Tampilkan postingan dengan label bima. Tampilkan semua postingan

Bima ~ Media Aspirasi ~ Pelaku  Jambret kembali beraksi kali ini terjadi Di Jalan Lintas Samili- Tente Tepatnya Didepan Masjid Al-Hidayah Kecamatan Woha Kabupaten Bima Sabtu /29/05/21 Sekira Pukul 15:00.


Kapolres Bima AKBP Gunawan Try Hatmoyo S.I.K Melalui Paur Humas Polres Bima, Polda NTB. IPTU Adib Widayaka Membenarkan Bahwa Telah Terjadi  Aksi Penjamberatan Yang diduga dilakukan oleh (F) 32, Warga Dusun Beringin Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima.


Dua Korban Penjamberatan Yang Masih Bersatus Pelajar ini, Merry Melani Pelajar SMAN 1 Bol( P) Warga  Dusun Matahari RT05 RW02 Desa Bolo Kecamatan Madapangga Dan Melinda Hayu ,(P), 14 tahun, Pelajar SMPN 4 Bolo,  yang beralamat sama Ujar Adib dalam laporan Tertulis Resminya Yang Diterima Awak Media ini.


Lanjut Adib,  kejadian itu Berawal korban dengan menggunakan sepeda motor yang berboncengan dengan temannya dari arah Kecamatan Madapangga menuju ke rumah neneknya di Desa Runggu Kecamatan Belo sesampainya di Desa Samili  saat melintas di jalan raya lintas Samili-Tente tepatnya didepan Masjid Al-Hidayah Desa Samili  tiba-tiba datang Terduga pelaku dari arah belakang   menggunakan sepeda motor Yamaha Mio tanpa plat nomor Dan langsung mengambil 2 (dua) unit Handphone yang disimpan oleh korban di laci sebelah kiri sepeda motor merk Honda Vario Yang dikendarai korban," papar Adib. 


Setelah terduga pelaku berhasil mengambil  Handphone, kemudian korban langsung berteriak dengan mengeluarkan kata-kata Maling dengan berulang ulang  kali, Teriakan itu Membuat Terduga pelaku Panik  tidak lama kemudian terduga pelaku menabrak mobil BOX warna putih yang datang dari arah Tente dan belok kanan masuk gang sebelum kantor Desa Samili, sehinggga terduga pelaku terjatuh dan masyarakat sekitar Yang melihat dan mengatahui kalau penabrak adalah pelaku Penjambertan langsung Menghakimi Pelaku.


Masyarakat yang mendapat Informasi bahwa ada pelaku Jambret yang menabrak mobil BOX,  sehingga masyarakat ramai-ramai mendatangi TKP dan sebagian masyarakat memukul dan sebagian bawa bensin mau membakar terduga pelaku Jambret, melihat banyak orang yang berdatangan selanjutnya anggota personil Polres Dompu  Bripka SUKARMAN yang Kebetulan Berada Disekitar Kejadian  langsung mengamankan terduga pelaku dari amukan massa, 


Bripka SUKARMAN Melihat Massa Yang semakin Banyak Dan Geram Langsung  menghubungi Kapolsek Woha Iptu Edy Prayitno via Handphone dan meminta bantuan personil Polsek Woha untuk datang mengevakuasi terduga pelaku menuju ke Polsek Woha, setelah itu Kapolsek Woha menurunkan personil untuk segera menuju TKP," Adib Menjelaskan.


Selanjutnya Personil Polsek Woha yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Woha Aipda NANANG QOSIM SH berhasil mengevakuasi dan mengamankan terduga pelaku dari amukan massa, dan di bawa menuju ke Puskesmas Woha guna mendapatkan perawatan Medis atas luka-luka yang dialami oleh terduga pelaku, karena Luka yang dialami terduga Cukup serius Ahirnya Dirujuk Ke RSUD Bima, tutup Adib.



Bima, media aspirasi.- Hari pertama masuk kerja sebagai Pejabat Sementa (Pjs) Bupati Bima, Ir. Muhammad Husni Thamrin,M.Si, menggelar Rapat Koordinasi dengan seluruh OPD, Kabag dan Camat se Kabupaten Bima, di Aula Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Senin 28 September 2020.

Pjs Husni, dikukuhkan oleh Wagub NTB Dr. Rohmi beberapa hari lalu, di Mataram.

Rakor dihadiri Sekretaris Daerah, Drs. H Taufik HAK M.Si, dan memperkenalkan satu per satu sejumlah pejabat yang mengikuti Rakor.

Pjs yang juga sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi NTB ini, menghimbau ASN tetap melaksanakan tugas dan bekerja membangun daerah.

"Mari kita melaksanakan tugas sesuai mekanisme yang ada. Menyelesaikan sesuai administrasi agar berjalan dengan baik," ujar Pjs Husni.

Dijelaskan Pjs Bupati, yang berkaitan dengan bentuk kerjasama pembangunan untuk semua aspek agar bisa ditertibkan.

Terutama yang berkaitan dengan perjanjian kerjasama pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Pembangunan TPS itu, untuk mendukung program Zero Waste dari Pemerintah Provinsi. Juga terkait dengan beberapa tambang rakyat.

Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah mendatang, Pjs Bupati berharap dapat berjalan dengan baik, dan terhindar dari konflik.

Kepada seluruh Camat, agar tetap turun dekati para Kades, para pemuda, untuk melakukan sosialisasi, selain PILKADA damai juga mematuhi Covid-19.

"ASN harus menjaga netralitas. Karena nanti akan ada hukuman bagi pelanggar. Hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran ASN, saya meminta kepada BKD untuk dibuatkan bagannya,"lanjut Pjs Husni. (MA.3)

Kasubag Agama dan Kebudayaan Kesra Kabupaten Bima, Ahyani SAg
Bima, Media Aspirasi-  Safari Ramadhan tingkat Kabupaten Bima mulai digelar, Selasa (7/5) malam. Sebagai pembuka kegiatan tersebut yakni di Kecamatan Bolo yang akan berlangsung di Masjid Al- Muhajidin Desa Nggembe.

Kasubag Agama dan Kebudayaan Kesra Setda Kabupaten Bima, Ahyani SAg menyampaikan berdasarkan jadwal yang telah ditentukan bahwa kegiatan safari Ramadhan dimulai di Kecamatan Bolo, Senin (7/5) berakhir di Kecamatan Tambora (27/5) mendatang.

"Dari jadwal yang kita susun tersebut akan berjalan secara berurutan dari 18 kecamatan. Terkecuali tanggal 12,19 dan 26 yang kosong," ujarnya, Selasa (7/5).

Terkait jadwal tersebut semua sudah tersusun waktu keberangkatan rombongan, petugas kegiatan safari tersebut. Seperti penceramah, imam, muadzin dan petugas shalawat.

"Semua sudah kita jadwalkan. Dengan alasan kegiatan tersebut berjalan tertib dan lancar," ungkapnya.

Diakuinya bahwa dalam kegiatan safari Ramadhan tahun ini ada yang beda dan menarik. Sebelumnya rombongan tingkat Kabupaten Bima di bagi dua tim .Yakni rombongan Bupati dan Wakil Bupati Bima. Namun safari tahun ini rombongan tersebut disatukan. Yakni Bupati dan Wakil Bupati Bima.

"Mereka akan berjalan bersama, tidak lagi terpisah seperti safari ramadhan sebelumnya yakni masing-masing satu kecamatan antara Bupati dan Wakil Bupati Bima," pungkasnya. (MA7)

Foto: Koordinator Pemenangan Dae Yandi, Dafullah MPd
Bima, Media Aspirasi- Caleg DPRD Partai Golkar Dapil II,  M Putera Ferryandi SIP raih suara terbanyak pada Pemilu 17 April lalu. Hal itu berdasarkan laporan para tim pemenangan dengan mengacu data C1 disetiap Tempat Pemungutan Suara ( TPS) yang ada di desa se Kecamatan Bolo dan Madapangga.

"Alhamdulillah Dae Yandi dengan nomor urut satu raih suara terbanyak dari Caleg lain yakni sekitar 4.847 suara," ujar Koordinator pemenangan Dae Yandi, Dafullah MPd, Sabtu ( 20/4).

Kata dia, dari jumlah sekitar 4.847 suara tersebut Dae Yandi memperoleh suara di Kecamatan Bolo sebanyak 3.290 suara. Sedangkan di Kecamatan Madapangga memperoleh 1.557 suara.

"Itulah suara pribadi Dae Yandi di wilayah Dapil tersebut. Dengan suara itu Dae Yandi berada pada posisi pertama dengan meraih suara terbanyak," terangnya.

Diakuinya, meski saat ini hasil pemungutan suara tersebut masih dilakukan rekapitulasi ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Namun pihaknya sudah bisa memastikan bahwa Dae Yandi memperoleh suara terbanyak berdasarkan data C1 tersebut.

"Kami berterimakasih pada seluruh pendukung dan simpatisan atas kerja kerasnya. Sehingga Dae Yandi meraih suara terbanyak," pungkasnya. ( MA7)

BLUSUKAN: Caleg DPRD Dapil II, Muhammad Putera Ferryandi SIP saat disambut warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga.
Bima, Media Aspirasi - Kampanye tatap muka Caleg DPRD Dapil II, Muhammad Putera Ferryandi SIP disambut antusias warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga, Minggu (10/3) . Hal itu membuktikan bahwa Caleg nomor urut satu Partai Golkar itu dicintai kalangan setempat.

Caleg DPRD Dapil II, Muhammad Putera Ferryandi SIP berterimakasih atas antusias warga setempat menyambut kehadirannya. Dalam melaksanakan kampanye tatap muka di wilayah setempat.

"Saya berterima kasih atas sambutan warga setempat," ujarnya Dae Yandi.

Kata dia, kampanye di Desa Bolo ini merupakan desa yang keenam yang dia kunjungi di wilayah Kecamatan Madapangga. Setelah sebelumnya di Desa Ndano, Madawau, Rade, Tonda, dan Dena. Sementara untuk lima desa lainnya tinggal menunggu informasi dari Tim di masing-masing desa tersebut. Yakni Desa Mpuri, Woro, Campa, Ncandi dan Monggo.

"Dari enam desa yang sudah kita kunjungi, alhamdulillah sambutan warga. Semoga lima desa lain pun yang belum kita kunjungi mendapatkan sambutan antusias dari warga," pintanya.

