Jakarta ~ Media Aspirasi ~ Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audiensi dengan Dewan Pers Indonesia. Pertemuan ini dilakukan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).


Dalam pertemuan ini, Polri bersama Dewan Pers Indonesia sepakat membuat Memorandum of Understanding (MoU) dan kerja sama program-program pertukaran informasi, sosialisasi dan edukasi mencegah polarisasi saat pemilu.


"Kita juga tadi membahas beberapa tantangan ke depan yang akan kita hadapi sehingga kemudian dibutuhkan kesepahaman terkait dengan pemberitaan, terkait juga dengan hal-hal yang saat ini dilaksanakan oleh Polri dan biasa dikenal dengan cooling system untuk mencegah terjadinya Polarisasi yang akan memecah belah persatuan anak-anak bangsa, yang biasanya muncul karena penggunaan politik identitas pada saat pemilu," kata Sigit.


Mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan, dalam pertemuan ini antara Polri dan Dewan Pers sepakat untuk memberikan pendidikan literasi tentang bagaimana bersama-sama menjaga politik yang sehat.


"Karena ke depan tantangan kita akan menjadi semakin besar, kita butuh untuk mengurangi potensi-potensi perpecahan, dan ini selalu saya sampaikan setiap saat kita bertemu dengan seluruh elemen masyarakat, seluruh tokoh, khusus kali ini hal-hal tersebut jadi konsen kita," ujar Sigit.


Persatuan dan kesatuan, kata Sigit, sangat dibutuhkan untuk menghadapi kondisi ketidakpastian akibat dampak global. Dengan kekuatan persatuan dan kesatuan, maka Indonesia bisa menghadap situasi perkembangan global dan mempertahankan posisi dan eksistensi Indonesia di kancah dunia.


"Terima kasih atas kunjungan dari rekan-rekan dewan pers, dan kami akan terus bersinergi untuk melakukan hal-hal yang terbaik untuk dukungan kemitraan antara pers, rekan-rekan media dan kepolisian, karena kita sama-sama selalu berada di lapangan, bersama baik dalam situasi yang tentunya butuh keberadaan kita," ucap Sigit.


Sementara itu, Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra menekankan, bahwa, dalam menghadapi Pemilu 2024, Dewan Pers dan Polri memiliki keinginan yang sama, yakni, menjaga kohesi sosial atau keutuhan sosial. 


"Kita ingin masyarakat kita tidak terpecah belah, dan oleh karena itu kita di Dewan Pers berharap agar kawan-kawan media tidak memakai diksi-diksi yang memecah belah anak bangsa yang selama ini masih dipakai, kita harapkan itu tidak dipakai lagi," ucapnya dikesempatan yang sama. 


Selain itu, Azyumardi berharap, adanya peningkatan kualitas jurnalistik dalam rangka menjaga dan mencegah terjadinya penyebaran berita hoaks atau informasi bohong yang dapat menyebabkan perpecahan bangsa.


"Oleh karena iitu, Dewan Pers bersama-sama dengan Polri ingin meningkatkan kualitas jurnalistik itu dan kita berharap pelayanan yang diberikan adalah pelayanan yang berdasarkan pada jurnalisme yang terverifikasi jadi bukan dilakukan oleh orang-orang yang menggunakan jurnalistik untuk kepentingan tertentu, seperti kepentingan ekonomi dan lainnya," tutupnya.

Narasumber : Zaharuddin HMS, SH. (Wk ketua KADIN Kota Bima).

Bima ~ Media Aspirasi ~ Kota bima, (16/juni/2022) Memenuhi amanat UU No. 13 Tahun 2002 tentang pembentukan kota bima, maka, pemerintah kabupaten bima sejak awal telah menunaikan kewajiban itu secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan azas pemanfaatan oleh penerima manfaat yaitu pemerintah kota bima. Hal itu dimulai sejak masa pemerintahan kota bima di jabat oleh Pj. Walikota H.Muhammad Nur, SH hingga tahun 2021.


