Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Foto: Koordinator Pemenangan Dae Yandi, Dafullah MPd
Bima, Media Aspirasi- Caleg DPRD Partai Golkar Dapil II,  M Putera Ferryandi SIP raih suara terbanyak pada Pemilu 17 April lalu. Hal itu berdasarkan laporan para tim pemenangan dengan mengacu data C1 disetiap Tempat Pemungutan Suara ( TPS) yang ada di desa se Kecamatan Bolo dan Madapangga.

"Alhamdulillah Dae Yandi dengan nomor urut satu raih suara terbanyak dari Caleg lain yakni sekitar 4.847 suara," ujar Koordinator pemenangan Dae Yandi, Dafullah MPd, Sabtu ( 20/4).

Kata dia, dari jumlah sekitar 4.847 suara tersebut Dae Yandi memperoleh suara di Kecamatan Bolo sebanyak 3.290 suara. Sedangkan di Kecamatan Madapangga memperoleh 1.557 suara.

"Itulah suara pribadi Dae Yandi di wilayah Dapil tersebut. Dengan suara itu Dae Yandi berada pada posisi pertama dengan meraih suara terbanyak," terangnya.

Diakuinya, meski saat ini hasil pemungutan suara tersebut masih dilakukan rekapitulasi ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Namun pihaknya sudah bisa memastikan bahwa Dae Yandi memperoleh suara terbanyak berdasarkan data C1 tersebut.

"Kami berterimakasih pada seluruh pendukung dan simpatisan atas kerja kerasnya. Sehingga Dae Yandi meraih suara terbanyak," pungkasnya. ( MA7)

BLUSUKAN: Caleg DPRD Dapil II, Muhammad Putera Ferryandi SIP saat disambut warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga.
Bima, Media Aspirasi - Kampanye tatap muka Caleg DPRD Dapil II, Muhammad Putera Ferryandi SIP disambut antusias warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga, Minggu (10/3) . Hal itu membuktikan bahwa Caleg nomor urut satu Partai Golkar itu dicintai kalangan setempat.

Caleg DPRD Dapil II, Muhammad Putera Ferryandi SIP berterimakasih atas antusias warga setempat menyambut kehadirannya. Dalam melaksanakan kampanye tatap muka di wilayah setempat.

"Saya berterima kasih atas sambutan warga setempat," ujarnya Dae Yandi.

Kata dia, kampanye di Desa Bolo ini merupakan desa yang keenam yang dia kunjungi di wilayah Kecamatan Madapangga. Setelah sebelumnya di Desa Ndano, Madawau, Rade, Tonda, dan Dena. Sementara untuk lima desa lainnya tinggal menunggu informasi dari Tim di masing-masing desa tersebut. Yakni Desa Mpuri, Woro, Campa, Ncandi dan Monggo.

"Dari enam desa yang sudah kita kunjungi, alhamdulillah sambutan warga. Semoga lima desa lain pun yang belum kita kunjungi mendapatkan sambutan antusias dari warga," pintanya.

Dijelaskannya, dalam setiap kampanye pihaknya lebih awal memperkenalkan dirinya. Hal itu dilakukan agar warga dan dirinya lebih dekat. Sekaligus dikenal bukan karena anaknya orang nomor satu di Kabupaten Bima. Tapi dikenal berdasarkan sosok pribadinya. Dan nantinya kalaupun ditakdirkan untuk duduk di kursi DPRD akan terus bersama warga.
Selain itu pula pihaknya juga dalam setiap kunjungannya mendengar sejumlah aspirasi warga. Dan aspirasi tersebut akan diperjuangkannya.

"Kehadiran dan tampilnya kami ini, tak lain semata-mata untuk memperjuangkan aspirasi warga," tuturnya.

Dia berharap dukungan semua pihak agar impian bersama tersebut bisa terwujud.

"Saya hadir untuk masyarakat. Dan akan berbuat untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Dalam kesempatan ini pula pengurus Sekjen DPD II Golkar Kabupaten Bima, Dafullah SPd MPd mensosialisasikan secara rinci mulai terkait bentuk dan warna kertas suara. Mulai dari kertas suara Calon Presiden dan Wakil Presiden,  DPD, DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten.

"Lima kertas tersebut warna-warnanya berbeda-beda," tuturnya.

Dijelaskannya, sosialisasi ini penting dilakukan dalam rangka mengurangi angka kesalahan mencoblos yang mengakibatkan suara batal.

"Semoga nantinya warga tak keliru mencoblos. Baik memilih Calon Presiden, DPD, DPRD Provinsi maupun kabupaten," pungkasnya. ( MA5 )

Foto: Ketua Panitia Pilkades Timu, Syamsudin IP

Bima, Media Aspirasi- Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Timu terima pendaftaran Bakal Calon (Balon) Kades di Aula desa setempat, Kamis (23/8). Berkas yang diterima ini merupakan Balon Kades atas nama Fikri.

“Pasca kita buka pendaftaran sejak Senin (20/8). Baru satu balon yang sudah mendaftar,” ujar Ketua Panitia Pilkades Timu, Syamsudin IP, Kamis (23/8).

Kata dia, sesuai aturan tahapan Pilkades serentak bahwa pendaftaran Balon ini akan berakhir, Selasa (28/8) mendatang. Sedangkan balon lain yakni Arsyad H Djamaludin yang statusnya Incumben akan mendaftar, Senin (27/8) mendatang. Informasi itu sesuai yang disampaikan yang bersangkutan.

“Untuk Pilkades Timu ini sesuai informasi yang berkembang. Hanya dua Balon saja yang tampil,” terangnya.

Dijelaskannya, berkas yang dilampirkan Balon Kades tersebut menyangkut persyaratan. Yakni warga Negara Republik Indonesia, yang dibuktikan dengan E-KTP dan/atau SUKET dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima yang dilegalisir sebanhyak empat rangkap. Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, yang dibuat oleh yang bersangkutan dalam bentuk pernyataan diatas meterai 6000 (enam ribu). Kemudian surat keterangan bisa baca Al-qur'an bagi yang beragama Islam atau membaca kitab lain bagi yang beragama non muslim dari Kantor Kenenterian Agama Kecamatan yang dilegalisir.