Dijelaskannya, dalam setiap kampanye pihaknya lebih awal memperkenalkan dirinya. Hal itu dilakukan agar warga dan dirinya lebih dekat. Sekaligus dikenal bukan karena anaknya orang nomor satu di Kabupaten Bima. Tapi dikenal berdasarkan sosok pribadinya. Dan nantinya kalaupun ditakdirkan untuk duduk di kursi DPRD akan terus bersama warga.
Selain itu pula pihaknya juga dalam setiap kunjungannya mendengar sejumlah aspirasi warga. Dan aspirasi tersebut akan diperjuangkannya.

"Kehadiran dan tampilnya kami ini, tak lain semata-mata untuk memperjuangkan aspirasi warga," tuturnya.

Dia berharap dukungan semua pihak agar impian bersama tersebut bisa terwujud.

"Saya hadir untuk masyarakat. Dan akan berbuat untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Dalam kesempatan ini pula pengurus Sekjen DPD II Golkar Kabupaten Bima, Dafullah SPd MPd mensosialisasikan secara rinci mulai terkait bentuk dan warna kertas suara. Mulai dari kertas suara Calon Presiden dan Wakil Presiden,  DPD, DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten.

"Lima kertas tersebut warna-warnanya berbeda-beda," tuturnya.

Dijelaskannya, sosialisasi ini penting dilakukan dalam rangka mengurangi angka kesalahan mencoblos yang mengakibatkan suara batal.

"Semoga nantinya warga tak keliru mencoblos. Baik memilih Calon Presiden, DPD, DPRD Provinsi maupun kabupaten," pungkasnya. ( MA5 )

Kepala Desa Darussalam, Abdurrahman.
Bima, Media Aspirasi- Perusahaan Daerah (PD) Wawo diminta selamatkan nasib petani garam yang ada di Desa Darussalam Kecamatan Bolo. Yakni dengan memastikan harga garam ditingkat petani.

Kepala Desa Darussalam, Abdurrahman mengungkapkan bahwa persoalan harga garam ditingkat petani saat ini masih belum stabil. Hal itu dikarenakan adanya dugaan permainan harga yang dilakukan oleh oknum- oknum tengkulak. Sehingga tak heran banyak petani setempat masih menampung garam di pugarnya masing-masing.

"Harga garam saat ini masih bervariasi. Yakni sekitar  Rp 22 ribu per karung," ujar Abdurrahman saat ditemui di Ruang kerjanya, Rabu (6/3).

Terkait belum stabilnya harga tersebut pihaknya meminta agar Pemerintah melalui Perusahaan Daerah dapat memperjuang nasib petani setempat. Apalagi di desa ini sebagian besar warga berpetani garam. Yakni lahan yang digunakan warga setempat sekitar 40 hektare.

"Semoga PD Wawo bisa turun dan bersosialisasi langsung pada warga setempat. Dalam membahas kepastian harga garam tersebut," pungkasnya. ( Kamal )

Foto: PPL Desa Tonda saat melihat langsung kondisi tanaman pertanian usai diterjang banjir.
Bima, Media Aspirasi - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Madapangga pada Kamis (21/2) kemarin menimbulkan terjadinya banjir bandang. Akibatnya sekitar 2 hektar lahan pertanian Kelompok Tani (Poktan) Ntanda Ndeu yang tecakup di So Tolo Sarae Desa Tonda terdampak banjir namun tidak berpotensi gagal panen.

"Walau pun diterjang banjir. Tanaman pertanian di So Tolo Sarae tersebut tidak berpotensi gagal panen. Karena banjir kali ini tidak disertai lumpur," ujar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Tonda, Debyet Ritawati, S. Pt, Jum'at (22/2).

Kata Deby sapaannya, lokasi So Tolo Sarae setiap tahun menjadi langganan banjir karena luapan Sori Campa dan Woro. Biasanya, ketika intensitas hujan tinggi, banjir luapan Sori Woro dan Campa selalu disertai lumpur, sehingga mengakibatkan tanaman padi gagal panen karena tertimbun lumpur.

"Banjir kali ini tanaman padi tidak tertimbun lumpur. Sehingga tidak mempengaruhi hasil produksi pertanian," tuturnya.

Lanjut dia, terkait kejadian banjir tersebut, selaku PPL desa setempat mempunyai kewajiban untuk meninjau langsung di lokasi. Yakni untuk mengetahui dampaknya terhadap tanaman pertanian sekaligus dilaporkan ke Koordinator BPP Madapangga selanjutnya disampaikan ke Dinas Pertanian Kabupaten Bima.

"Sebagai  PPL kita harus respek untuk mengetahui segala kemugkinan yang terjadi di wilayah binaan. Karena hal itu merupakan salah satu tugas dan tanggungjawab kita sebagai pendamping," pungkasnya. (MA7)

Foto: Habib Ahmad Bin Abubakar Assegaf saat memimpin shalawat
Bima, Media Aspirasi- Bolly Dept Store menggelar Tablig Akbar yang digagas dalam" Bolly Bersalawat" bersama Habib Muhammad Bin Husein Al- Hasby dari Solo Jateng dengan Habib Ahmad Bin Abubakar Assegaf dari Tuban Jatim, Jum'at malam (23/3).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Bima, AKPB Bagoes S Wibowo SIK dan ribuan umat muslim yang ada di Kecamatan Bolo dan sekitarnya yang ada di Kabupaten Bima yang berlangsung di Gedung Bolly Dept Store di Desa Timu.