Hanya saja Penyerahan barang milik daerah itu tidak serta merta dilakukan menurut selera sepihak akan tetapi  harus melalui tahapan & mekanisme menurut peraturan  perundang-undangan yang berlaku.


Melakukan pendataan terhadap  sejumlah asset baik berupa tanah, kantor dan perumahan agar sesegera mungkin  untuk dilakukan verifikasi fisik tentang jumlah asset, nilai aset hingga proses penyerahannya secara benar dan terarah.


Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya menemukan ratusan titik tanah dan ratusan bangunan yang menjadi asset resmi pemerintah daerah kabupaten bima, kini sudah di perjual belikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.


"Karenanya sesuai ketentuan peraturan yang berlaku maka bupati bima harus mempertanggung jawabkannya dimuka hukum, hal ini pun membuat geram lembaga KPK sembari mengancam Pemerintah kabupaten bima agar segera melakukan proses penyerahan seluruh asset pada pemkot bima," Ungkap Jaharudin.


Lanjutnya. Terhadap temuan itupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam beberapa waktu yang lalu menfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Bima dengan Pemerintah Kota Bima pada hari senin (30/5/2022) di Jakarta.


"Dalam hal ini dan dihadiri oleh masing-masing, Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Muhammad Putera Feriyandi, Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan," Ujarnya.


Wali Kota Bima dan Bupati Bima menandatangani dokumen berita acara kesepakatan waktu penyerahan seluruh asset Kabupaten Bima yang berlokasi di Kota Bima kepada Pemerintahan Kota Bima.


"​​​​​Penandatanganan tersebut menjadi moments penting yang menandakan kerjasama dan silaturahmi yang baik diantara kedua pemerintahan yang berkuasa," Cetus Jaharudin.


Terhadap 51 obyek aset yang telah diserahkan dan sebanyak 391 obyek asset yang masih dalam proses penyerahan. 


"Adapun 51 aset yang sebelumnya telah diserahkan merupakan 1 Obyek bangunan Rumah Dinas, 13 Obyek berupa Tanah seluas 52 Are yang difungsikan oleh Warga, dan 37 Obyek yang telah dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Bima," Paparnya.


Selain itu terdapat 391 Obyek Aset yang saat ini masih melalui tahap penyerahan diantaranya dalam lampiran pertama terdapat 9 Obyek, dalam lampiran Kedua terdapat 1 Obyek Aset Bangunan Dinas Peternakan Pemerintah Kabupaten Bima yang sebagiannya telah diserahkan, dalam lampiran ke empat sebanyak 202 Obyek Aset seperti Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bima, Pasar Pertokoan, Eks. Terminal Bus Bima (Pasar Raya Kota Bima), Tanah Eks. Kantor Bupati Bima, dan lain sebagainya.


" Penyerahannya aset tersebut seyogyanya dapat menjadi harapkan agar dapat terwujudnya ketertiban administrasi BMD, efisiensi dan efektivitas pemanfaatan aset daerah, sehingga pengamanan aset daerah dapat dilakukan dengan lebih maksimal oleh pihak penerima asset," Harapan Jaharudin.


Berita Acara Kesepakatan Penyelesaian Penyerahan Barang Milik Daerah Pemerintah Kabupaten Bima Kepada Pemerintah Kota bima (Nomor. 032/032/07.3/2022 - Nomor. 032/130/V/2022) Kedua Pihak juga telah menyepakati 3 hal penting diantaranya:


1). Para pihak secara bersama-sama, sejak berita acara ditandatangani sampai dengan 14 Juni 2022 melakukan inventarisasi, rekonsiliasi, dan pertukaran dokumen Barang Milik Daerah (BMD).


2). Para pihak bersepakat pada tanggal 14 Juni 2022 bertempat di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat untuk melaporkan hasil inventarisasi dan rekonsiliasi Barang Milik Daerah.


