. Setelah dijelaskan teryata pemuda ini yang bantu posting di FB. Disabapun ternyata tidak ada sang pemilik HP.


Sekitar 15 menitan saya berbincang dengan penyidik.


Termyata 15 menit kemudian saya diperiksa dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) resmi penyidik.


Saya ditanya cerita kronologis saat HP ditemukan. Saya cerita dengan yang sebenarnya dari a - z terkait penemuan HP itu.


Satu jam saya di BAP penyidik sampai selesai. Saya baca hasil penyidikan, Saya Dikenai Pasal Pencurian (362)," Paparnya.


Saya protes, niat mau balikin malah saya disangkakan pasal pencurian.


Namun, BAP sudah diketik. Penyidik meyakinkan saya bahwa ikuti prosedur dulu. Saya nyerah. Saya paraf dan tanda tangan.


Malam minggu 5 Juni 2022 saya akhirnya saya ditahan 'nginep' di Markas Polres Bandara Ngurah Rai Bali. Untuk menunggu proses esok selanjutnya.


Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Alloh SWT menolong saya dan berakhir dengan baik


NIAT BAIK MAU BALIKIN HP, MALAH DIPERIKSA

Minggu, 5 Juni 2022 Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali



Sumber, Mubinoto Amy

Kota Bima ~ Media Aspirasi ~ Respon sigap Bhabinkamtibmas polsek Rasbar Aipda M. Hendrayadi. SH mengamankan seorang terduga pelaku berinisial  ARS, karena diduga melakukan hal tidak terpuji terhadap korban melati (bukan nama asli umur 5 tahun– red) warga kelurahan Sambi Na'e Kecamatan Mpunda Kota Bima.


Hal tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Aipda M. Hendrayadi. SH didampingi Bhabinsa Kodim 1608/Bima, Serda A. JUMADIN, Minggu (5/6/2022) dilansir dari Media PeloporNTB.Com.


Kronologi peristiwa tersebut bermula ketika Aipda M.Hendrayadi SH selaku Bhabinkamtibmas mendapat informasi dari masyarakat.


Lanjutnya, Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa langsung sigap mendatangi kediaman korban untuk identifikasi ciri-ciri pelaku.


"Akhirnya, Mendengar kejadian tersebut, masyarakat sekitar langsung bereaksi melakukan pencarian keberadaan terduga pelaku" Jelas Aipda M.Hendrayadi SH.


Untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa setempat berhasil mengamankan terduga pelaku dan di bawa ke unit PPA polres Bima kota guna diproses hukum lebih lanjut.


"Terduga pelaku berhasil kami amankan, dan kini sedang diproses di unit PPA polres Bima kota," tuturnya.


Lebih lanjut Bhabinkamtibmas mengatakan, “Selanjutnya korban didampingi orang tuanya diantarkan ke Unit PPA Bima kota untuk membuat Laporan Polisi," Ucapnya.


Hingga berita ini ditayangkan, Media ini mencoba klarifikasi ke Unit PPA Polres Bima kota terkait kasus tersebut namun belum bisa dihubungi. (Red/MA/06)


Elelim, Yalimo ~ Media Aspirasi ~ Kondisi dan keadaan warga tidak selamanya sama, itupun bisa dilihat dari keseharian kehidupan masyarakat.


Hal inilah yang menjadikan Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ melakukan kunjungan secara langsung atau blusukan ke rumah warga yang dianggap kurang mampu, sembari melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dan komunikasi sosial ke wilayah sekitaran Pos Kotis Elelim oleh Perwira Pembinaan Mental Satgas Letda Inf Edwin Harianja di kampung Elelim, Distrik Elelim, Kab Yalimo, Papua, Rabu (01/06/2022)


Dalam keterangannya, Perwira pembinaan Mental Letda inf Edwin Harianja menyampaikan di dalam melaksanakan kegiatan di daerah penugasan berusaha mengenali setiap masyarakat yang ada, siapa namanya, pekerjaannya seperti apa, pendidikan nya apa, dan lain sebagainya


"Saat blusukan ini, kita temui yaitu bapak Yulianus Lohor, dimana pekerjaan yaitu berkebun bersama dengan keluarganya, dimana hampir setiap hari apabila ada hasil dalam berkebun dijual langsung ke pasar, apabila ada sisa akan dibawa pulang ke rumah," jelasnya.


"Kamipun bertanya apa kesulitan yang bapak Yuli hadapi, diharapkan dengan kita ketahui setiap kesulitan yang dihadapi warga, kita bisa mengambil langkah terbaik dalam mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat sekeliling kita," tambahnya.