Pemilik Bolly Dept Store, H Muhdin M. Saleh Boftem, mengatakan, kegiatan Tablig Akbar dengan tema "Bolly Bersalawat" pada malam hari ini bersama dua orang Habib yaitu Muhammad Bin Husein Al- Hasby dari Solo Jateng dengan Habib Ahmad Bin Abubakar Assegaf dari Tuban Jatim. Dengan tujuan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiah.

"Kegiatan ini pula kita rangkaian dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW," ujarnya.
Foto: Jamaah yang hadir saat kegiatan Bolly Bershalawat.

Kata dia, kegiatan Tablig Akbar ini, sebagai wadah untuk meningkatkan tali silaturahmi antar sesama muslim. Terutama untuk meningkat kebersamaan dan tali persaudaraan antarsesama.

"Kita harapkan kegiatan ini terus menumbuhkan rasa cinta pada Rasulullah. Dan mewujudkan semangat perjuangannnya dalam sendi-sendi kehidupan," pintanya.

Dia juga berterima kasih atas seluruh lapisan masyarakat yang sudah hadir memeriahkan acara ini. Terutama sekali bisa menjaga keamanaan dan ketertiban. Sehingga kegiatan yang bisa hajatkan bersama ini berjalan lancar dan sukses.

"Saya berterimakasih atas partisipasi semua pihak. Sehingga hajatan yang kita laksanakan ini berlancar dan sukses," pungkasnya. (MA7/Adv)

Foto: Tim Asesor Badan Akreditasi Provinsi NTB foto bersama dengan pengelola TK Putri Amanah dan Penilik Paud Madapangga usai visitasi di TK setempat di Desa Tonda.








Bima, Media Aspirasi- Lembaga layanan Taman Kanak-Kanak Amanah di Desa Tonda Kecamatan Madapangga divisitasi, Sabtu (27/10). Kegiatan tersebut merupakan tahap ke tiga sebagai langkah menuju sebuah lembaga diakreditasi.

Tim Asesor A Badan Akreditasi Provinsi NTB, Aryayu Enny Wahyu SPd menjelaskan bahwa visitasi akreditasi lembaga ini merupakan tahap ke tiga tahun 2018. Untuk seluruh NTB setiap tahapnya sebanyak 250 lembaga.

"Khusus untuk Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima yang kita visitasi ada sebanyak lima lembaga. Mereka tersebut sudah melewati dua tahap sebelumnya. Yakni Input data secara online dan daftar DLT," ujarnya.

Terkait lembaga yang divisitasi tersebut. Diantaranya Kelompok Bermain (KB), SPS, Taman Kanak-kanak dan Tempat Penitipan Anak (TPA).

"Visitasi ini langkah menuju akreditasi. Dan Akreditasi ini untuk memperlihatkan kualitas dan mutunya sebuah lembaga," ungkapnya.

Dijelaskannya, visitasi ini merupakan bentuk penilaian langsung dari data yang diajukan lembaga secara online. Apakah data itu sesuai atau tidaknya. Dalam visitasi ini ada delapan poin yang dinilai. Diantaranya tingkat pencapaian perkembangan, isi, proses, pendidik dan kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian.

"Hasil visitasi ini selanjutnya akan divalidasi dan verifikasi. Sehingga hasilnya lembaga tersebut layak mendapatkan predikat akreditasi," terangnya.

Hal senada disampaikan Penilik Paud Kecamatan Madapangga, Muslimah SPd menyampaikan lima lembaga yang visitasi tahap ketiga ini. Diantaranya SPS Tunas Harapan Mpuri, TK Putri Amanah, PAUD Cahaya Ibu Woro, TK Samakai Monggo dan PAUD Kananga Wangi Monggo.

"Setiap tahap baik satu dan dua. Sebelumya di Madapangga ada lima lembaga yang divisitasi," terangnya .

Sementara itu, Ketua Pengelola TK Putri Amanah, Abdul Azis SPd menyampaikan bahwa lembaga ini didirikan Tahun 2016 lalu dengan jumlah 42 siswa.

"Kita sudah memiliki gedung sekolah sendiri. Dan didukung oleh empat orang pendidik. Kita harap lembaga ini mendapatkan akreditasi. Demi menuju lembaga yang berkualitas," pungkasnya. (MA3)

Foto: Plh Kadis Dikbudpora Kabupaten Bima, H Makruf SE












Bima, Media Aspirasi- Sebanyak 30 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM ) yang ada di Kabupaten Bima mengikuti diklat penyusunan Rencana Induk Pengembangan Satuan Pendidikan Non Formal (RIPS) di SPNF SKB Bima, Senin (29/10) hingga Rabu (31/10).

Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, kerja kelompok serta pendampingan. Sementara strategi yang digunakan adalah cara pemberian materi dari narasumber yang relevan dengan system ceramah dan penugasan. Disamping itu peserta akan melihat dokumen di induk lembaga penyelenggaraan sebagai bahan pembanding dalam menyusun tugas.