3). Para pihak bersepakat pada tanggal 30 Juni 2022 bertempat di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat untuk menanda­tangani berita acara serah terima Barang Milik Daerah dari Pemerintah Kabupaten Bima kepada Pemerintah Kota Bima.


"Mengacu pada ketentuan pasal 17 UU No. 13 tahun 2023 tentang  Pembentukan pemerintah kota bima, ketentuan lebih lanjut yang diperlukan sebagai pelaksanaan UU ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/daerah dan Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah".


"Secara normatif, dalam pasal 1 angka 43 Permendagri nomor 19 tahun 2016 tersebut menyebutkan bahwa “hibah adalah pengalihan kepemilikan barang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, antar pemerintah daerah atau dari pemerintah daerah kepada pihak lain tanpa memperoleh ganti rugi” namun dimana kriteria dan mekanisme pelaksanaannya harus mengacu pada pasal 329 dan Pasal 331," Tegasnya


Langkah lain yang dilakukan adalah melakukan verifikasi dan validasi jenis aset sesuai dengan neraca Pemkab Bima, melakukan klasifikasi aset yang akan diserahkan dan penelusuran kembali sejumlah aset baik bangunan kantor, tanah bangunan lainnya maupun tanah usaha tanah kosong serta rumah dinas yang ada.


"Tahapan selanjutnya adalah melakukan rekonsiliasi data BMD Kabupaten Bima yang berada di wilayah kota Bima dengan pihak Pemerintah Kota Bima. Mengingat tahapan dalam mekanisme penyerahan barang milik daerah perlu dilakukan inventarisasi bersama baik administrasi maupun fisik aset secara menyeluruh sesuai ketentuan perundangan yang ada," Pungkasnya 


Bima ~ Media Aspirasi ~ Kegiatan Seminar "Metode pembelajaran bagi guru SD SMP Se- kecamatan wera ". Bertempat di SDN 2 Tawali Kecamatan wera kabupaten Bima NTB, sabtu,(18/6/2022). Acara yang di mulai pada pukul 08.00 wita.


Dinas Dikbudpora Koordinator Pendidikan Kecamatan Wera memfasilitasi Kelompok Kerja Guru (KKG) Milenial Kecamatan Wera bekerjasama dengan STKIP Harapan BIma. 

Kegiatan ini digagas oleh Pengurus KKG Milenial Kecamatan Wera, sebagai kegiatan perdana kepengurusan baru yang dipilih beberapa bulan yang lalu. 


Tujuan kegiatan ini yakni untuk meningkatkan Mutu dan profesionalisme Guru yang ada di kecamatan wera dengan Motto “Membangun Pendidikan dari Wera Untuk Bima”. Dan acara inipun dibuka secara resmi oleh kadis DIKBUDPORA kab bima. Pada saat acara pembukaan tersebut dihadiri juga oleh seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP Se-kecamatan Wera.

 

Seperti dalam laporan panitia yang disampaikan oleh salah satu sosok guru terbaik yang di miliki oleh kec.wera yang mengabdi di salah satu SDN inpres sori nunggi. Selaku Ketua Panitia Pelaksana.


" Sedikit untuk pendidikan Kecamatan Wera “ungkapnya”Judul kegiatan ini yakni “Seminar Metode Pembelajaran Bagi Guru SD-SMP Se-Kecamatan Wera” yang diikuti oleh 120 Guru SD dari 31 SD yang ada di Kec. Wera dan 30 Guru SMP yang di 10 SMP Kec. Wera, dengan total peserta 150 Guru. 

