Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Foto: Tim Asesor Badan Akreditasi Provinsi NTB foto bersama dengan pengelola TK Putri Amanah dan Penilik Paud Madapangga usai visitasi di TK setempat di Desa Tonda.








Bima, Media Aspirasi- Lembaga layanan Taman Kanak-Kanak Amanah di Desa Tonda Kecamatan Madapangga divisitasi, Sabtu (27/10). Kegiatan tersebut merupakan tahap ke tiga sebagai langkah menuju sebuah lembaga diakreditasi.

Tim Asesor A Badan Akreditasi Provinsi NTB, Aryayu Enny Wahyu SPd menjelaskan bahwa visitasi akreditasi lembaga ini merupakan tahap ke tiga tahun 2018. Untuk seluruh NTB setiap tahapnya sebanyak 250 lembaga.

"Khusus untuk Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima yang kita visitasi ada sebanyak lima lembaga. Mereka tersebut sudah melewati dua tahap sebelumnya. Yakni Input data secara online dan daftar DLT," ujarnya.

Terkait lembaga yang divisitasi tersebut. Diantaranya Kelompok Bermain (KB), SPS, Taman Kanak-kanak dan Tempat Penitipan Anak (TPA).

"Visitasi ini langkah menuju akreditasi. Dan Akreditasi ini untuk memperlihatkan kualitas dan mutunya sebuah lembaga," ungkapnya.

Dijelaskannya, visitasi ini merupakan bentuk penilaian langsung dari data yang diajukan lembaga secara online. Apakah data itu sesuai atau tidaknya. Dalam visitasi ini ada delapan poin yang dinilai. Diantaranya tingkat pencapaian perkembangan, isi, proses, pendidik dan kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian.

"Hasil visitasi ini selanjutnya akan divalidasi dan verifikasi. Sehingga hasilnya lembaga tersebut layak mendapatkan predikat akreditasi," terangnya.

Hal senada disampaikan Penilik Paud Kecamatan Madapangga, Muslimah SPd menyampaikan lima lembaga yang visitasi tahap ketiga ini. Diantaranya SPS Tunas Harapan Mpuri, TK Putri Amanah, PAUD Cahaya Ibu Woro, TK Samakai Monggo dan PAUD Kananga Wangi Monggo.

"Setiap tahap baik satu dan dua. Sebelumya di Madapangga ada lima lembaga yang divisitasi," terangnya .

Sementara itu, Ketua Pengelola TK Putri Amanah, Abdul Azis SPd menyampaikan bahwa lembaga ini didirikan Tahun 2016 lalu dengan jumlah 42 siswa.

"Kita sudah memiliki gedung sekolah sendiri. Dan didukung oleh empat orang pendidik. Kita harap lembaga ini mendapatkan akreditasi. Demi menuju lembaga yang berkualitas," pungkasnya. (MA3)

Foto: Plh Kadis Dikbudpora Kabupaten Bima, H Makruf SE












Bima, Media Aspirasi- Sebanyak 30 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM ) yang ada di Kabupaten Bima mengikuti diklat penyusunan Rencana Induk Pengembangan Satuan Pendidikan Non Formal (RIPS) di SPNF SKB Bima, Senin (29/10) hingga Rabu (31/10).

Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, kerja kelompok serta pendampingan. Sementara strategi yang digunakan adalah cara pemberian materi dari narasumber yang relevan dengan system ceramah dan penugasan. Disamping itu peserta akan melihat dokumen di induk lembaga penyelenggaraan sebagai bahan pembanding dalam menyusun tugas.

Plh Kepala Dinas (Kadis) Dikbudpora Kabupaten Bima, H Makruf SE menyampaikan, tujuan pendampingan penyelengaraan kegiatan ini adalah diharapkan dapat meningkatkan kompetensi kepala atau pengelola Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF). Sehingga SKB kedepan menjadi IP2M.

“Kegiatan ini akan didampingi oleh Narasumber pusat. Ini kita hadirkan agar peserta dapat lebih memahami dalam penyusun RIPS,” ujarnya.

Selain itu, tujuan lain dalam kegiatan ini diantaranya meningkatkan tata kelola administrasi serta kerjasama dan kemitraan SPNF, sarana dan prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, pembiayaan,  serta peningkatan tatakelola kurikulum dan program pembelajaran SPNF.

“Itulah sasaran yang diharapkan dalam kegiatan ini. Dan Para peserta bisa mentransfer ilmu yang didapat dalam diklat ini kepada lembaga PAUD dan PKBM yang belum berkesempatan hadir. Demi terwujud manusia yang handal menuju generasi emas di masa yang akan datang,” pintanya.

Sementara itu, Kepala SPNF SKB Bima, Faridah, SPd menjelaskan, bahwa peserta yang mengikuti diklat ini sebanyak 30 lembaga PAUD dan PKBM. Mereka berasal dari sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Bima. Yakni Bolo, Madapangga, Woha, Belo, Palibelo, Donggo, Soromandi dan Monta.

“Diklat ini akan berlangsung selama tiga. Dan didampingi oleh Narasumber pusat dan Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima,” ujarnya.

Dijelaskannya, metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini yakni presentasi penyajian dan pemaparan, metode diskusi dan tanya jawab.

“Metode yang diterapkan ada dua. Selain sebagai tehnik transformasi pengetahuan juga untuk memperdalam pemahaman peserta,” terangnya.

Dalam kegiatan ini pula para peserta akan menerima beberapa materi. Yakni kebijakan program keaksaraan dan kesetaraan, kebijakan pengembangan SPNF dalam mendukung layanan pendidikan masyarakat, paparan program SPNF. Kemudian Tupoksi SPNF yang dilanjutkan dengan Praktek penyusun RIPS dan progresnya.

“Beberapa materi tersebut dua diantaranya akan didampingi Narasumber pusat. Yakni kebijakan program keaksaraan dan kesetaraan. Dan kebijakan pengembangan SPNF dalam mendukung layanan pendidikan bagi masyarakat,” pungkasnya. (MA3)

Foto: Regu gerak jalan indah SMKN 9 Bima saat disambut Camat Bolo dan Unsur Muspika setempat.
Bima, Media Aspirasi.- Lomba gerak jalan indah tingkat SMP dan SMA sederajat yang dilaksanakan oleh Jajaran Pemerintahan Kecamatan Bolo beserta Muspika. Kegiatan
 tersebut dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 73 Tahun 2018 berlangsung sangat meriah, Selasa (14/8). Kegiatan bertajuk untuk mengisi kemerdekaan itu diisi oleh 56 peserta  yakni 23 regu tingkat SMP dan 33 regu tingkat SMA.