Plh Kepala Dinas (Kadis) Dikbudpora Kabupaten Bima, H Makruf SE menyampaikan, tujuan pendampingan penyelengaraan kegiatan ini adalah diharapkan dapat meningkatkan kompetensi kepala atau pengelola Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF). Sehingga SKB kedepan menjadi IP2M.

“Kegiatan ini akan didampingi oleh Narasumber pusat. Ini kita hadirkan agar peserta dapat lebih memahami dalam penyusun RIPS,” ujarnya.

Selain itu, tujuan lain dalam kegiatan ini diantaranya meningkatkan tata kelola administrasi serta kerjasama dan kemitraan SPNF, sarana dan prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, pembiayaan,  serta peningkatan tatakelola kurikulum dan program pembelajaran SPNF.

“Itulah sasaran yang diharapkan dalam kegiatan ini. Dan Para peserta bisa mentransfer ilmu yang didapat dalam diklat ini kepada lembaga PAUD dan PKBM yang belum berkesempatan hadir. Demi terwujud manusia yang handal menuju generasi emas di masa yang akan datang,” pintanya.

Sementara itu, Kepala SPNF SKB Bima, Faridah, SPd menjelaskan, bahwa peserta yang mengikuti diklat ini sebanyak 30 lembaga PAUD dan PKBM. Mereka berasal dari sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Bima. Yakni Bolo, Madapangga, Woha, Belo, Palibelo, Donggo, Soromandi dan Monta.

“Diklat ini akan berlangsung selama tiga. Dan didampingi oleh Narasumber pusat dan Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima,” ujarnya.

Dijelaskannya, metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini yakni presentasi penyajian dan pemaparan, metode diskusi dan tanya jawab.

“Metode yang diterapkan ada dua. Selain sebagai tehnik transformasi pengetahuan juga untuk memperdalam pemahaman peserta,” terangnya.

Dalam kegiatan ini pula para peserta akan menerima beberapa materi. Yakni kebijakan program keaksaraan dan kesetaraan, kebijakan pengembangan SPNF dalam mendukung layanan pendidikan masyarakat, paparan program SPNF. Kemudian Tupoksi SPNF yang dilanjutkan dengan Praktek penyusun RIPS dan progresnya.

“Beberapa materi tersebut dua diantaranya akan didampingi Narasumber pusat. Yakni kebijakan program keaksaraan dan kesetaraan. Dan kebijakan pengembangan SPNF dalam mendukung layanan pendidikan bagi masyarakat,” pungkasnya. (MA3)

Foto: Skema pertandingan babak 16 besar .
Bima, Media Aspirasi- Besok, Minggu (30/9) turnamen sepak bola Fajar Cup dan Bupati Bima Cup Tahun 2018 masuk babak 16 besar. Turnamen tersebut akan berlangsung di Lapangan Fajar Desa Tambe Kecamatan Bolo.

Ketua Panitia Sepak Bola Fajar Cup, Juanda AR menyampaikan bahwa turnamen sepak bola Fajar Cup mulai besok akan masuk babak 16 besar. Dalam laga pembuka pada babak tersebut yakni akan tertanding Club tuan rumah Fajar B melawan Karang Taruna Desa Ndano Kecamatan Madapangga.

"Kedua club ini akan bertanding dilaga pembuka pada babak 16 besar. Club yang menang akan masuk babak delapan besar," ujar Juanda, Sabtu (29/9)

Dijelaskannya, berdasarkan skema pertandingan yang disusun panitia bahwa turnamen ini akan berakhir sekitar pertengahan Oktober.

"Rencana kita turnamen ini berakhir pertengahan Oktober mendatang," terangnya.

Dia berharap pada seluruh warga pecinta sepak bola untuk bersama-sama menyaksikan sekaligus memeriahkan disetiap pertandingan ini. Apalagi dilaga 16 besar ini merupakan club yang terbaik. Yakni club yang sudah memenangkan laga sebelumnya.

"Dilaga 16 besar ini dipastikan para club bersaing ketat untuk bisa masuk delapan besar," ungkapnya.

Selain itu, dia mengimbau warga setempat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Sehingga turnamen ini benar- benar berjalan lancar dan sukses.

"Kita harus mampu menjadi tuan rumah yang baik. Terutama menjaga keamanan dan ketertiban," pungkasnya. (MA3)

Foto: Jenazah korban asal Desa Sanolo, Mulyadin H Usman sebelum dimakamkan.
Bima, Media Aspirasi- Pemuda Asal Desa Sanolo, Mulyadin H Usman, 25 Tahun ditemukan tak bernyawa di Tambak Garam watasan desa setempat sekitar Pukul 13.00 wita, Sabtu (29/9). Korban diketemukan pertama kali oleh Orang tua kandungnya H Usman dalam keadaan terlentang di tambak garam watasan desa setempat.

Kapolsek Bolo, AKP Muhtar HI S Sos membenarkan peristiwa penemuan pemuda yang sudah tak bernyawa di tambak garam watasan Desa Sanolo tersebut.

“Peristiwa tersebut benar adanya. Dan korban ditemukan awalnya oleh orang tua kandungnya dalam keadaan terlentang di tambak garam desa setempat,” ujarnya.