Ketua Panitia dalam hal ini AZIK sapaan akrabnya menyampaikan Terima kasih tak terhingga buat teman-teman guru hebat kelompok kerja guru (KKG) Milenial Kec. Wera selaku penggagas, Bapak Korwil Pendidikan Kec. Wera Bapak Andi Irawan, M. Pd., serta Ketua KKKS Bapak Yasin, M. Pd., yang telah memfasilitasi kegiatan ini, dan STKIP Harapan Bima selaku mitra kerjasama sehingga terlaksananya kegiatan ini 

Beliau juga berterima kasih kepada Pak ketua STKIP Harapan Bima Dr. (C) Syahrir, M. Pd., selaku Keynote Speaker, dan terima kasih pula kepada teman2 NARASUMBER Dosen2 Hebat dari beberapa kampus yang ada di Kabupaten dan Kota Bima,  Pak Dr. Syarifuddin, M. Pd., (Dosen STKIP Bima), Dr. Syarifuddin, M. Pd., (Dosen IAIM Bima), Ariyadin, M. Pd., (Dosen STKIP TAMSIS Bima), Azra Fauzi, M. Pd., Widya, M. Pd., Muhammad Salahuddin, M. Pd., (Dosen STKIP Harapan Bima). Serta serta kepala sekolah dan guru2 hebat kec. Wera yg telah berpartisipasi dlm mensukseskan kegiatan ini ," sambutan ketua panitia  Ahmad Yani, S.Pd.Gr., selaku salahsatu pengurus KKG Milenial Kec.Wera. 


Kadis Dikbudpora Kab.Bima  Zainuddin, S. Sos. MM.,dalam sambutanya.


" Mengapresiasi keg iatan yang dilakukan KKG dan Korwil Kec. Wera, sebagai salah satu kerja nyata untuk menunjang peningkatan Indeks Prestasi Minimal (IPM) pendidikan yg ada di kabupaten Bima, Serta mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh ketua STKIP Harapan Bima sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan yang ada di kab Bima, kadis juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan seksama sampai selesai dan mengimplementasikan ke sekolah masing-masing ," Tutur beliau dalam sambutanya, peserta dan undangan menyambut dengan semangat.


Andi Irawan, M.Pd selaku Korwil Pendidikan Kec. Wera, merespon dan mensuport kegiatan kelompok kerja guru(KKG)milenial dan hal itu beliau sampaikan setelah kami konfirmasih seusai kegiatan.


"KKG Millenial Kec. Wera sebagai penggagas TOP the best, kami hanya mengfasilitasi dan luar biasa Kerjasama dengan STKIP Harapan Bima, semoga pendidikan Kab.Bima yang di mulai dari wera bisa lebih maju," Tuturnya dengan semangat.


Dr. (C) Syahrir, M. Pd Selaku Ketua STKIP Harapan Bima Sekaligus Keynote Speaker dalam kegiatan Seminar tersebut menyampaikan dengan tegas dan lugas bahwa.


“Guru di Bima kalau mau maju, harus proses pembelajarannya dilaksanakan dengan baik bukan semata-mata tentang hasil belajar”.


Karena penentu dalam menjamin mutu pendidikan di kabupaten bima ini adalah tergantung pada proses yang dilakukan oleh guru. Namun, fakta yang terjadi, guru tidak menyadari bahwa mengajar merupakan pekerjaan induknya. Hanya menggugurkan kewajiban, dengan mengkopi paste RPP, bahkan yang penting masuk dan data dapodiknya baik/valid," Ungkapnya.


Beberapa peserta juga yang kami konfirmasih dan pantaun media aspirasi.


" Ini adalah merupakan kegiatan seminar pertama dengan kampus yang ada, tak hanya itu hampir selama Covid 19 kegiatan tatapmuka ini sebagai sar penghangat sekaligus semangat untuk guru dalam merefres otak selama pandemik covid 19 " ungkap salah satu guru selaku peserta ". Guru Aj. (Wera.08).


Bima ~ Media Aspirasi ~ Prihatin dengan kondisi sekolah SDN Inpres Tololara kini amburadul diakhir mutasi rotasi Kelapa sekolah oleh Pemerintah kabupaten Bima melalui Dinas Kepemudaan dan olahraga kabupaten Bima.


SDN Inpres Tololara bertempat di Desa Madawau kecamatan Madapangga kabupaten Bima salah tempat belajar untuk generasi bangsa khususnya Desa Madawau. Rabu, (15/6/2022).