Pada lomba tersebut, regu dengan nomor dada 47 merupakan siswi asal Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 Bima tampil memukau dan menghipnotis para penonton yang memadati ruas kiri kanan jalan tepatnya depan panggung kehormatan.

Dengan menggunakan seragam kejuruan tehnik komputer dan jaringan, regu dari SMKN 9 Bima mampu menggugah hati penonton dan  unsur panitia pelaksana lomba gerak jalan. Sehingga mendapatkan sorakan dan aplus dari khalayak ramai saat itu menggelegar.

Selain itu, regu SMKN 9 Bima berhasil memperagakan berbagai variasi dengan baik. Sementara itu, derap langkah kaki yang mantap serta ayunan tangan yang mantap pula menjadi bahan perbincangan hangat di para penonton saat itu.
Foto: Regu SMKN 9 Bima saat mengayunkan langkah dalam lomba gerak jalan indah.
Kepala SMKN 9 Bima, Drs. M. ikbal menyampaikan rasa bangga bercampur haru atas penampilan peserta perwakilan sekolah yang dipimpinnya. Pada lomba gerak jalan indah kali ini, sekolah setempat hanya mengirim 1 regu yakni peserta Putri (PI).

“Kita hanya mengirim satu regu saja. Yakni peserta PI,” ujar M. Ikbal.

Dijelaskannya, jumlah siswi yang dilibatkan pada lomba kali ini sebanyak 31 orang. Yakni satu orang komandan regu dan 30 orang lainnya sebagai anggota.

“Mereka didominasi oleh siswi kelas satu dan dua. Sementara kelas tiga sedang melakukan praktek diluar sekolah,” tuturnya.

Disampaikan pula, untuk menghadapi lomba gerak jalan indah tahun ini, pihaknya mengaku rutin memberikan latihan, bahkan peserta tersebut sering melakukan pemantapan latihan diluar sekolah yakni seputar Desa Rada.

“Semoga regu asal SMKN 9 Bima juara I. Dan atas dukungan serta partisipasi seluruh unsur sekolah. Tak lupa disampaikan terima kasih,” pungkas Kepala SMKN 9 Bima,” pintanya.(MA1)

Foto: Regu Gerak Jalan Indah Putri SDN 10 Sila.
Bima, Media Aspirasi- Pelaksanaan lomba gerak jalan indah tingkat SD sederajat tingkat Kecamatan Bolo dalam menyambut HUT RI ke- 73 tahun 2018, regu SDN 10 Sila tampil memukau, Senin (13/8).
Regu dengan seragam putih- putih dan mempertontonkan variasi yang menjadi ciri khasnya tersebut. Sehingga tak  heran disepanjang jalan masyarakat tumpah ruah menyaksikan penampilannya.

Kepala SDN 10 Sila, Yasin SPd merasa bangga dengan penampilan para siswa siswinyq tersebut. Hal ini tak terlepas dari dukungan seluruh dewan guru. Terutama guru pembina gerak jalan yang telah melatih para siswa dan siswa tersebut.

"Ini merupakan bentuk kebersamaan kami. Seperti apa hasilnya nanti itu tak menjadi masalah. Sebab prinsip kami hanya satu, menampilkan yang terbaik dan membuat masyarakat terhibur," ujarnya.

Disinggung dengan seragam yang dipakai siswa-siswi setempat, pihaknya menyampaikan bahwa itu merupakan dukungan sekolah.

"Semua seragam yang dipakai regu gerak jalan tersebut kita yang tanggung. Sehingga siswa yang tampil tak menjadi beban wali murid," tuturnya.
Dukungan ini kata dia sebagai upaya memotivasi siswa dan mendukung kemajuan sekolah setempat dalam berbagai aspek.

"Kita akan terus berikhtiar memajukan sekolah ini. Terutama meningkatkan prestasi siswa setiap bidang apapun," tegasnya.

Dia berharap semoga dalam lomba ini, siswa setempat mampu meraih yang terbaik. Sehingga dapat menjadi wakil Kecamatan Bolo ke tingkat Kabupaten Bima.

"Untuk lomba di tingkat Kecamatan ini. Ada tiga regu yang kita utus. Yakni regu dua regu Putra dan satu regu Putri. Dengan jumlah 93 siswa dan siswi," pungkasnya. (MA3)

Foto: Tiga wisudawan terbaik asal Kecamatan Madapangga didampingi istrinya.
Bima, Media Aspirasi- Tiga wisudawan asal Kecamatan Madapangga lulus terbaik Program Studi (Prodi) Strata Satu (S1) STES Harapan Bima, Rabu (8/8). Yakni Ridwan Effendi SE dengan IPK 3,75, Abdollah SE dengan IPK 3,70 dan Muhtar SE dengan IPK 3,67.

“Ketiga wisudawan ini masuk lima besar lulus terbaik dari 83 peserta yang diwisuda angkatan pertama STES Harapan Bima,” ujar Ketua Prodi Drs Yusuf Hadu, MM.

Kata dia, sesuai lampiran surat Keputusan Nomor :06/ KEP/A/S.H.B/III/ 2018 tentang penetapan wisudawan/wisudawati terbaik STES Harapan Bima, pihak kampus menetapkan sepuluh nama Mahasiswa. Namun yang masuk dalam lima besar diraih Mahasiswa asal Kecamatan Madapangga. Yakni Ridwan Effendi SE terbaik satu asal Desa Ndano, Abdollah SE terbaik dua asal Desa Tonda dan Muhtar SE terbaik ke empat asal Desa Bolo.

“Sepuluh nama yang kita tetapkan sebagai lulusan terbaik. Namun untuk lima besarnya diraih wisudawan asal Kecamatan Madapangga,” terangnya.

Dia berharap dengan peraihan terbaik dalam dunia kampus ini. Dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan mampu bersaing di era digital ini.

“Wisudawan ini harus mampu mewarnai dan mendominasi segala aspek. Dan yang terpenting menjadi tauladan dengan ilmu yang miliki saat ini,” tuturnya.