Dijelaskannya, berdasarkan informasi warga setempat bahwa awalnya korban bersama orang tua kandungnya berangkat ke Tambak Garam  untuk bertani garam sekitar pukul. 07.00 wita. Setelah itu keduanya membawa garam ke dalam gudang.  Namun sekitar pukul 10.00 wita orang tua korban tak melihat anaknnya di sekitar tambak garam tersebut. Karena tak melihat anaknya di sekitar lokasi tersebut sekitar pukul 12.00 wita orang tua korban mencari ke rumahnya.

Lanjutnya, saat dicari dirumahnya korban pun tak ditemukan. Akhirnya orang tuanya memberitahukan warga untuk bersama-sama mencari korban dan ditelusuri disekitar tambak.

“Setelah dicari kembali di sekitar tambak tersebut korban ditemukan pertama kali dilihat oleh orang tua kandungnya. Dalam keadaan terlentang dan tidak bernyawa di dalam tambak,” terangnya.

“Setelah ditemukan, korban sekitar pukul 13.00 wita dibawa ke rumahnya di RT 15 Desa Sanolo,” ungkapnya.

Kata dia, sesuai informasi bahwa korban diduga memiliki riwayat penyakit ayan dan sering mengalami pingsan. Kemungkinan saat korban pingsan tidak ada yang melihat sehingga korban tidak dapat diselamatkan.

“Peristiwa ini pihak keluarga sudah mengikhlaskanna. Dan menolak dilakukan outopsi,” pungkasnya. (MA2)

Foto: Ilustrasi ASN
Bima, Media Aspirasi- Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri terbitkan Peraturan Bupati (Perbup) baru jam kerja serta pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemda setempat. Peraturan tersebut dikeluarkan dalam rangka mengoptimalkan pelayanan, kinerja, penegakkan disiplin, kepompakan dan tertib berpakaian ASN. Sekaligus mempertimbangkan jarak tempuh ASN menuju pusat perkantoran Pemkab Bima dari Kota Bima menuju Kecamatan Woha.

Kabag OPA Setda Kabupaten Bima, Syamsul Bahrain SIP menyampaikan peraturan lahir untuk menegakkan disiplin ASN pasca kantor Pemda Bima berpindah di Kecamatan Woha. Bupati Bima mengeluarkan Peraturan Bupati Bima nomor 33 Tahun 2018 Tentang Ketentuan Hari dan Jam Kerja serta pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

“Perbup ini berlaku sejak tanggal 13 September 2018 secara menyeluruh. Baik bagi OPD yang sudah pindah ke ibu kota Kabupaten Bima di Woha maupun yang masih beraktifitas di Kota Bima. Dan telah diundangkan oleh Sekretaris Daerah dalam berita daerah Kabupaten Bima nomor 469 tahun 2018 tanggal 17 September  2018,” ujar pria disapa Alan Malingi, Jumat (28/9). 

Selain itu, dalam ketentuan hari dan jam kerja sesuai pasal 4 ayat 4 meliputi Senin hingga Kamis jam masuk kerja dan apel pagi pada jam 08.00 Wita. Jam istirahat jam 12.00 sampai jam 13.00 wita. Apel pulang dan pulang kerja jam 16.30 Wita.

Kemudian, hari Jumat diawali Imtaq atau olahraga pada pukul 07.30 wita dan masuk kerja pada pukul 08.00 wita. Istirahat jam 11.30 hingga 13.00 wita. pulang kerja jam 17.00 wita.

“Untuk jam kerja di Bulan Ramadan. Pengaturan hari dan jam kerja mengacu pada ketentuan yang berlaku di Bulan Suci Ramadan,” tuturnya. 

Dijelaskannya, dalam Perbub ini juga mengatur secara khusus bagi OPD dengan kekhususan dan karakteristik pelaksanaan tugas dan fungsi. Dapat menetapkan jumlah hari dan jam kerja khusus seperti sekolah, pelayanan kesehatan, rumah sakit dan pelayanan lainnya. Dengan tetap memperhatikan jam kerja efektif selama 37.5 jam per minggu di luar jam istirahat, olahraga dan Imtaq. 

Pada pasal 13 Perbub ini juga mengatur pakaian kerja untuk ASN yaitu hari senin dan selasa menggunakan pakaian dinas PDH Khaki. Hari Rabu menggunakan pakaian dinas PDH Kemeja  warna putih, celana atau rok hitam atau warna gelap. Hari Kamis menggunakan pakaian dinas tenun khas daerah Bima.

“Kalau untuk hari jumat menggunakan pakaian muslim dan atau pakaian olahraga sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” terangnya. 

Kata dia, dengan ditetapkan Peraturan Bupati ini, maka Peraturan Bupati Bima nomor 008 tahun 2016 Tentang Ketentuan hari dan jam kerja Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dinyatakan tidak berlaku. Naskah print out Perbup yang baru ini beserta lampirannya dapat diambil di sub bagian Tata Laksana dan Kinerja pada Bagian OPA Setda kabupaten Bima.
“Bagi yang ingin mendapatkan naskah ini akan kita siapkan juga dalam bentuk Soft File Pdf,” pungkasnya. (MA2)

Foto: Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri
Bima, Media Aspirasi- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia menetapkan Bima sebagai kabupaten berkinerja sangat tinggi.  Hal itu sebagai bentuk pelaksanaan dari ketentuan pasal 27 ayat (2) dan ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Menteri Dalam Negeri melalui Keputusan Nomor 100 – 53 Tahun 2018.