Syuryadin salah satu tokoh muda Desa Madawau yang lahir dari SDN setempat mengatakan, dulunya SDN Inpres Tololara melahirkan generasi-generasi kreatif, inovasi, dan Cerdas pasca saat saya sekolah tersebut.


"Saya Alumni tahun 2006 dan memiliki rekam jejak yang membawa nama baik sekolah hingga diutus mewakili setiap perlombaan tingkat sekolah," kata Syuryadin disapa Akrab Surya Ghempar.


Sejak hadirnya kepemimpinan kepala baru belakang ini sekolah tersebut tidak ada perkembangan, baik dalam sarana dan prasarana serta fasilitas sekolah semakin amburadur hingga  siswa dan siswi saat menerima pelajaran sudah tidak nyaman lagi.


"Kalau ini terus dan terus berlangsung dibiarkan maka akan hancur masa depan generasi bangsa," Surya Ghempar yang harmonis di setiap kalangan.


Sambung Surya Ghempar, kehadiran kepala yang memimpin sekolah sekarang tidak memiliki ide, gagasan, kreatif, Inovisi dan lain-lainnya. Maju mundurnya sekolah tergantung pemimpin, kalau pemimpin tidak cerdas maka siswa-siswi pun secara otomatis tidak cerdas juga.


"Saya menegaskan kepada dinas Dikbupora kabupaten Bima agar segera menggantikan kepsek SDN Inpres Tololara, karena saya tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya," tegas Tokoh Muda Madawau yang memiliki antusias tingi terhadap generasi.


Lebih lanjut, sebelumnya saya sudah melakukan diskusi kepada kepala sekolah dan silahkan segera menjemput program-program pendidikan untuk meningkatkan Sarana dan prasarana sekolah agar sekolah ini bisa maju dan melahirkan siswa-siswi yang cerdas. Namun saat itu, "Kepala mengatakan kami tidak bisa apa-apa karena sekolah ini diklaim oknum bahwa tanah dibangun gedung sekolah ini miliknya, hingga sekarang ini kami sulit mendapatkan anggaran pembangunan dan fasilitas sekolah karena dianggap sengketa lahan.


Kemudian saya menjawab pada saat itu kalau sengketa lahan sekolah ini bukan urusan kepala dan Guru disini, dan kalau sengketa lahan sekolah akan urusan dengan pemerintahan dan dinas terkait, yang terpenting bapak dan ibu disini menjalankan kewajiban sebagai pendidik untuk mendidik siswa-siswi.


"Saya menunggu sampai sekarang sekolah tidak ada perkembangan, hingga sekolah begini-begini saja," cerita Tokoh Muda Madawau.


Disisi lain, Masyarakat yang ingin mendaftarkan anak-anaknya di SD ragu, akhirnya mereka pun mendaftarkan anaknya di luar Desa Madawau, Inikan salah satu kendala yang harus dipikirkan oleh kepsek dan guru yang mengajar di sekolah setempat.


"Saya mendesak juga Bupati Bima agar segera turun langsung untuk melihat langsung sekolah, dan segera selesaikan atas dugaan sengketa lahan diklaim oleh salah satu oknum, kalau tidak dimana tempat belajar generasi Madawau dan sekolah ini dari jaman tidak bukan sekolah dibagun baru-baru ini," pungkas salah satu mantan aktivis ini. (**).

Bima ~ Media Aspirasi ~ Acara pelepasan dan wisudah siswa kelas IX angkatan ke-43 SMP Negeri 1 wera tahun ajaran 2021/2022 pada hari Rabu, 15/6/2022' acara yang di mulai pukul 09;00 wita yang bertempat di halaman lingkup SMP 1 wera  dengan menampilkan Tari wura bongi monca,dance pramuka dan puisi.


Acara yang mengakat tema." Orang hebat dapat melakukan karya bermutu,tetapi sekolah yang bermutu dapat melahirkan orang hebat ".