Sementara itu, Wisudawan terbaik satu, Ridwan Effendi SE berterimakasih pada Ketua Yayasan AL Faqih, Ketua STES Harapan Bima, para pembantu ketua, para dosen dan civitas akademika STES Harapan Bima. Dimana selama ini telah memberikan pelayanan yang terbaik. Terutama pelayanan pendidikan yang diberikan oleh dosen-dosen yang berpengalaman dibidangnya dengan kualifikasi S2 dan S3.

“Secara keseluruhan para dosen ini telah berupaya keras mendidik dan membimbing kami. Agar kami menjadi insan yang cerdas, berdaya saing tinggi. Dan mampu mengamalkan ajaran agama secara imbang yang berguna bagi masyarakat,” terangnya.

Kata dia, pihaknya bisa berada saat ini tentu merupakan buah hasil didikannya. Dengan satu harapan ikatan silaturrahim dapat selalu terjaga dan tak akan mudah terhapus oleh sang waktu.
Selain itu, dia berharap pada Mahasiswa dan Mahasiswa  tetap belajar dengan sungguh-sungguh. Dan teruslah berjuang meraih prestasi yang lebih baik.

“Contohilah yang baik dari kami dan tinggalkan hal-hal negatifnya. Yakinlah setiap ada kesulitan pasti ada solusinya,” pungkas Effendi. (MA3)

Foto: Ketua STES Harapan Bima, Lukman MPd saat mengukuhkan wisudawan.
Bima, Media Aspirasi- Sebanyak 83 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Harapan Bima diwisuda sebagai Sarjana Ekonomi Syariah Strata Satu (S1). Wisuda tersebut merupakan perdana yang dilaksanakan kampus tersebut untuk Program Studi Ekonomi Syariah tahun akademik 2017-2018.

Kegiatan wisuda tersebut dihadiri Asisten I Setda Kabupaten Bima Drs H Qurban, Ketua Yayasan  Al Faqih Bima, Camat Madapangga, tokoh masyarakat, agama dan unsur lainnya yang berlangsung di Istana Sakinah Bolo, Rabu (8/8).

Ketua STES Harapan Bima, Lukman MPd dalam laporannya menyampaikan bahwa Mahasiswa yang diwisuda ini merupakan angkatan pertama untuk program studi Ekonomi Syariah tahun Akademik 2017/2018. Untuk Sarana perkuliahan saat ini kampus tersebut masih meminjam gedung SMA PGRI Bolo yang berada di Desa Rato Kecamatan Bolo. Akan tetapi, kedepan akan diupayakan memiliki gedung sendiri sebagai sarana perkuliahan yang rencananya berada di wilayah Kecamatan Madapangga.
“Kita sedang upayakan untuk memiliki gedung sendiri. Kalau tidak ada perubahan, tahun 2019 gedung tersebut mulai digunakan,” ujarnya.

Foto: Ketua STES Harapan Bima, Lukman MPd
Dijelaskannya, STES Harapan Bima didirikan sejak Tahun 2012 Berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Islam Kementrian Agama RI dengan nomor Dj.I/868/2012 tertanggal 19 Juli 2012. Juga telah terakreditasi BAN-PT dengan nomor SK 222/SK/BAN.PT/Akred/S/I/2018 tertanggal 9 Januari 2018.
“STES Harapan Bima sudah terakreditasi C. Dan tidak diragukan lagi keabsahannya,” terangnya.

Kata dia, momentum ini sangat penting dalam kehidupan pendidikan, lebih-lebih di perguruan tinggi. Momentum ini pula adalah tanggungjawab STES Harapan Bima dalam mengantarkan secara formal mahasiswa menjadi lulusan yang siap meniti profesi dan karir dengan andalan ilmu sesuai dengan bidang keahliannya yaitu Ekonomi Syariah.
“Wisuda ini adalah awal perjuangan itu dimulai. Semoga dengan Ilmu yang didapatkan di dunia kampus mampu diimplementasikan untuk kemajuan daerah dan sekitarnya,” pinta Lukman.

Dia mengucapkan selamat bagi wisudawan dan wisudawati, semoga momentum ini dijadikan wadah untuk berusaha dan bekerja lebih keras lagi demi keberhasilan akan datang. Dengan bekal ilmu yang didapat selama ini, diharapkannya mampu bersaing di pasar kerja untuk berkarya dan masyarakat.
“Tantangan yang dihadapi diluar kampus lebih berat. Sebab persoalan yang akan dihadapi beraneka ragam,” ungkapnya.

Foto: Ketua Yayasan Al Faqih Bima, Dr A Talib
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Al Faqih Bima, Dr A Talib mengucapkan selamat bagi sarjana yang diwisuda saat ini dan ucapakan terimakasih para seluruh akedemisi kampus STES yang telah sukses melaksanakan tanggungjawabnnya.

Kata dia, bahwa STES Harapan Bima ini untuk pertama kalinya diajukan pada tahun 2010 ke Kementerian Agama. Dan Pengajuan itu diberikan kepercayaan dan mendapatkan ijin operasionalnya di tahun 19 Juli 2012. Kemudian mendapatkan ijin akreditasi tahun 2017. Sehingga Alhamdulillah di tahun 2018 ini bisa melaksanakan wisuda perdana untuk program Studi Ekonomi Syariah.

“Ini adalah wisuda pertama bagi STES Harapan Bima untuk Program Studi Ekonomi Syariah. Dan secara status mereka tak diragukan dan siap bersaing di pasar kerja,” tuturnya.

Kata dia, dilihat dari Prospek masa yang akan datang tidak diragukan lagi bahwa STES Harapan Bima dijadikan tempat yang tepat untuk melanjutkan perguruan tinggi. Sebab salah satu contoh nyata di NTB ini, semuanya Bank Konvesional sudah beralih ke Bank Syariah. Hal ini menjadi peluang besar bagi sarjana-sarjana lulusan STES ini.
“STES ini hadir siap menghadapi tantangan dan kebutuhan pasar,” katanya.