Dalam penyampaiannya, bapak Yulianus Lohor mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak TNI ke rumahnya.


"Inilah tempat kita yang ada bapak TNI, terima kasih sudah datang," singkatnya.


Autentikasi : Papen Satgas Yonif Raider 142/KJ Letda Chk Ade Chandra, S.H.

Bima ~ Media Aspirasi ~ pada hari kamis, tanggal 02 Juni 2022, pukul 20:50 Wita, Serma Kusnady  Babinsa Teke Koramil 1608-04/Woha, telah terjadi percobaan bunuh diri dengan cara mengantung diri atas Nama Abdul Haris, umur 55 tahun, pekerjaan penjaga SMP N 1 Palibelo, Alamat Dusun lewi 1 Rt 17 Rw 09 Desa Teke Kecamatan Palibelo kabupaten bima, provinsi nusa tenggara barat (NTB).


Kronologis disampaikan oleh Koramil 1608/04 woha, Sekitar pukul 07.00, Saudara Abdul Haris keluar dari Rumahnya, ditanya sama anak perempuannya atas Nama Ningsih, 30 thn, guru honorer, Rt 17 Rw 08 Desa Teke, Bapak mau kemana dijawab oleh Bapaknya, mau keluar sebentar ada perlu.


Lanjut Koramil. Sekitar pukul 11 30 wita, isteri dan anaknya ,panik karena suaminya belum pulang dan sambil mencari informasi tentang keberadaan saudara Abdul haris.


"Sekitar 16.00 wita keluarga tambah panik, karena saudara Abdul haris belum pulang juga," Ungkap Koramil Woha.


Kemudian keluarga tambah panik, dan diumumkan dimasjid-masjid, bahwa saudara Abdul haris belum pulang juga, sehingga masyarakat berkumpul dirumah saudara Abdul haris untuk melaksanakan pencarian di sawah dan kegunung.


"Dikatakan saudara Abdul haris rajin kesawah dan kegunung, sambilan jadi petani untuk biaya sekolah anak dan kebutuhan hidup keluarganya," Tuturnya. 


"Karena saudara Abdul haris kepengin sekali anak laki-lakinya menjadi TNI, mengingat saudara Abdul haris beberapa kali ikut TNI di timor-timur selalu gagal, dan beliau selalu bercerita semasih hidupnya, walaupun saya tidak jadi TNI, semoga anaknya nanti menjadi TNI itulah semangat hidup beliau".


"Masyarakat dan tetangga mencari disekitar Desa Teke kesawah-sawah dusun kegunung, sekitar pukul 20.50, saudara Abdul Haris diketemukan tergantung diri di pohon jati dengan seutas tali nilon sekira panjangnya berukuran 2 meter dalam keadaan tidak bernyawa," Jelas Koramil. 


Sala seorang warga yang menemukan pertama kali atas nama M. Eko, 16 tahun, pelajar, Rt 17 Rw 09 dan M. Tohari 17 tahun Rt 18 rw 09 Desa Teke.kemudian diturunkan oleh warga masyarakat bersama Bhabinkamtibmas, kemudian dibawah pulang kerumahnya.


"Sekitar pukul 21.30 wt datang anggota kepolisian dari Subsektor Palibelo menanyakan pihak keluarga, apakah perlu divisum atau tidak, kesepakatan  dari kekuarga tidak perlu divisum, kemudian jenazah Abdul haris dimandikan, dan sudah ditangani oleh kepolisian," Tutupnya.


Adapun Video yang Beredar 



Media Aspirasi

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/28058894_154659935237247_4957512967608122509_n.png?oh=e15685f3106e957bc4d1d59cfa11f58c&oe=5B124344} Media online dari koran cetak Media ASPIRASI, yang merupakan media lokal di Bima, Nusa Tenggara Barat. Dengan Motto "Mengupas Data Penuh Fakta" {facebook#https://www.facebook.com/mediaaspirasi/} {twitter#https://twitter.com/MediaAspirasi} {google#https://plus.google.com/117226584361409169797}

Aden KT

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/p160x160/18814149_1215037451951634_2575455190579377800_n.jpg?oh=ec906f093d30d091ff2f320adccd3d0e&oe=5B0872D2} Admin Website sekaligus penulis di Media ASPIRASI .online {facebook#https://www.facebook.com/mustamin.mnur} {twitter#https://twitter.com/} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.