Acara yang di hadiri oleh, Bapak Camat wera di wakili oleh bapak nukrah S.Sos, Korwil unit pendidikan kecamatan wera Andi irawan M.Pd, kapolsek wera di wakili dan kepala Unit PKM Kecamatan wera, Hj. Evi rosdyanti.

Acara kali ini di nilai berbeda dan luar biasa oleh semua orang tua wali murid dan seluruh tamu undangan lantaran 3 orang Master of caremony (MC) Nur salsal bila asal desa tawali menggunakan Bahasa indonesia, Awalul firdaus desa nanga wera menggunakan Bahasa Inggris dan nurwahida asal desa hidirasa bahasa arab kolaborasi luar biasa dari ke3 siswa-siswi ini langsung memborong 3 bahasa dalam acara tersebut, Bahasa Indonesia,inggris dan arab  menyatukan suasana yang mendung dan menjadi ceria.


Luar biasa dan patut menjadi kebanggaan, SMP 1 wera adalah merupaka sekolah terbaik di yang di miliki oleh kec.Wera jadi wajar MC mampu dan fasih dengan bahasa inggris dan arabnya fasih.


Ketua panitia,dalam sambutanya." Ini adalah acara kali pertama selama saya ber'ada 8 tahun lebih di SMP negeri 1 wera dan ini tidak terlepas dari kolaborasi antara bapak kepala sekolah Abdul fagir S.Pd M.Pd dan orang tua wali murid guru dan semua masyarakat desa tawali dan semoga ini menjadi nilai ibadah, " Tutur nurmi S.pd



Abdul fagir S.Pd M.Pd dalam sambutanya." Kami ucapkan terimakasih atas dukungan dan kehadiri bapak ibu semuanya, jika ada kesalahan dan kekurang dari kami sebagai guru mohon di maafkan dan semoga menjadi generasi yang hebat dan memajukan kecamatan wera, kedepan dan silahkan bersaing dengan siswa-siswa lainya hingga ke kanca nasional dan dalam waktu dekat akan ada siswa kita yang akan ikuti jambore nasional, " Dalam sammbutanya penuh semangat.


Korwil Andi Irawan S.Pd M.Pd" Generasi cerdas dan berkompeten tergantung dari pendidikan yang memadai ," kami konfirmasih seusai acara.


Bapak Nukrah S.Sos,mewakili Camat wera, sekaligus ketua komite SMP 1 wera.


"Terimakasih tulus kepada bapak ibu guru betul-betul menunjukan kelebihanya, dengan mampu menampilkan 3 bahasa sekaligus. Bahasa Indonesia,inggris dan bahasa Arab oleh master of caremony (MC) selaku pembawa acara, " Ungkap beliau dalam sambutan, Wera.08



Kota Bima ~ Media Aspirasi ~ Pada hari rabu (15/06/2022) Kodim 1608 Bima terus berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat di bidang ketahanan pangan.Hal ini terbukti dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh anggota Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae Sertu Abdul Manan dan Serda Abubakar.Kedua anggota Babinsa tersebut melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat binaan di lingkungannya masing-masing,di lingkungan Ndano Na’e Kelurahan Ntobo,Kecamatan Raba,Kota Bima Rabu,15 Juni 2022.


Kegiatan ini adalah wujud dari perintah lisan Dandim 1608/Bima untuk memberikan sosialisasi dan Penyuluhan tentang cara pembuatan pupuk organik cair(POC) dan Kompos kepada masyarakat binaan di wilayah teritorial masing-masing setelah sehari sebelumnya Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq memberikan penyuluhan kepada para Danramil dan Babinsa jajarannya.


Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya Penggunaan pupuk organik dalam mengembangkan tanaman dan tumbuh-tumbuhan yang unggul dan lebih baik mengingat kelangkaan pupuk anorganik sering terjadi di kota Bima.

Kehadiran pupuk organik ini menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan tersebut dan keluar dari ketergantungan terhadap pupuk anorganik.