Dia berharap para wisuda dan wisudawati ini dapat mengaplikasi ilmu yang didapat dalam menghadapi tantangan era digital ini. Dan mampu mewarnai segala aspek kehidupan sekitarnya.
“Tetap rendah diri dan manfaatkan ilmu yang didapatkan dalam kampus untuk kemajuan daerah ini,” pintanya.
Foto: Asisten I Setda Kabupaten Bima, Drs H Qurban saat memberikan sambutan pada rapat senat terbuka Wisuda strata Satu Ekonomi Syariah STES Harapan Bima.
Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Bima Drs H Qurban menyampaikan bahwa kegiatan wisuda ini merupakan kesuksesan pertama bagi STES Harapan Bima ini setelah beroperasi tahun 2012. Untuk itu, selaku pemerintahan daerah Kabupaten Bima selamat para wisuda-wisudawati dan jajaran kampus STES.
“Sukses saya ucapkan bagi wisuda-wisudawati. Ini adalah awal bagi kalian meraih cita-cita kedepannya,” ujar H Qurban.
Kata dia, dalam menghadapi era digital saat ini. Sarjana-Sarjana lulusan STES ini harus mampu bersaing dalam dunia ekonomi pasar. Baik pada aspek pemerintahan daerah maupun  lainnya.
“Sarjana-sarjana Ekonomi Syariah ini harus mampu mendominasi apsek-aspek tersebut. Dan harus siap menghadapi tantangan tersebut,” pungkasnya. (Adv/MA3)

Foto: Ketua STES Harapan Bima, Lukman MPd saat mengukuhkan Mahasiswa pada kegiatan gladi.
Bima, Media Aspirasi- Dalam rangka memantapkan persiapan wisuda, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Harapan Bima ikuti gladi.

Kegiatan gladi tersebut diikuti sebanyak 83 Mahasiswa dan dipimpin langsung oleh Ketua STES Harapan Bima, Lukman MPd  di Aula kampus setempat yakni Gedung Sekolah PGRI Bima Desa Rato, Minggu (5/8).

Ketua STES Harapan Bima, Lukman MPd menjelaskan bahwa gladi ini dilakukan untuk memantapkan persiapan wisuda yang akan digelar 8 Agustus 2018 di Istana Sakinah Desa Rato. Mahasiswa yang akan mengikuti wisuda nantinya sebanyak 83 Mahasiswa.

"Mereka yang diwisuda ini merupakan Angkatan pertama Mahasiswa STES Harapan Bima Program Studi Ekonomi Syariah," ujarnya.

Dijelaskannya, dalam gladi tersebut para mahasiswa mengikuti tehnis pelaksanaan wisuda, membaca kesan dan pesan serta lainnya.
"Tahapan dalam wisuda tersebut kita praktek di gladi ini," terangnya.

Lanjutnya, untuk saat ini Kampus STES Harapan Bima baru melaksanakan satu Program Studi yakni Ekonomi Syariah. Dengan ijin Operasional tahun 2012 dan mendapatkan Akreditasi Nopember 2017 kemudian SK Arkeditasinya terbit Januari 2018. Sebab syarat untuk pelaksanaan wisuda tersebut harus terakreditasi.

"Kampus STES Harapan Bima ini sudah terakreditasi. Dan secara statusnya tak ada yang harus diragukan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Drs Yusuf Hadu MM menjelaskan bahwa gladi dilaksanakan untuk persiapan wisuda. Dan yang diwisuda nantinya merupakan Mahasiswa angkatan pertama STES Harapan Bima Prodi Ekonomi Syariah.

Kata dia, untuk saat ini dalam pelaksanaan perkuliahan masih meminjam gedung sekolah PGRI Bolo yang berlokasi di Desa Rato.
"Insya ALLAH Januari 2019 kita sudah punya gedung sendiri yang berada di Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima," pungkasnya. (MA3)

Foto: Kepala SMPN 1 Bolo, Marwan SPd dengan siswa depan Masjid Nurul Ilmi sekolah setempat.
Bima, Media Aspirasi- Masjid Nurul Ilmi SMPN 1 Bolo akan direhab, Minggu (29/7). Anggaran untuk rehab masjid tersebut bersumber dari sumbangan Alumni setempat.

Kepala SMPN 1 Bolo, Marwan SPd menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerjasama alumni setempat. Mulai dari angkatan pertama hingga alumni yang baru lulus.

“Sumbangan itu dari semua Alumni SMPN 1 Bolo. Mereka telah sepakat menyumbang  untuk rehab Masjid tersebut,” ujarnya.

Diakui, alumni setempat tidak hanya menangggung anggaran rehab saja. Melainkan juga dalam hal pengerjaannya.

"Semua urusan rehab mesjid itu ditangani Alumni. Sekolah tinggal menerima hasilnya," terang Marwan.

Mesjid yang berada di lingkungan SMPN 1 Bolo bukan hanya dipakai oleh pihak sekolah saja. Namun juga digunakan sebagai tempat ibadah oleh warga sekitar yang ada di Desa Rato.

“Kita harap rencana rehab ini berjalan lancar,” harapnya. (MA3)

Foto: Siswa MIN 6 Bima, Miratun Khaerani
Bima, Media Aspirasi -Miratun Khaerani, siswa MIN 6 Bima berhasil keluar sebagai juara pada Kompetisi Sains Madrasyah (KSM) tingkat Provinsi NTB yang berlangsung di MAN 2 Mataram, Rabu (25/7). Alhasil, siswa yang kini duduk dibangku kelas 5 itu menjadi duta NTB ke tingkat Nasional.

Kepala MIN 6 Bima, Ikdam SPdi mengaku bangga atas prestasi tersebut. Dinilai, hal itu tidak lepas dari kerjasama dan dukungan semua dewan guru, terutama pembina Sitti Rahmah SPdi.

“Saya ucapkan terimakasih. Semoga pada lomba di tingkat Nasional nantinya bisa meraih yang terbaik,” harap Ikdam, Rabu (25/7).

Pada lomba tingkat Provinsi NTB, siswa yang diutus MIN 6 Bima sebanyak dua orang. Yakni Miratun Khaerani dan Aura Aditia. Namun berhasil lolos ke Nasional hanya Miratun Khaerani untuk bidang studi IPA.

“September mendatang, Miratun Khaerani akan mengikuti lomba tingkat Nasional di Palembang,” terangnya.

Keberhasilan Miratun Khaerani menambah prestasi yang diraih Madrasyah setempat. Pada tahun sebelumnya dalam kompetisi serupa, siswa setempat juga lolos ke Nasional untuk bidang studi Matematika.

“Pengalaman itu akan memacu semangat kami untuk terus meningkatkan prestasi siswa. Terutama sekali kemajuan bagi Madrasyah,” ujarnya.