Selain itu kata dia,  setia dan taat untuk memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang Undang Dasar Tahun 1945, serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika.

Lanjutnya, berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Pertama (SMA) atau sederajat yang dibuktikan dengan ijazah pendidikan formal atau non formal yang dilegalisir oleh pejabat berwenang dan cukup dengan ijazah terakhir saja. Syarat selanjutnya yakni berusia paling rendah 25 tahun sebelum tanggal 21 Juni 2018 yang dibuktikan dengan Ijazah/STTB, E- KTP dan KK.  Tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima sekaligus tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan.

“ Syarat lainnya seperti Suket tidak pernah menjabat sebagai Kades selama tiga periode,” bebernya.

Setelah tahapan pendaftaran gelombang pertama dilakukan, pihaknya akan membuka pendaftaran gelombang kedua. Akan tetapi hal itu apabila hinggga berakhir masa pendaftaran hanya satu orang yang mendaftarkan diri.

“Kita akan buka daftar tahap kedua jika hanya satu orang yang daftarkan diri hingga Selasa (28/8) mendatang,” ungkapnya.

Kalau semua tahapan itu selesai, selanjutnya adalah verifikasi berkas Balon Kades selama tiga hari. Kemudian penetapan Balon menjadi Calon Kades. Dan memasuki tahapan penetapan DPS menjadi DPT.
“Jika semua tahapan itu sudah dilaksanakan. Selanjutnya memasuki masa kampanye dan terakhir Pilkades di Bulan Desember Tahun 2018,” katanya.

Terkait hal itu, pihaknya akan melaksanakan seluruh rangkaian suksesi Pilkades dengan jujur, adil dan akuntabel. Hal itu bisa terwujud apabila adanya dukungan dan partisipasi warga setempat. Terutama sekali dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Mari kita sukseskan pelaksanaan Pilkades ini. Dan menjadikan sebagai alat untuk bersilaturrahmi,” ajaknya. (MA3)


Media Aspirasi.- Optimisme kemenangan Paslon Gubernur-Wakil Gubernur NTB nomor 3, Dr. H. Zulkieflimansyah - Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) muncul dari berbagai kalangan. Setidaknya ada tujuh indikator yang menguatkan kemenangan Zul-Rohmi di Kota-Kab. Bima.

Alasan pertama,  Dr. H. Zulkieflimansyah sangat aktif blusukan di Kota-Kab. Bima. Telah bertemu langsung dengan puluhan ribu Warga. Hampir semua kelurahan di Kota Bima, dan seluruh kecamatan di Kabupaten Bima, telah di kunjungi Dr. Zul.  Bahkan menginap di rumah-rumah warga.
Menurut Dewan Pembina Tim Pemenangan Zul-Rohmi Daerah Kota-Kab. Bima,  Ir.  HM. Rum,  masyarakat Bima sangat berbudaya, dan mengapresiasi silaturrahim.

"Dr H. Zulkieflimansyah telah berhasil mengetuk langsung, bukan lagi pintu rumah warga Bima.  Tapi lebih dari itu,  dengan sosoknya yang tawadhu',  sederhana,  santun,  dan cerdas, Dr. Zul telah berhasil mengetuk hati dan sanubari masyarakat Bima," ujar mantan Sekda Kota Bima ini.

Alasan kedua, dukungan totalitas dari Walikota Bima, HM. Qurais H abidin (HMQ),  yang merupakan Ketua Umum DPC Partai Demokrat Kota Bima. Kemenangan dua periode Walikota Bima, dan berbagai capaian pembangunan dan penghargaan nasional,  menunjukkan kuatnya pengaruh HMQ di Kota Bima.

"Bukan hanya di Kota Bima,  HMQ juga memiliki pengaruh besar di Kabupaten  Bima. Karena beliau asli Kecamatan Belo, dan trah KAE (Palibelo,  Belo,  Woha, Monta) selalu terjaga komunikasinya dengan HMQ. Banyak bantuan HMQ pada keluarga besarnya di Kab Bima.  Jauh sebelum beliau menjabat Walikota Bima," ujar Drs. H Tajuddin Umar, tokoh kharismatik Sape-Lambu, yang juga mantan Sekda Kota Bima ini.

Alasan ketiga diungkapkan oleh Ketua Pemuda NW, Agus Salim,  S. Pd.I, menurutnya, TGB Effeck juga menjadi pendongkrak kekuatan Zul-Rohmi.

"Bagaimanapun loyalis Gubernur TGB yang  saat ini masih menjabat, juga mendongkrak suara Zul-Rohmi di Bima. Terutama dari kalangan pejabat provinsi dan kaum religius. Terlebih Calon Wakil Gubernur,  Dr. Sitti Rohmi Djalilah adalah kakak kandung Gubernur TGB," ujar Agus Salim.

Sementara Ketua Relawan The Man Gemilang, Gufran, SE. mengungkapkan massifnya gerakan team Relawan dengan multi gerbong di bawah koordinasi Hadi Santoso,  ST, MM, menjadi alasan keempat penentu kemenangan Zul-Rohmi.

"Zul-Rohmi seolah menjadi magnet, bagi berbagai gerbong Relawan dari kalangan aktivis/organisatoris serta para tokoh dari berbagai back ground, yang memiliki basis massa riil. Sampai saat ini sudah terdaftar 32 gerbong relawan. Dengan total relawan lebih dari 10.000. Belum termasuk simpatisan, " tegas mantan Ketua Umum HMI Cabang Bima ini

Alasan kelima, kerinduan masyarakat Bima khususnya,  dan Pulau Sumbawa pada umumnya, pada kepemimpinan Putra Pulau Sumbawa, tidak dapat dibendung lagi. Ini bukan sekedar sentimen emosional. Tapi lebih dari itu, kehadiran Paslon Zul-Rohmi yang mewakili dua figur dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok,  menguatkan citra bahwa NTB adalah Provinsi yang terbuka.