Menetapkan peringkat dan status kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah secara nasional dimana Kabupaten Bima menempati peringkat ke – 139 beratribut bintang (Sangat Tinggi) dengan skor 3.0872.

Memperoleh pengakuan maksimalitas kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tersebut Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri menyatakan bahwa hal itu merupakan kristalisasi kerja dan pengabdian terbaik, padu serta harmoni dari totalitas aparatur Pemerintah Kabupaten Bima. Hal itu tentunya didukung secara massive melalui pertisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Bupati berpandangan bahwa prestasi ini bukanlah akhir dari perjuangan. Melainkan suatu rangkaian yang berkelanjutan dari ikhtiar mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta sanggup melayani masyarakat secara efisien dan efektif. 

“Prestasi ini bukan hanya hasil kerja Bupati dan Wakil Bupati. Melainkan hasil kerja kita semua, baik itu Eksekutif, Legislatif dan seluruh masyarakat Kabupaten Bima," ujarnya.

Kata dia, prestasi ini memberi konsekwensi motivasi kepada pemerintah daerah, beserta masyarakat. Untuk meningkatkan kualitas aspek penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan serta kemasyarakatan. Aspek – aspek dimaksud berkaitan erat dengan kreasi dan inovasi serta potensi dan daya dukung yang dibarengi dengan terbukanya ruang partisipasi aktif yang proporsional, mendorong pemerintah bersama masyarakat untuk menemukan dan mengoptimalkan potensi yang ada. Sehingga dapat dikelola secara maksimal, terpadu dan berkesinambungan, mendorong usaha percepatan pembangunan masyarakat yang di dukung dengan pendanaan yang representatif baik bersumber dari APBD maupun APBN.

"Memacu dan memotivasi untuk mengutamakan tertib  administrasi dalam rangka memberikan pelayanan dan pengayoman. Meningkatkan aktivitas dan kreativitas perangkat dalam membina masyarakat. Meningkatkan pengelolaan keuangan  termasuk pendayagunaan dana pembangunan  agar lebih mendorong pelaksanaan pembangunan dan pelayanan umum untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat," ungkap Umi Dinda.

Untuk itu, dia berharap kiranya harmoni dan kepaduan yang ditopang dengan legitimasi utuh dari masyarakat dapat terus dipupuk dan dilestarikan. Sehingga pada waktu- waktu selanjutnya prestasi serupa dapat ditingkatkan dan membawa dampak nyata pada seluruh sendi- sendi kehidupan masyarakat dan birokrasi sebagai Visi Bima RAMAH. (MA2)

Foto: Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima, HM Qurban SH
Bima, Media Aspirasi- Pemerintah Kabupaten Bima siapkan bus operasional bagi karyawan dan karyawati berdomisili Kota Bima yang bekerja dilingkup Pemda setempat. Bus tersebut mulai beroperasi, Senin (24/9) mendatang.
 
Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima HM Qurban SH saat memimpin apel pagi di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Bima, Kamis (20/9).

Kata dia, keberadaan bus antar jemput milik pemerintah Kabupaten Bima bagi karyawan dan karyawati ini mendapatkan apresiasi yang sangat positif. Sehingga melalui bus ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan terhadap Karyawan dan karyawati sekaligus juga mencegah kriminalitas.

“Kita siapkan bus operasional ini memudahkan karyawan dan karyawati dalam melaksanakan tugasnya di masing-masing SKPD lingkup Pemda Bima,” ujarnya.

Dijelaskannya, bus antar jemput milik pemerintah Kabupaten Bima ini, direncanakan akan  berada di dua lokasi. Yakni di sebelah Timur Kota Bima di Eks Pendopo Bupati Bima jalan Soerkarno Hatta Nomor 01 Raba dan  di Pendopo Bupati Bima jalan pintu Gerbang Museum Asi Mbojo nomor Kota Bima.

“Dua titik lokasi tersebut akan dijadikan tempat berkumpulnya karyawan dan karyawati,” terangnya.
Lanjutnya, waktu keberangkatan bus antar jemput ini pada pukul 07.15 wita. Sehingga para karyawan dan karyawati sudah berada di lokasi tersebut pada pukul 07.00 wita.

“Mereka harus lebih awal berada di lokasi sebelum waktu penjemputan tersebut,” tuturnya.
Dia berharap dengan adanya kendaraan bus ini akan dapat memperlancar tugas mereka sebagai pelayan masyarakat dan membantu program Kepala Daerah. 

“Tak ada alasan lagi bermalasan masuk kerja. Karena kita sudah siapkan bus tersebut,” pungkasnya. (MA3)


Foto: Salah satu penerima manfaat program RTHL, Santi Sukardin.
Bima, Media Aspirasi- Warga Desa Rasabou Kecamatan Bolo selaku penerima manfaat keluhkan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2018. Dikarenakan pihak toko UD Rosi selaku mitra program tersebut terlambat mendistribusikan bahan material.