Sementara itu, Guru Pembina Sitti Rahmah SPdi  berterimakasih atas dukungan semua pihak Mardrasyah. Dia berjanji menyongsong lomba tingkat Nasional nanti akan terus memberikan pembinaan yang insentif. “Persiapan itu penting. Masalah hasil itu persoalan kesekian bagi kami,” pungkasnya. (MA3)

Kasi Bidang PTK Kependidikan, H. Ahmad, M.Pd

Bima.Media Aspirasi.- Dinas Dikbudpora Kabupaten melalui kasi PTK gelaar Sosialisasi  dan seleksi  calon kepala sekolah tahun 2018.Tempat pelaksana'an sosialisasi tersebut di SMPN 3 Woha yang dibuka secara resmi Sekretaris Dikbudpora Drs.H.Lukman pada Sabtu (12/05/18).

Kasi PTK Dikbudpora Drs. H. Ahmad M. Pd Menjelaskan menjelaskan jumlah peserta yang mengikuti seleksi cakep,sebanyak 151 peserta,namun yang lolos seleksi cuman 137 peserta,sedangkan 14 diantaranya tidak memenuhi syarat Adminstrasi.bebernya.

Sambungnya,dari 137 peserta yang lolos seleksi Calon kepala sekolah,mereka siap menempati sekolah yang lowong se Kabupaten Bima, mulai dari kepala TK sampai Kepala SMP,adapun tes yang di jalani oleh para peserta  sa'at seleksi,meliputi  tes akademik,tes tertulis,tes wawancara dan tes pembuatan karya ilmiah.terangnya.

Menurut beliau tes cakep akan di laksanakan dalam bulan ini.Saya berharap kepada seluruh peserta calon Kepala Sekola agar bisa melaksanakan tugas dengan baik,sesuai TUPOKS juga harus memiliki 3 kompetensi dasar yaitu manajerial, kewirusahaan, dan  supervisi.harapnya (MA.2)

Foto: Ketua Yayasan Taman Madya Baiturrahman, Muh Daud Akbar ST
Bima,Media Aspirasi- Sebanyak 63 siswa SMK Taman Madya Baiturrahman dilepas, Senin (30/4). Pelepasan digelar di halaman sekolah setempat yang berlokasi di Desa Sondosia Kecamatan Bolo.

Ketua Yayasan Taman Madya Baiturrahman, Muh Daud Akbar ST menyampaikan, 63 siswa yang dilepas ini merupakan siswa dari tiga jurusan. Yakni Tehnik SPM, Tehnik Instalasi Tenaga Listrik dan Tehnik Komputer Jaringan (TKJ).

"Mereka sudah dinyatakan berakhir melaksanakan pendidikan di sekolah ini," ujarnya.

Dari puluhan siswa yang dilepas, diakui sebagian sudah diterima oleh perguruan tinggi. Sebagian lagi sudah diterima bekerja disejumlah perusahaan Indonesia.

"Delapan siswa kita lolos jalur beasiswa di Politehnik Bosowa Makassar. Empat siswa dijalur undangan, satu siswa sudah diterima bekerja di Ahas Tunas Dwipa Mandiri Kota Bima," bebernya.

Selain itu, satu siswa lagi di Peternakan Cianjur. Dua orang di PT Wira Bima Turbo Indonesia. Dua orang di PT Indo Jaya Kimia Indonesia Jakarta dan dua orang bekerja di Alfamart Makassar.

"Kedepan untuk para siswa kita lagi jajaki beberapa Politehnik. Baik di Makassar maupun di Manufaktur Bandung," ungkapnya.

Tahun ajaran 2018-2019, sekolah setempat akan membuka dua jurusan baru. Yakni Jurusan Energi Terbarukan dan Tehnik Kimia Industri.

"Jurusan yang kami buka ini, dalam rangka membuka peluang usaha bagi generasi Bima kedepan," terangnya.

Dia berharap kegiatan pelepasan tersebut dapat membangun sinergitas, baik siswa dengan pihak sekolah maupun sekolah dengan wali murid. Sebab kedepan kata dia, siswa yang dilepas akan memberikan motivasi bagi lulusan berikutnya.

"Lulusan yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi akan kita jadikan pengajar di sekolah ini," ungkapnya.

Selain itu, siswa yang akan bekerja dalam dunia usaha diharapkan memperhatikan tiga aspek. Yakni Sikap, kemampuan komunikasi dan keahlian.

"Tiga aspek ini, hanya keahlian yang didapatkan di sekolah. Sedangkan sikap dan komunikasi terbentuk dari karekter pribadi siswa. Makanya pendidikan ini tidak lepas keterlibatan orang tua dan lingkungan," katanya.

Kedepan, untuk membangun sinergitas tersebut, pihak sekolah akan membangun pendidikan keluarga kelas orang tua siswa. Pendidikan keluarga ini rutin dilaksanakan dalam setiap bulannya.

"Kita sudah berpikir bahwa kemajuan pendidikan itu bukan hanya menjadi tanggungjawab pihak sekolah. Tapi yang lebih utama peran orang tua. Dan itu akan kita sinergikan demi kemajuan pendidikan SMK ini kedepannya," pungkas Daud. (MA3)

Foto: Stan UPT Dinas Dikbudpora Kecamatan Woha
Bima, Media Aspirasi - Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional, Dikbudpora Kabupaten Bima menyelenggarakan Pameran Pendidikan. Kegiatan itu dihelat di halaman Kantor Bupati Bima.

Pameran dimulai, Kamis (26/4). Melibatkan seluruh UPT Dikbudpora se Kabupaten Bima dan bidang-bidang di lingkup Dikbudpora.

UPT Dikpora Kecamatan Woha selaku tuan rumah optimis akan keluar sebagai juara dalam perhelatan pameran itu. Hal itu disampaikan KUPT setempat, A Haris Nasution SSos.

"Kami optimis bisa meraih juara satu pada pameran ini," ujarnya.

Selain sebagai tuan rumah, Haris juga mengaku mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah se Kecamatan Woha. Baik jenjang SD maupun SMP.

"Di dalam stan, kami memajang beberapa hasil kerajinan tangan dan capaian siswa dibidang olahraga berupa Piala. Baik dibidang Bola Voli maupun sepak bola. Dengan semua penataan stan ini, kami optimis juara," pungkasnya. (MA2)



Bima, Media Aspirasi- MIN 6 Bima mulai membuka pendaftaran siswa baru ajaran 2018/2019. Pembukaan pendaftaran dimulai empat hari lalu.