"Menunjukkan kebesaran hati Masyarakat NTB bahwa siapapun dia,  jika layak memimpin, tak peduli berasal dari wilayah manapun, masyarakat NTB tetap menerima dengan lapang dada," ujar Ketua Umum DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima,  Imam Suhadi,  SH.

Dua mesin Partai Koalisi yang solid merupakan faktor keenam kuatnya Paslon Zul-Rohmi di Bima. Militansi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat, sudah sangat teruji.

"Militansi dua partai koalisi pendukung Zul-Rohmi, membuat gerakan Partai Koalisi menjadi sangat lincah dan massif bergerak menentukan kemenangan Zul-Rohmi," tandas Imam Suhadi

Faktor ketujuh, bukti kenaikan hasil survey dari berbagai lembaga independen. Terjadi kenaikan signifikan Paslon Zul-Rohmi hari demi hari. Dan selalu menempatkan Paslon Zul-Rohmi di peringkat teratas/pertama.


"Bahkan, menarik untuk disimak,  hasil survey oleh pihak kompetitor atau Paslon lain. Di awal-awal dulu, menempatkan posisi Zul-Rohmi di posisi buntut. Sekarang Zul-Rohmi ditempatkan pada urutan kedua. Itu bukti nyata kuatnya dukungan Zul-Rohmi. Tentu saja, survey pesanan Paslon lain tidak mungkin menempatkan Zul-Rohmi di posisi teratas," pungkas Imam Suhadi. (MA.2)

Foto: Bacaleg Provinsi NTB Partai Berkarya, Abdul Syarif pose bersama Pemdes Ndano dan warga setempat

Bima, Media Aspirasi- Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Provinsi NTB Partai Berkarya, Abdul Syarif bersama warga dan Pemerintah Desa Ndano menggelar Bakti Sosial (Baksos), Jum'at (27/4). Gotong royong berupa pembersihan Tempat Pemakaman Umum (TPU) adalah bentuk pengabdian putra asli Ndano itu pada tanah kelahirannya.

Abd Syarif mengatakan, kegiatan pembersihan lingkungan tersebut akan menjadi agenda rutin di desa setempat. Dilaksanakan satu kali sepekan setiap hari Jum'at.

"Kegiatan ini sudah menjadi salah satu komitmen saya secara pribadi. Untuk persembahan bagi tanah kelahiran saya," ujarnya.

Dia bertekad akan terus menggelorakan budaya gotong royong di kalangan masyarakat. Sehingga mempererat silaturrahmi dan kebersamaan, khususnya di Desa Ndano.

Bacaleg kelahiran Desa Ndano 1978 ini berjanji, kepentingan masyarakat di Dapil 6 yakni Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima akan menjadi yang terdepan. Hal itu juga diakui sebagai dorongan dirinya tampil menjadi salah satu Bacaleg Provinsi NTB.

"Janji untuk berbuat itu, bukanlah hanya diucapkan dengan lisan. Tapi akan saya wujudkan untuk pengabdian dalam membangun kesejahteraan bagi rakyat," ungkapnya.
Sementara itu, Sekdes Ndano Muhlis SPdi mengungkapkan, pembersihan TPU yang luasnya sekitar satu hektare tersebut merupakan inisiatif Bacaleg, Abd Syarif. Didukung Pemdes setempat bersama warga.

"Karena ini misi mulia, kami dukung inisiatif putra asli Ndano ini dengan mengarahkan warga untuk ikut terlibat," ujarnya.

Dia berterimakasih atas adanya kegiatan itu. Apalagi kata dia, di area TPU tersebut telah dipenuhi rumput dan semak-semak.

"Kami anggap ini kegiatan mulia, karena itu akan terus kita dukung bersama," pungkasnya. (MA3)

Foto: Balon DPR RI, Dra Hj Syamsiah Rahim MM
Komit Wujudkan Gender Produktif dan Tingkatkan Pendidikan di Pulau Sumbawa

Bima, Media Aspirasi-Dra Hj Syamsiah Rahim MM, adalah salah satu Bakal Calon (Balon) DPR RI dari Partai Berkarya. Wanita kelahiran Sinjai, 21 April 1961 ini akan bertarung di Dapil NTB 2 yang mencakup Pulau Sumbawa.

Kehadiran wanita berdarah Suku Bugis ini ke Pulau Sumbawa bukan tanpa ikhtiar. Figur yang telah lama berkecimpung di dunia pendidikan, usaha dan politik ini memiliki tekad kuat untuk mengembangkan potensi di wilayah Pulau Sumbawa.

"Saya melihat banyak potensi di Pulau Sumbawa yang masih perlu didorong. Untuk itu saya terpanggil, guna berjuang bersama menunjang kemajuan diberbagai sektor," ujarnya.

Sebagai wanita yang lahir bertepatan dengan Hari Kartini, nampaknya Hj Syamsiah begitu terinspirasi dengan semangat juang Ibu Indonesia itu. Untuk itu, kedepan dia bertekad melahirkan lebih banyak Kartini modern.

Melahirkan gender produktif dalam berbagai aspek. Sehingga menjadi bagian aktif dalam rangka mendorong kemajuan daerah maupun bangsa dan negara.

"Ini mimpi saya. Kedepan harus lebih banyak kaum gender yang terlibat aktif membantu dan menunjang kemajuan dalam berbagai sektor," ujarnya.

Sebagai figur dengan latar belakang pendidikan, Hj Syamsiah sangat menyadari pentingnya pendidikan sebagai pondasi utama perkembangan sebuah peradaban. Karena itu, dia bertekad sektor pendidikan menjadi salah satu bagian penting yang akan diprioritaskan.