Salah satu penerima manfaat program RTLH, Santi Sukardin warga RT 14 Desa Rasabou mengaku kecewa dengan program tersebut. Program yang tujuan mensejahteraankan, justru menyengsarakan warga. Sebab imbas keterlambatan pendistribusain bahan material tersebut pekerjaan dihentikan.

“Kalau pekerjaan dihentikan. Kapan selesaikan pekerjaan bedah rumah ini. Apalagi selama rumah kita dibedah, kita tidurnya ditenda darurat,” ujarnya.

Kata dia, pekerjaan bedah rumah ini sudah masuk dua pekan. Dalam dua pekan tersebut pihak toko baru menyalurkan pasir delapan gerobak, batu satu dump truc, semen sepuluh sak, kayu kosen tujuh batang. Kemudian, kawat cincin  lima batang, kawat ukuran delapan mili sebanyak tujuh batang, batu bata sebanyak 2000 biji dan paku 1 kilo.

“Dari metarial yang disalurkan tersebut sudah dipakai untuk bangun fondasi. Hanya batu bata saja yang masih utuh,” tuturnya.

Disisi lain, untuk biaya tukang dan buruh selama bangun fondasi, pihaknya terpaksa harus hutang ke warga sekitar. Sebab kalau harus menunggu pencairan program untuk biaya tersebut kasihan sama pekerja.

“Untuk upah buruh sudah kita selesaikan. Sedangkan untuk upah tukang belum diselesaikan sepersen pun,”ungkapnya.

Dia meminta kepada pihak fasilitator program RTLH mendesak pihak toko untuk menyalurkan bahan material tersebut. Agar kelanjutan proses bedah rumah ini terselesaikan sekaligus dimanfaatkan.

“Kita hanya minta bahan material secepatnya disalurkan kembali. Sehingga proses pekerjaan ini terselesaikan,” pintanya.

Hal senada disampaikan Suharti warga RT 13 membenarkan keterlambatan pendistribusian bahan material. Akibatnya program itu mandek dan imbasnya perabotan rumah berserakan di luar rumah. Bahkan kata dia, setiap malam harus tidur di luar sembari menunggu perbaikan rumah.

“Kita bukan saja keluhkan keterlambatan penyaluran material. Tapi juga biaya tukang dan buruh,” katanya.

Selain itu, dipertanyakan terkait adanya perbedaan penyaluran setiap penerima manfaat. Jika ditotalkan bahan material yang diterimanya sekitar Rp 1 juta lebih terhitung sejak dimulainya pekerjaan itu. Sebab yang diterima hanya semen 15 sak dan pasir delapan gerobak.

“Saya heran kenapa ada perbedaan yang sangat jauh jumlah pendistribusian bahan material tersebut. Mestinya pihak toko tidak menyalurkan seperti itu karena dikhwatirkan muncul kesenjangan,” ungkapnya.

Dia meminta pada fasilitator mendesak pihak toko selaku penyalur bahan material untuk secepatnya mendistribusikan bahan material sesuai termin pertama. Agar pekerjaan lancar sehingga tidak berlarut seperti ini.

“Pihak toko harus segera menyalurkan material tersebut. Agar pelaksanaan pekerjaan ini berjalan lancar,” pintanya.

Sementara itu, Fasilitator program RTLH Desa Rasabou Muis mengatakan, terkait penyaluran bahan material adalah kewenangan pihak toko selaku mitra program RTLH yakni toko UD Rosi.

“Saya sudah minta pada pihak toko untuk salurkan bahan material sejak tiga hari yang lalu. Tapi sampai saat ini belum ada realisasinya,” tutur Muis.

Dijelaskan dia, penerima manfaat RTLH di Desa Rasabou sebanyak 11 orang, besar dana untuk setiap penerima manfaat yakni Rp. 14 juta. Akan tetapi dana itu ada biaya PPN dan PPH. Namun kata dia, besar dana yang diterima penerima manfaat setelah potong PPN dan PPH tidak diketahuinya.

“Spesifikasi yang harus diterima oleh penerima manfaat saya tidak tahu. Kalau ingin lebih jelasnya, sebaiknya datang ke kantor dinas terkaitnya,” arahnya.

Diakuinya, terkait dengan biaya tukang, itu belum cair. Dan biaya tersebut akan langsung masuk ke rekening kelompok. (MA3)

Media Aspirasi

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/28058894_154659935237247_4957512967608122509_n.png?oh=e15685f3106e957bc4d1d59cfa11f58c&oe=5B124344} Media online dari koran cetak Media ASPIRASI, yang merupakan media lokal di Bima, Nusa Tenggara Barat. Dengan Motto "Mengupas Data Penuh Fakta" {facebook#https://www.facebook.com/mediaaspirasi/} {twitter#https://twitter.com/MediaAspirasi} {google#https://plus.google.com/117226584361409169797}

Aden KT

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/p160x160/18814149_1215037451951634_2575455190579377800_n.jpg?oh=ec906f093d30d091ff2f320adccd3d0e&oe=5B0872D2} Admin Website sekaligus penulis di Media ASPIRASI .online {facebook#https://www.facebook.com/mustamin.mnur} {twitter#https://twitter.com/} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.