Kepala MIN 6 Bima, Ikdam SPdi ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/4) mengungkapkan, jumlah siswa yang sudah mendaftar sebanyak 30 orang. Puluhan calon siswa baru tersebut berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Bolo.

"Ini menjadi bukti antusias dan kepercayaan masyarakat untuk mendaftarkan anaknya ke MIN 6 Bima," ujarnya.

Jumlah siswa yang akan diterima MIN 6 Bima tahun ini sebanyak 60 orang. Melihat minat masyarakat, pihak sekolah optimis target itu akan terpenuhi.

"Fokus kita bukan saja pada kuantitas, yang lebih penting adalah kualitas," tuturnya.
MIN 6 Bima merupakan sekolah yang memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler. Baik dibidang pembinaan olimpiade, olahraga, pramuka lebih-lebih pembinaan keagamaan.

"Setiap hari kita ada penambahan jam sekolah untuk kegiatan ekstrakurikuler," ungkapnya.

Pembinaan keagamaan yang rutin dilakukan yakni Tahfiz Quran, Tartil, tilawah, Dai-Daiyah, Marawis dan Bahasa Arab. Sedangkan untuk program umum yakni pembinaan Olimpiode, Matematika, IPA, Cerdas Cermat, Drum Band dan Pramuka.

"Kita akan terus berupaya memajukan MIN 6 Bima. Sehingga lahir siswa yang berilmu dan berakhlakul karimah," pungkasnya. (MA3)

Foto: Kepala SMPN 4 Monta, Suaidin MPd (tengah) foto bersama dengan pihak Infokom.
Bima, Media Aspirasi - SMPN 4 Monta mendapat bantuan lima unit laptop dari Infokom. Bantuan itu diserahkan setelah crew sekolah setempat terlibat mensukseskan pembuatan film pendek oleh Infokom.


Penyerahan lima unit Laptop dilakukan Managing Director Infokom Elektroindo, Widhy Nugroho, Jum'at (20/4).

“Kita sudah menyelesaikan penyutingan film pendek yang diakhiri penyerahan Laptop oleh pihak Managing Director Infokom Elektroindo sebagai fasilitas pendukung, ” ujar Kepala SMPN 4 Monta, Suaidin MPd saat dikonfirmasi lewat handphonenya.


Kata dia, pembuatan film pendek yang merupakan rangkaian kegiatan Infokom Berbakti Untuk Negeri tersebut dilakukan di sejumlah lokasi. Seperti Uma Lengge, Pantai Lariti, Pantai Pink dan Pulau Kelapa. Tak kalah menarik, SMPN 4 Monta juga menjadi bagian dari latar film pendek karena dinilai memiliki keindahan dan suasana yang asri.

“Diambilnya latar dari berbagai kawasan wisata dan sekolah ini untuk memperkenalkan Daerah Bima di kancah Nasional, ” terang mantan Kepala SMPN 1 Bolo itu.


Dijelaskan, kedatangan Managing Director Infokom Elektroindo beserta rombongan, Jum’at pagi (20/4) disambut penampilan tari Wura Bongi Monca dan Lopi Penge. Momentum itu diliput berbagai wartawan media elektronik, seperti iNEWs, RCTI dan Global TV.



Disinggung kapan pemutaran film pendek tersebut, dirinya belum bisa menyampaikan. Hal itu masih menunggu informasi lebih lanjut pihak Infokom. Sesuatu hal menjadi bagian dari kebanggaan, pelaksanaan UNBK pada Senin (23/4) pekan depan akan dipandu oleh Infokom sekaligus diliput crew iNEWs.

“Patut dibanggakan, selain sukses dalam pembuatan film pendek. Proses UNBK mendapat perhatian dari pihak Infokom sekaligus diliput oleh crew iNEWs, ” sebutnya.


Terkait kegiatan tersebut, mewakili semua unsur sekolah setempat, pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran tim Kominfo dan Infokom yang meluangkan waktu hingga saat ini merupakan hari yang ke lima berada di sekolah setempat. Semua ini merupakan anugrah yang patut dibanggakan.

“Kita tidak bisa menyembunyikan rasa bangga. Semoga rangkaian kegiatan ini menjadi rujukan pemerintah untuk membantu memberikan semua perangkat sehingga proses UNBK merata di seluruh Indonesia, ” ungkap Suaidin.


Koordinator acara Infokom Berbakti Untuk Negeri, Kustri Cahyoadi membeberkan, kegiatan ini untuk menyukseskan penggunaan internet yang merata di seluruh indonesia. Terkait hal itu, SMPN 4 Monta dipilih sekaligus menjadi sasaran. Namun, hal itu bukan dilakukan serta merta, akan tetapi atas dasar hasil survei dan komunikasi serta koordinasi yang intens dengan pihak sekolah, ” jelasnya.


Dikatakan Cahyoadi, selain pembuatan film pendek, pihaknya melakukan sosialisasi dan penyerahan lima unit Laptop untuk SMPN 4 Monta sebagai fasilitas pendukung.

“Penyutingan atau pembuatan film pendek dan proses edit sudah selesasi. Insya Allah akan kita tayangkan di Televisi Nasional,” pungkasnya. (MA1)


Foto: Kepala SMAN 1 Madapangga, Abakar MPd bersama Wakasek Kesiswaan, Julkifli SPd dampingi dua siswa yang lolos SNMPTN tehnik perminyakan

Bima , Media Aspirasi - Kemajuan SMAN 1 Madapangga dalam hal kualitas pendidikan terus meningkat. Terbukti, tahun ini 22 orang siswa setempat lolos program bidik misi melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Seluruh Indonesia.

"Dari 22 siswa tersebut. Dua orang lolos Tehnik Perminyakan di ITB dan UPN Yogyakarta," terang Kepala SMAN 1 Madapangga, Abakar MPd, Selasa (18/4).


Lolosnya dua siswa pada jurusan Tehnik Perminyakan tersebut merupakan sejarah bagi SMAN 1 Madapangga. Sebab menurut Abakar, jurusan tersebut langka dan sangat bergengsi.

"Ini adalah sejarah bagi sekolah kita. Karena sangat jarang ada siswa yang lolos SNMPTN untuk jurusan tekhnik perminyakan," katanya bangga.


Selain itu lanjut dia, jumlah siswa yang lolos SNMPTN tahun ini juga meningkat. Bahkan nyaris mencapai dua kali lipat dari tahun lalu.