"Saya telah menjejaki banyak wilayah. Dan saya melihat, pendidikan kita masih sangat butuh sentuhan. Masalah ini seakan memanggil jiwa saya selaku orang yang pernah berkecimpung dalam dunia pendidikan untuk ikut andil memberikan perhatian lebih," tuturnya.

Tekad dan kepedulian itulah yang mengantarkan Hj Syamsiah ke dunia politik. Alasan itu juga yang memantapkan ikhtiarnya untuk berjuang menjadi salah satu perwakilan Pulau Sumbawa di DPR RI.

"Ada banyak hal yang harus saya lakukan dalam perjuangan ini. Semua itu tidak bisa saya lakukan dengan hanya menjadi pengusaha atau pendidik saja. Saya butuh lebih dari itu untuk melebarkan sayap perjuangan. Karena itu saya terjun ke dunia politik," jelasnya.

Tekad Hj Syamsiah untuk menunjang kemajuan Pulau Sumbawa bukan hanya menjadi sebuah teori. Dalam konsep yang akan direalisasikan kedepan, dia berencana akan membangun Syamsiah Center di seluruh wilayah Pulau Sumbawa.

"Syamsiah Center sebagai pusat untuk menyatukan komitmen perjuangan ke DPR RI serta akan menjadi pusat penyerapan aspirasi masyarakat kedepan," terangnya.

Foto: Dra Hj Syamsiah Rahim MM saat silaturrahmi dengan warga di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima.
Keseriusan Hj Syamsiah tampil di DPR RI Dapil NTB 2 Pulau Sumbawa melalui Partai Berkarya terus ditunjukkan. Terlihat dari sejumlah kegiatan silaturrahmi di berbagai wilayah di Kabupaten/Kota Bima serta Kabupaten Dompu.

"Saya telah mengunjungi sejumlah wilayah untuk silaturrahmi. Seperti Sape, Wawo, Donggo, Dompu, Kota Bima dan sejumlah wilayah lainnya," sebutnya.

Selain silaturrahmi, kunjungan ibu empat orang anak ini ke tengah-tengah masyarakat untuk melihat potensi serta menyerap aspirasi masyarakat. Juga untuk menunjukkan kehadiran Hj Syamsiah sebagai Balon DPR RI tidak hanya sekedar menitip nama.

"Saya percaya, kedekatan itu bermula dari silaturrahmi. Saya berkunjung ke tengah-tengah masyarakat agar tau keinginan masyarakat serta potensi apa saja yang harus dikembangkan sesuai wilayah masing-masing," jelasnya.

Berangkat dari Partai Berkarya, Hj Syamsiah mengaku tidak salah memilih tampil di DPR RI Dapil NTB II, Pulau Sumbawa. Karena dia yakin, ikhtiarnya untuk membangun Pulau Sumbawa akan disambut baik oleh masyarakat.

"Saya akan terus menunjukkan keseriusan saya untuk tampil sebagai Calon DPR RI Dapil NTB 2. Ini adalah ikhtiar, bukan hanya sejedar janji yang akhirnya tidak akan ditepati," pungkasnya. (MA5)

Foto: Foto bersama Dra Hj Syamsiah Rahim MM usai konsolidasi kader dan simpatisan Partai Berkarya Kabupaten Dompu.
Dompu, Media Aspirasi-DPD Partai Berkarya Dompu menggelar silaturrahmi Konsolidasi Kader dan Simpatisan di Aula Gedung PKK Dompu, Rabu (18/4). Pertemuan itu dijadikan moment menyatukan komitmen mendukung Balon DPR RI Dapil NTB II, Dra Hj Syamsiah Rahim MM.

Ketua DPD Partai Berkarya Dompu, Ilham Yahyu SH menegaskan, kader dan simpatisan Partai Berkarya Dompu memiliki mimpi besar. Terutama dalam hal memperlihatkan eksistensi berkarya di Kabupaten Dompu.

"Mari kita tunjukkan bahwa kader dan simpatisan Partai Berkarya Dompu mampu membesarkan partai ini," ujarnya.

Pencapaian itu kata dia, membutuhkan sinergisitas dan kerjasama yang baik. Dibuktikan dengan memperjuangkan bersama Balon Partai Berkarya, salah satunya pada Pileg DPR RI mendatang.

"Hj Syamsiah akan menjadi Calon kita di DPR RI Dapil NTB II Pulau Sumbawa. Figur ini harus didukung penuh oleh seluruh kader dan simpatisan Partai Berkarya di Pulau Sumbawa, khususnya di Kabupaten Dompu," ujarnya.

Selain itu, Ilham juga mengimbau kader dan simpatisan Partai Berkarya untuk bergabung pada Syamsiah Center yang akan dibentuk nantinya. Demi ikhtiar untuk meraih kemenangan pada Pileg mendatang.
Foto: Dra Hj Syamsiah bersama Ketua DPD Partai Berkarya Dompu dan Balon DPR Provinsi NTB.
Sementara itu, Balon DPR RI Dra Hj Syamsiah Rahim MM mengatakan, kemenangan tidak mungkin diraih tanpa kebersamaan. Oleh sebab itu, dia berharap adanya komitmen bersama untuk memenangkan Pileg nanti.

"Saya datang tidak hanya menitip nama. Jika dikehendaki menang, Insya Allah semua janji akan saya realisasikan," ujar wanita berdarah Suku Bugis itu.

Terkait Syamsiah Center kata dia, bukan sebuah wadah yang dibentuk menjelang Pileg saja. Melainkan akan menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat ketika ia menjadi wakil rakyat di DPR RI.

"Syamsiah Center itu akan tetap berdiri. Didalamnya menjadi wadah diskusi dan menyerap aspirasi masyarakat," ujarnya.

Hj Syamsiah juga menyampaikan komitmen untuk memperjuangkan gender. Diharapkan kedepan akan lahir srikandi-srikandi yang produktif.