"Kalau tahun lalu hanya 12 siswa dengan Akreditasi B. Sedangkan Tahun 2018 ini lolos sebanyak 22 siswa dengan Akreditasi A unggul," terangnya.


Keberhasilan dan kemajuan pendidikan di sekolah setempat, diakui karena intensifnya program belajar mengajar menggunakan IT. Serta didukung sarana dan prasana yang memadai, kesadaran siswa yang dibentuk melalui pendidikan karakter dan lingkungan sekolah yang kondusif.


"Semua itu tercipta atas kerjasama yang baik semua unsur di sekolah ini," tuturnya.


Dia bertekad, prestasi dan kemajuan sekolah yang dipimpinnya terus ditingkatkan. Terutama menyangkut upaya mempertahankan predikat Akreditasi A Unggul yang disandang saat ini.


"Kita yakin dengan komitmen bersama ini, apapun bisa kita lakukan secara maksimal," tegasnya.

Sementara itu, Wakasek Kesiswaan Julkifli SPd turut bangga atas lolosnya para siswa melalui jalur SNMPTN tersebut. Ditambah lagi dengan lolosnya dua siswa pada jurusan tekhnik perminyakan.

"Lolosnya dua siswa ini menjadi kebanggan tersendiri bagi sekolah kami. Sebab jurusan tersebut bisa dikatakan langka," ujarnya.


Dia berharap para siswa yang lolos SNMPTN tersebut terus meningkatkan prestasi di Kampus nantinya. Dengan terus belajar agar menjadi yang terbaik.

"Semangat belajar harus ditingkatkan. Agar cita- cita tersebut bisa terwujud," pungkasnya. (MA3)

Foto: Kondisi SDN Pali Sila pasca pindah lokasi.
Bima, Media Aspirasi- SDN Pali yang berlokasi di Desa Bontokape butuh perhatian pemerintah. Pasalnya, sekolah yang baru diaktifkan tahun 2017 ini masih minim sarana dan prasana (Sapras).

Kepala SDN Pali Sila Mansyur SPd mengungkapkan, sebelumnya sekolah setempat menggunakan gedung SMAN 2 Bolo. Sejak pindah dan menempati gedung baru, fasilitas di sekolah itu minim.

Diantaranya menyangkut Ruang Kegiatan Belajar (RKB). Dengan jumlah ruangan yang tersedia hanya lima kelas.

"Keseluruhan ruangan ada enam. Namun satu ruangan dipakai untuk ruang guru. Sehingga untuk belajar, kelas satu dan dua menggunakan pola shif," jelasnya.

Selain itu kata dia, kenyamanan sekolah juga belum memadai. Lantaran belum adanya pagar keliling.

Kondisi paling parah adalah halaman sekolah yang kerap digenangi air. Sehingga saat musim hujan, berbagai aktivitas di sekolah setempat terhambat.

"Halaman sekolah ini harus ditimbun karena kerap digenangi air. Saat musim hujan, kegiatan diluar kelas terhambat karena kondisi halaman yang becek," ungkapnya.

Karena itu, dia berharap adanya perhatian pemerintah. Sehingga kegiatan pendidikan di sekolah setempat dapat berjalan maksimal. (MA3)

Foto:  Kampus STKIP Al Amin Dompu
Dompu, Media Aspirasi-STKIP Al Amin Dompu masuk dalam daftar 32 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bermasalah di Indonesia. Bahkan dari data Kemristekdikti menyebutkan, 32 PTS tersebut dilarang menerima mahasiswa baru tahun 2018.

Hal itu dibantah Ketua STKIP Al Amin Dompu, Satriadin SSos MMPd, Selasa (17/4). Menurut dia, ditetapkannya STKIP Al Amin sebagai PTS bermasalah hanya miskomunikasi.

"Ini hanya sebuah kekeliruan, dan saya sudah menghadap langsung ke Kopertis wilayah VIII untuk mengklarifikasi masalah itu," tegas Satriadin.

Satriadin tidak menampik bahwa PTS yang dipimpinnya ditemukan masalah. Yakni, bekerjasama dengan PTS Al Amin Kabupaten Alor, NTT. Hal tersebut melanggar aturan Kemristekdikti yang menetapkan setiap PTS harus berdiri sendiri atau independen.

"Kerjasama yang disebutkam dalam aturan ini bukan termasuk kelas jauh, atau kampus dua," ungkap Satriadin.

Meski demikian, STKIP Al Amin sudah dilakukan pembinaan oleh Tim Wasdalbin (Pengawasan, Pengendalian dan Pembinaan) dari Kopertis. Hal itu ditetapkan sebelum nama-nama PTS bermasalah diterbitkan Kemrisetekdikti.

Proses Wasdalbin berlangsung selama 6 bulan. Mulai Januari sampai Juni mendatang. Bahkan, pihaknya sudah membuat pakta integritas pembatalan kerjasama dengan STKIP Al Amin Kabupaten Alor.

"Harusnya STKIP Al Amin tidak termasuk dalam 32 PTS bermasalah. Karena kampus kami tengah dalam pembinaan," tegasnya.

Menurutnya, masalah kerjasama antara kedua PTS tersebut bukan sebuah pelanggaran. Pasalnya, kerjasama kedua PTS tersebut belum dituangkan dalam MoU, hanya sebatas membantu.

"Untungnya juga, STKIP Al Amin Alor belum ada yang diwisuda. Sehingga tidak ada mahasiswa yang mandapatkan ijazah yang tidak diakui," ungkapnya.

Dia berharap, masyarakat tidak terpengaruh dengan kabar tersebut. Apalagi sampai tidak ingin mendaftar di STKIP Al Amin.

"Kita akan buktikan bahwa STKIP Al Amin tidak bermasalah," akunya.

Untuk diketahui, dari data Kemenristekdikti menyebutkan terdapat 32 PTS saat ini berstatus dalam pembinaan karena mengalami masalah beragam. Mulai sistem pendidikan, konflik yayasan, hingga kekurangan dosen dan mahasiswa.

Dari ke 32 PTS tersebut, STKIP Al Amin Dompu berada pada urutan ke 17 dibawah STIBA Hita Widya Sibgaraja Bali. Dalam data tersebut juga disebutkan, seluruh PTS yang sedang menjalani pembinaan tidak boleh menerima mahasiswa pada tahun ajaran baru. (MA5)

Foto: Siswa SMAN 2 Bolo saat melaksanakan UNBK
Bima, Media Aspirasi - Kebijakan pemerintah untuk menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara merata berdampak pada kesiapan sekolah. Keterbatasan sarana dan prasarana memaksa pihak sekolah berspekulasi, seperti yang terjadi di SMAN 2 Bolo.