"Gender harus bangkit. Dan pengembangan semua sektor akan kita dorong kedepan, " pungkasnya. (MA5)

Foto: Balon DPR RI Partai Berkarya, Dra Hj Syamsiah Rahim MM bersama Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bima, Abdul Rauf S Sos
Bima, Media Aspirasi- Bakal Calon (Balon) DPR RI Partai Berkarya, Dra Hj Syamsiah Rahim MM siap bertarung di Dapil NTB II Pulau Sumbawa. Wanita kelahiran, Sinjai Sulsel 1961 ini mengaku siap berikhtiar untuk membangun NTB, khususnya Pulau Sumbawa.

Dengan komitmen tersebut, Hj Syamsiah telah mengantongi rekomendasi dari DPD partai Bekarya Kabupaten Bima. Rekomendasi itu akan menjadi modal untuk bertarung pada Pileg mendatang.

"Rekomendasi itu sudah saya kantongi, Senin (17/4) malam. Dan Insya Allah dalam waktu dekat saya akan terima rekomendasi dari DPD Berkarya Dompu dan Kota Bima," ungkapnya.

Dra Hj Syamsiah Rahim MM menjelaskan, tekadnya untuk berjuang di Dapil NTB II lantaran melihat potensi di Pulau Sumbawa. Terlebih pada sektor pertanian.

"Potensi yang dimiliki Pulau Sumbawa sungguh luar biasa, terutama pada aspek pertanian. Pengembangan sektor ini sesuai dengan komitmen Partai Berkarya," ujarnya.

Dia berjanji, komitmen untuk membangun Pulau Sumbawa akan dipegang teguh. Untuk mewujudkan semua itu, dia berharap dukungan penuh masyarakat Pulau Sumbawa.

"Ini bukan sekedar janji, melainkan tekad yang akan dibuktikan," tegasnya.

Dalam dunia politik, Hj Syamsiah bukanlah figur baru. Sebelumnya, perempuan energik ini sudah menjejaki sejumlah daerah untuk berjuang dibidang politik.

Tahun 2011 Hj Syamsiah tampil sebagai Calon Wakil Bupati di Bojonegoro, Jawa Timur. Gagal meraih kemenangan, dia kembali tampil sebagai Calon DPR RI fraksi Partai Nasdem wilayah Dapil VI Provinsi Jatim tahun 2014 lalu.

"Kekalahan bagi saya adalah hal yang lumrah. Saya tidak akan berhenti berjuang hingga perjuangan itu menuai hasil," tekadnya.

Dukungan terhadap Hj Syamsiah disampaikan Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bima, Abdul Rauf S Sos. Rekomendasi yang diberikan kata dia, adalah bukti keseriusan untuk memberikan dukungan pada Pileg DPR RI mendatang.

"Rekemondasi itu sudah kita pertimbangkan bersama. Bahwa figur Syamsiah ini mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa," pungkasnya.  (MA3)

Foto: Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bima, Abdul Rauf S Sos
Bima, Media Aspirasi- Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kabupaten Bima mulai merekrut Bakal Calon (Balon) Legislatif untuk seluruh dapil di wilayah Kabupaten Bima, Rabu (11/4). Proses perekrutan berlangsung di Sekretariat DPD Partai Berkarya di Desa Tonda, Kecamatan Madapangga.

Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bima, Abdul Rauf S Sos menyampaikan, perekrutan balon berlangsung sekitar belasan hari kedepan. Pasalnya nama-nama yang direkrut tersebut akan diajukan ke pengurus DPW Provinsi NTB  pada 30 April mendatang.

"Nama-nama yang kita rekrut ini akan kita ajukan ke pengurus DPW Provinsi NTB," ujarnya.

Dijelaskannya, para balon yang direkrut harus memenuhi 19 persyaratan. Selanjutnya akan diverifikasi oleh tim tujuh.

"Kalau semua persyaratan itu terpenuhi dan didukung hasil verifikasi oleh tim tujuh, mereka akan kita tetapkan menjadi calon tetap. Dalam perekrutan ini tidak ada mahar sepersen pun," tegasnya.

Lanjutnya, untuk daerah pemilihan yang ada di Kabupaten Bima sebanyak enam Dapil. Dengan kebutuhan kursi legislatif sebanyak 45 kursi. Untuk itu, pihaknya benar-benar menyeleksi figur-figur yang akan mewakili Partai Berkarya.

"Kita targetkan figur yang kita usung nantinya mampu meraih kursi pada Legislatif 2019 mendatang. Minimal tiga kursi dan maksimal enam dapil diwakili satu wakil dari Partai Berkarya ini," pungkasnya. (MA3)

Foto: Balon anggota DPRD Kabupaten Bima, Suryadin HM Nur saat menyerahkan berkas pencalonannya di Kantor DPD Partai Gerindra.
Bima, Media Aspirasi- Salah satu tokoh pemuda di Kecamatan Bolo, Suryadin HM Nur memantapkan diri sebagai Bakal Calon (Balon) anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil I, meliputi Kecamatan Bolo dan Madapangga. Untuk mewujudkan ikhtiarnya itu, Suryadin menyerahkan berkas pencalonannya di Kantor DPD Partai Gerindra Kabupaten Bima, di jalan Lintas Sumbawa Desa Risa Kecamatan Woha, Kamis (5/4).

Di Kantor DPD Gerindra itu, Suryadin diterima dua anggota Pansel Bakal Calon Anggota DPRD Kabupaten Bima. Yakni M Landa yang didampingi Jasman.

"Banyak hal yang dibicarakan bersama setelah penyerahan berkas itu. Ketua DPD Gerindra Kota Bima, Sukirman SH dan Sekjen III Gerindra Kabupaten Bima turut hadir dalam penerimaan pendaftaran bakal calon tersebut," ungkap Suryadin.


Jatuhnya pilihan pada partai Gerindra sebagai kendaraan politik menuju singgasana DPRD bukanlah sesuatu yang kebetulan. Sebab diakui, Suryadin telah bertekad untuk membesarkan partai yang dibentuk Prabowo Subianto itu.


"Berjuang dan membesarkan partai Gerindra sudah menjadi komitmen saya sejak dulu, " akunya.


Dia berharap, ikhtiarnya untuk menjadi wakil rakyat berjalan mulus. Sehingga kelak dapat menjembatani aspirasi-aspirasi masyarakat Kabupaten Bima, khususnya wilayah Kecamatan Bolo dan Madapangga.

"Ikhtiar ini berlandaskan kepentingan masyarakat. Saat semuanya tercapai, aspirasi masyarakat akan selalu menjadi yang terdepan," janjinya.


Selain itu, Suryadin juga komit untuk membesarkan partai berlambang Kepala Burung Garuda tersebut. Sehingga menjadi yang terdepan pada Pemilu mendatang.

"Insya Allah, terpenting partai Gerindra harus mendominasi kursi di Parlemen. Mulai di tingkat daerah, provinsi hingga pusat. Jika hal ini terlaksanakan, maka kita kembalikan Indonesia di masa kejayaannya. Dan bapak Prabowo akan kuat dicalonkan menjadi RI-1," pungkasnya. (MA2)

Foto: Calon Wagub NTB, H Mori Hafani SE MCom saat menyampaikan orasi politik pada kegiatan DPC PBB Kabupaten Bima
Bima, Media Aspirasi- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bima Partai Bulan Bintang (PBB) menggelar konsolidasi Pilgub 2018 dan Pileg 2019 mendatang. Kegiatan tersebut dipusatkan di Markas DPC PBB di Desa Rabakodo Kecamatan Woha, Kamis (5/4).

Ketua DPC PBB Kabupaten Bima, Ahmad SP MSi merasa bangga atas lolosnya PBB sebagai salah satu partai yang ikut pemilu Tahun 2019 mendatang. Apalagi pasca informasi tersebut, banyak sekali simpatisan dari partai lain dan kader yang hadir tergabung dengan partai berlambang Bulan Bintang ini.

"Alhamdulillah minat masyarakat luar biasa. Baik yang ingin ikut di Pileg kabupaten, provinsi maupun pusat hadir di PBB ini. Ini menunjukkan awal PBB bangkit," ujarnya.

Selain itu, pasca lolosnya partai PBB ini juga, pihaknya langsung berkomunikasi dengan salah satu pengurus DPP PBB untuk menyampaikan pada Ketua DPP PBB agar menetapkan Ahyar Mori sebagai pasangan yang harus diusung pada Pilgub mendatang.

Sebab menurutnya, Paslon nomor urut dua tersebut merupakan pasangan yang serasi. Yakni koalisi wakil Pulau Sumbawa dan Lombok.

"Paslon Ahyar Mori ini bukan pasangan sembarangan. Mereka mampu memberikan kemajuan bagi masyarakat Kabupaten Bima dan NTB pada umumnya," tegas Ahmad.

Kata dia, selama 15 Tahun, Kabupaten Bima bisa dikatakan sebagai anak tiri. Akan tetapi dia yakin, dengan hadirnya Mori sebagai wakil Kabupaten Bima maka proses pembangunan di Kabupaten Bima khususnya akan lebih diperhatikan.

Untuk itu, dia berharap khusus masyarakat PBB yang ada di Kabupaten Bima agar memilih Ahyar-Mori pada Pilgub mendatang. Bukan hanya karena partai menjatuhkan pilihan terhadap Paslon nomor urut dua itu, namun dia menilai secara emosional dan lainnya Mori Hanafi adalah putra terbaik yang dimiliki masyarakat Kabupaten Bima.

"Jangan ragu tetapkan pilihan kita pada Paslon nomor dua ini," ajaknya.

Disisi lain, Pilgub lebih awal dibanding Pileg. Seandainya Paslon Ahyar-Mori bisa dimenangkan, secara otomatis Pileg mendatang PBB di tingkat pusat dan provinsi pasti akan bangkit.

"Itu sesuai komitmen kita. Bahwa PBB targetkan raih enam kursi tingkat Provinsi," terangnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau para kader PBB agar tetap berbuat ikhlas dalam membesarkan partai. Sebab dengan keikhlasan kata dia, cepat atau lambat pasti akan mendapatkan hasil.

"Mari bersama dukung Ahyar Mori. Demi membangun NTB ini," tuturnya.

Sementara itu, Cagub NTB H Mori Hanafi SE MCom mengungkapkan, lolosnya PBB bukan hanya kebanggan bagi para kader. Tapi juga sangat dirasakan di kubu Gerindra. Sebab PBB merupakan sekutu partai Gerindra.

"Kita juga berbangga PBB lolos sebagai Partai Pemilu 2019 mendatang," katanya.

Kata dia, pihaknya membenarkan adanya kontrak politik pada semua partai pengusungnya. Sebab kalau semua partai pengusungnya meriah kursi terbanyak di DPRD Provinsi NTB, maka akan memudahkan proses pembangunan di NTB ini.

"Kalau partai pengusung raih kursi banyak. Otomatis pelaksanaan pemerintahan bisa dikatakan ramah lingkungan," ujarnya.

Lanjutnya, PBB tahun 2009 terwakili empat kursi di DPRD Provinsi NTB. Kemudian di Tahun 2004 raih enam kursi. Selanjutnya Tahun 2014 hanya empat kursi.

"Kita inginkan 2019 mendatang PBB ini bisa raih fraksi utuh di DPR Provinsi yakni lima kursi," harapnya.

Selain itu, partai pengusung bukan saja untuk mendukung untuk memenangkan Paslon nomor dua ini saja. Kedepannya, akan dilibatkan dalam proses pembangunan yang sifatnya strategis.

"Partai pengusung ini akan kita libatkan dalam setiap kebijakan bersifat strategis," katanya.