Menyusul adanya kebijakan yang mengharuskan penyelenggaraan UNBK, tidak sedikit sekolah yang dilema. Terutama sekolah di wilayah pelosok yang masih minim sarana penunjang UNBK.

Keterbatasan sarana dan prasarana adalah kendala yang umumnya dihadapi. Sementara disisi lain, pihak sekolah harus memenuhi tuntutan berdasarkan kebijakan yang ada.

Alhasil, kondisi itu membuat tidak sedikit sekolah berspekulasi. Yakni dengan meminjam komputer guru, siswa bahkan dipinjam dari sekolah lain untuk memenuhi penyelenggaraan UNBK.

SMAN 2 Bolo salah satunya. Sebagai sekolah yang pertama kali menyelenggarakan UNKB, sarana penunjang di sekolah setempat masih nihil. "Sekolah kita tidak punya komputer sama sekali," ungkap Kepala SMAN 2 Bolo, Jufriadi SE MM.

Untuk memenuhi tuntutan penyelenggaraan UNBK, disiasati dengan komputer pinjaman. Sebagian dari guru, siswa dan sisanya dipinjam dari sekolah lain. "Mau tidak mau harus dipinjam. Sementara bantuan dari pemerintah tidak ada," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah diharapkan lebih efektif mempertimbangkan kebijakan yang diambil. Sebab dukungan ketersediaan sarana dan prasarana merupakan kunci utama kelancaran program yang dicanangkan. "Setiap kebijakan atau program harus mampu didukung sarana dan prasarana. Karena itu adalah kebutuhan utama," cetusnya.

Selain itu, pemerataan bantuan yang disalurkan juga sangat diharapkan. Sehingga sekolah-sekolah di wilayah pelosok mendapatkan kesempatan yang sama dalam hal kelengkapan sarana dan prasarana. (MA3)

Foto: Kepala SMAN 1 Madapangga, Abakar MPd
Bima, Media Aspirasi- Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasia Komputer (UNBK) SMAN 1 Madapangga hari pertama berjalan lancar. Hal itu diakui kepala sekolah setempat, Abakar MPd.

Menurut dia, tidak ada kendala yang dihadapi pada hari pertama. Baik jaringan internet maupun kehadiran siswa. Semua peserta ujian hadir. Yakni sebanyak 214 siswa.

"Seluruh siswa hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan," ujarnya, Senin (9/4).

Ujian berlangsung dalam tiga sesi. Setiap sesi diikuti 71 orang. "Komputer yang kita gunakan terdiri dari 18 unit aset sekolah, 23 unit bantuan Pemprov NTB dan sisanya dipinjam dari guru dan siswa," sebutnya.

Meskipun hasil UN bukan penentu utama kelulusan, dia berharap siswa bisa memperoleh nilai maksimal. Karena itu siswa dituntut untuk serius menghadapi UNBK hingga hari terakhir. dalam UNBK ini semua siswa bisa mendapatkan nilai yang terbaik disetiap bidang studinya. Meski UNBK ini bukan merupakan tolak ukur kelulusan. Tapi nilai tersebut harus mampu diraih siswa di atas rata-rata. Demi untuk kebutuhan siswa kedepannya.

"UNBK ini siswa benar-benar diuji kemampuannya. Kalau ingin mendapat nilai yang terbaik, mereka harus belajar," pungkasnya. (MA3)

Foto: Kepala SMAN 1 Bolo, Dra Emi MPd (Kerudung Biru) foto bersama dengan dewan guru sekolah setempat usai kegiatan Dzikir Akbar.
Bima, Media Aspirasi- Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer, Senin (9/4) mendatang, SMAN 1 Bolo menggelar Dzikir Akbar. Kegiatan yang mengusung tema kekuatan Dzikir dan Doa menggapai suksesnya UNBK itu dihelat di halaman sekolah setempat, Jumat (6/4).

Kepala SMAN 1 Bolo, Dra Emi MPd mengatakan, kegiatan seperti itu rutin digelar setiap menjelang ujian. Dengan harapan pelaksanaan ujian berjalan lancar dan sukses.

"Dzikir akbar ini adalah bentuk permohonan kita kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan, terutama bagi siswa yang akan menghadapi ujian," jelasnya.

 Terkait UNBK, jumlah peserta yang mengikuti ujian di sekolah setempat tahun ini sebanyak 337 siswa. Ratusan siswa tersebut akan mengikuti ujian dalam tiga sesi. "Setiap sesi terdiri dari 112 siswa, " sebutnya.

Pada ujian nantinya, siswa diharapkan hadir 15 menit sebelum waktu yang dijadwalkan. Hal itu dilakukan agar siswa dapat lebih awal mempersiapkan dan mengecek kondisi perangkat yang akan digunakan.

"Kita juga harapkan siswa agar tetap menjaga kesehatan. Sehingga tidak ada halangan saat UNBK nanti," harapnya.

Dia berharap, meski nilai UNBK bukan merupakan syarat kelulusan, siswa tetap berupaya memperoleh nilai maksimal. Mengingat nilai tersebut sangat penting bagi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

"Nilai ini sangat penting. Sebagai syarat untuk siswa bisa masuk di perguruan tinggi negeri," katanya. (MA3)

Media Aspirasi

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/28058894_154659935237247_4957512967608122509_n.png?oh=e15685f3106e957bc4d1d59cfa11f58c&oe=5B124344} Media online dari koran cetak Media ASPIRASI, yang merupakan media lokal di Bima, Nusa Tenggara Barat. Dengan Motto "Mengupas Data Penuh Fakta" {facebook#https://www.facebook.com/mediaaspirasi/} {twitter#https://twitter.com/MediaAspirasi} {google#https://plus.google.com/117226584361409169797}

Aden KT

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/p160x160/18814149_1215037451951634_2575455190579377800_n.jpg?oh=ec906f093d30d091ff2f320adccd3d0e&oe=5B0872D2} Admin Website sekaligus penulis di Media ASPIRASI .online {facebook#https://www.facebook.com/mustamin.mnur} {twitter#https://twitter.com/} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.