Untuk PBB, selain secara partai mengusung Ahyar Mori, secara emosional dari empat paslon yang ada saat ini hanya pada Paslon nomor dua hadir putra dari Kabupaten Bima.

"Selain perintah partai. Bahwa saya hadir sebagai putra asli Bima. Dan para kader dan warga Bima wajib memilih Ahyar-Mori," ajaknya.

Dijelaskannya, pertumbuhan ekonomi NTB secara Nasional cukup maju. Akan tetapi pertumbuhannya tidak merata. Ruang-ruang itu hanya beberapa persen berada di Kabupaten Bima khususnya. Dan kehadiran dirinya, ruang-ruang pembangunan yang belum tersentuh tersebut akan diwujudkannya apabila nanti memenangkan Pilgub mendatang.

"15 Tahun warga Bima tidak ada yang tampil. Dan Pilgub tahun ini kita harus buktikan dan memenangkan Ahyar-Mori," katanya.

Diakuinya, secara politik orang pulau sumbawa belum mampu berada pada posisi pertama. Sebab jumlah penduduknya tiga kali lipat dari pulau lombok. Akan tetapi secara politik adanya wakil Bima yang tampil, maka akan memudah proses pembangunan di daerah ini.

Dia berjanji apabila memenangkan Pilgub mendatang, pihaknya akan membangun RS berskala Provinsi dan Islamic center. "Itu akan saya wujudkan. Apabila kita memenangkan Pilgub mendatang," janjinya.

Sementara itu, Bendahara Umum DPP PBB, H Aris Muhammad SE mengajak seluruh kader dan masyarakat Kabupaten Bima memilih Ahyar-Mori. Karena diakui, pengusungan Ahyar-Mori oleh PBB tidak sembarangan. Melainkan sudah dipertimbangkan bahwa Paslon ini mampu membangun NTB kearah yang lebih maju.
"Mari memenangkan Ahyar-Mori. Terutama bagi warga Bima harus mampu kita buktikan. Demi meraih pembangunan NTB yang merata," ajaknya. (MA3)

Foto: Ketua DPC PPP Kabupaten Bima Hj Nurhayati SE MSi saat memberikan sambutan pada kegiatan Rakorcab Plus pengurus PPP Kabupaten Bima.
Bima, Media Aspirasi- DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bima menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) Plus di Gedung Kurnia, Desa Timu Kecamatan Bolo, Senin (2/4). Salah satu poin penting yang dibahas pada kesempatan itu menyangkut komitmen untuk memenangkan Ahyar-Mori pada Pilgub NTB mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTB nomor urut 2, H Mori Hanafi SE, Korwil DPW PPP untuk daerah Kabupaten Bima dan Dompu. Hadir pula Ketua Partai Gerindra Kabupaten Bima, Ketua PBB Kabupaten Bima serta seluruh pengurus PPP di Kabupaten Bima.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bima, Hj Nurhayati SE MSi menyampaikan, Rakorcab digelar dalam rangka konsolidasi pemenangan Pemilu mendatang. Yakni Pilkada NTB tahun 2018, Pileg serta Pilpres tahun 2019. 

“Konsolidasi pemenangan ini untuk memenangkan Pasangan Ahyar-Mori pada Pilkada NTB tahun 2018. Itu sudah menjadi atensi khusus bagi PPP, ” ujar Nurhayati.

Untuk itu, dia meminta seluruh kader dan simpatisan PPP agar berjuang mendukung Ahyar-Mori pada Pilkada NTB. Sehingga menjadi pasangan yang akan memenangkan suksesi Pilkada sekaligus menjadi Gubernur  dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023.
“Sudah menjadi komitmen PPP, Ahyar-Mori wajib hukumnya didukung serta diperjuangkan oleh seluruh keluarga PPP, ” tegasnya.

Disampaikan pula, dalam mendukung Ahyar-Mori, PPP tidak hadir dengan sebuah cerita. Akan tetapi datang membawa bukti, yakni dengan merapatkan barisan untuk meraih kemenangan.
“Dukungan PPP bukan sebuah cerita. Bukti riil akan menjadi kado terindah untuk pasangan Ahyar-Mori, ” janjinya.

Dia mengajak seluruh kader dan simpatisan PPP melakukan perubahan untuk menjadikan Kabupaten Bima sebagai basis hijau. Mengingat sebelumnya PPP sempat berjaya bahkan pernah menjadi partai yang berkuasa pada masanya.
“Kita tidak boleh lengah. PPP harus meraih urutan ketiga pada Pemilu 2019, itu harga mati, ” tegas putri terbaik Kecamatan Madapangga itu.
Foto: Sejumlah pengurus PPP Kabupaten Bima dan DPW Provinsi NTB bersama Calon Wakil Gubernur NTB H Mori Hanafi SE MCom.

Calon Wakil Gubernur (Cawagub), Mori Hanafi SE menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang hadir. Apresiasi juga disampaikan atas dukungan terhadap dirinya sebagai putra asli Bima yang akan tampil sebagai Cawagub dalam Pilkada NTB.
"Saya adalah darah asli PPP, karena orang tua saya pengurus PPP di tingkat Pusat. Walaupun saat ini sebagai Kader Gerindra, akan tetapi separuh jiwa saya ada pada PPP," ujar Mori.

Dia berkeyakinan bahwa seluruh kader PPP akan mendukung total nomor urut dua pada Pilkada NTB nanti. Apabila diridhoi oleh Allah SWT untuk menang kata dia, sekarang adalah kesempatan yang baik untuk membawa perubahan yang lebih demi kemajuan NTB.

"Kalau kemenangan berpihak pada Ahyar - Mori, kita akan menyepakati kontrak politik dengan PPP terkait langkah strategis dalam hal pembangunan daerah," tandasnya.

Terakhir disampaikan Mori, jika ditakdirkan menang pada Piklada NTB mendatang, proses percepatan pembangunan di Bima akan menjadi atensi utama Paslon nomor urut dua. Seperti pembangunan Rumah Sakit dan GOR berstandar Nasional.

“Untuk itu diharapkan keikhlasan seluruh keluarga PPP agar memberikan dukungan sepenuhnya. Sehingga kemenangan bisa kita raih, ” pungkasnya.

Wakil Ketua DPW PPP NTB, Korwil Kabupaten Bima, Dompu dan Kota Bima, H Mahfud HAR SE MM MSi mengatakan,Pemilu ke 10 yang akan datang, merupakan rahmat tersendiri bagu kubu PPP. Karena bertepatan dengan nomor urut PPP, yakni angka 10.

"Hal itu mestinya harus dibarengi dengan dukungan dari semua kader. Sehingga pada Pemilu mendatang bisa menduduki urutan ke tiga Nasional," ujarnya.

Kata dia, seputar Rakorcab yang dihelat ini adalah untuk mematangkan strategi pemenangan dalam Pilkada NTB tahun 2018. Yakni untuk mengantar pasangan Ahyar-Mori menjadi nahkoda NTB lima tahun ledepan.

"Untuk itu, dukungan dari keluarga PPP sangat diharapkan. Mari kita dukung Ahyar-Mori untuk memimpin NTB, ” ajaknya. (MA3/ Adv)

Foto: Calon Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah saat mencium tangan salah satu Tokoh Agama di Desa Tambe Ustaz H Yunus M Sidik.
Bima, Media Aspirasi - Calon Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah terus berbaur untuk menyerap aspirasi warga Kabupaten Bima. Setelah sejumlah kecamatan dikunjungi, Jum'at (30/3) Paslon nomor urut tiga itu bertandang ke wilayah Kecamatan Bolo.

Pria yang akrab disapa Bang Zul itu hadir memberi warna yang berbeda bagi warga Kecamatan Bolo. Untuk melihat langsung kondisi dan menyerap aspirasi warga, Bang Zul menyisir 14 Desa, mulai dari pagi hingga malam hari.

Kehadiran Bang Zul disambut antusias warga setempat. Pada kesempatan itu disampaikan, kegiatan menyapa langsung warga bukan saja dilakukan pada masa pencalonan saat ini. Melainkan akan terus dilaksanakan apabila dikehendaki menjadi pemimpin NTB mendatang.

Sebab menurut dia, selama ini banyak para calon hadir menyapa warga ketika masa kampanye saja. Namun tidak banyak yang terlihat mengunjungi masyarakat ketika menang.

Padahal kata dia, kalau NTB ada keberkahan, maju dan jaya, pemimpin itu harus mampu mendatangi warga. Mendengarkan keluh kesah warga secara langsung, bukan hanya berdiam diri dalam kantor saja.

"Kalau ini dimiliki pemimpin NTB kedepan. Keberkahan, kemajuan dan kejayaan itu akan terwujud. Dan itu akan kita lakukan apabila dikehendaki memimpin NTB kedepanya," ujar pasangan Dr Sitti Rohmi Djajilah ini.

Menurut dia, menyapa langsung warga ini bukan sebuah pekerjaan yang sederhana, mengingat wilayah NTB begitu luas. Untuk itu, dia meminta masyarakat memilih pemimpin yang mampu berbaur untuk melihat langsung kondisi warga.

"Jangan memilih pemimpin yang bisa dilihat saat kampanye saja. Tapi pilihlah pimpinan yang terus bersama rakyat," tuturnya.
Foto: Dr Zul bersama warga Desa Tambe
Selain itu, kegiatan menyapa langsung ini juga dilakukan agar warga melihat dan mengenal lebih dekat dengan calon. Serta mendengarkan ide dan pikirannya.

"Kalau hanya melihat digambarnya saja. Bagaimana warga mengetahui ide dan pikiran dalam membangun NTB kedepannya," terang anggota DPR RI tiga periode ini.
Dia mengingatkan pada warga pemilih perempuan yang ada di Desa Tambe agar turut mendukung calon pemimpin dari kaum perempuan. Yakni calon Wakil Gubernur nomor urut tiga dan menjadi satu-satunya perempuan dari empat Paslon yang ikut berkompetisi pada Pilgub NTB mendatang.
"Buka kertas suaranya, coblos yang ada jilbabnya," pinta Doktor muda ini.

Dijelaskannya, pasangan nomor tiga ini merupakan sejarah pertama Paslon yang tampil di NTB. Yakni munculnya kaum perempuan yang menjadi salah satu pasangan calon dan adanya Calon Gubernur yang mewakili pulau sumbawa.
"Kalau kami menang, aspirasi rakyat akan bisa kami wujudkan," janjinya.
Sementara itu, salah satu Tim Pemenangan Zul-Rohmi, Masdin Idris mengajak warga Desa Tambe memenangkan Paslon nomor urut tiga ini. Sebab kata dia, kualitas dan kemampuan tidak diragukan lagi.

"Jangan lupa pada waktunya nanti, coblos nomor tiga. Dan hanya pasangan ini yang berjilbab, " ajaknya. (MA3)

Media Aspirasi

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/28058894_154659935237247_4957512967608122509_n.png?oh=e15685f3106e957bc4d1d59cfa11f58c&oe=5B124344} Media online dari koran cetak Media ASPIRASI, yang merupakan media lokal di Bima, Nusa Tenggara Barat. Dengan Motto "Mengupas Data Penuh Fakta" {facebook#https://www.facebook.com/mediaaspirasi/} {twitter#https://twitter.com/MediaAspirasi} {google#https://plus.google.com/117226584361409169797}

Aden KT

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/p160x160/18814149_1215037451951634_2575455190579377800_n.jpg?oh=ec906f093d30d091ff2f320adccd3d0e&oe=5B0872D2} Admin Website sekaligus penulis di Media ASPIRASI .online {facebook#https://www.facebook.com/mustamin.mnur} {twitter#https://twitter.com/} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.