POC dan kompos ini selain ramah lingkungan juga tidak membutuhkan biaya banyak karena menggunakan media yang ada di sekitar lingkungan dan mudah didapat sehingga menghemat ekonomi masyarakat.


kegiatan ini selain dihadiri oleh pasiter Kodim 1608/BimaLettu Inf Bambang Irawan dan Anggota juga dihadiri oleh Lurah Ntobo Azmil S.Sos,Petugas Penyuluh Pertanian kelurahan Ntobo,sarwani,Ketua RT dan RW serta masyarakat lingkungan Ndabo Na’e yang begitu antusias.


Sehari sebelumnya Dandim 1608/Bima telah memberikan perintah lisan penyelenggaraan sosialisasi dan penyuluhan kepada danramil dan Babinsa jajarannya juga berpesan agar kegiatan ini di sosialisasikan kepada masyarakat binaan di wilayah masing-masing.


“Kita berupaya berbuat lebih untuk masyarakat Bima untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di bidang ketahanan pangan dengan kehadiran kita membawa terobosan ini yaitu pembuatan pupuk organik cair dan kompos,”ucap Dandim.

Pangkalpinang ~ Media Aspirasi ~ Anak-anak Indonesia dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Undang-undang ini mengatur anak mendapatkan hak, perlindungan, dan keadilan atas apa yang menimpa mereka. UU Perlindungan Anak ini juga mengatur tentang ancaman hukuman bagi siapapun yang melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap anak tak tanggung-tanggung, ancaman hukumannya lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.


Seorang bocah perempuan dibawah umur sebut saja Ratu (9) tahun di kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah provinsi kepulauan Bangka Belitung diduga menjadi korban pemukulan oleh tetangganya. Ironisnya, pemukulan tersebut justru dilakukan oleh seorang oknum polisi berpangkat AKBP yang diduga bertugas di Polda Babel yang terjadi didalam sebuah masjid di kota Pangkalpinang pada Sabtu (11/6/22) sore.


Demi menuntut keadilan dan perlakuan yang sama di mata hukum, dikabarkan orang tua bocah perempuan itu sudah membuat laporan pengaduan Propam Polda Kep Bangka Belitung, setelah tidak adanya itikad baik dari oknum perwira Polda Babel terduga sebagai pelaku.


Kepada tim jejaring media ini, berdasarkan pengakuan sang anak, ibu korban R (38) tahun didampingi suaminya A (36) mengungkapkan kejadian bermula saat sang buah hatinya bersama teman-teman sebayanya datang ke masjid untuk melaksanakan sholat.


Dituturkan, Saat didalam masjid seusai sholat magrib, anaknya bermain-main bersama lima orang teman sebayanya yang masih dibawah umur.


Saat asik bermain, tanpa diduga tiba-tiba kain pembatas suci antara jamaah laki-laki dan perempuan terjatuh ke lantai. Melihat kain pembatas suci terjatuh, datanglah oknum polisi tersebut dan langsung menuduh anaknya (Ratu-red) yang menjatuhkan kemudian langsung menyentik bibirnya sebanyak 2 kali menggunakan jari dan dilanjutkan dengan tamparan ke wajah sebanyak 2 kali menggunakan telapak tangan.


Akibat dari kejadian itu, anaknya langsung pulang dalam keadaan menangis, celana basah akibat terkencing-kencing serta ada darah didalam bibirnya.


” Malam minggu tadi anak saya pergi sholat ke masjid bersama abangnya untuk melakukan ibadah sholat magrib. Selesai sholat magrib kurang lebih jam 19:00 Wib, anak saya Ratu pulang dalam keadaan menangis, celana basah karena kencing dicelana serta ada darah didalam bibirnya,” jelasnya.


” Saya kaget lalu bertanya kenapa bisa begini, lalu abangnya Ratu bersama ketiga temannya bercerita kalau Ratu ditampar dan dipelitik oleh oknum polisi tadi. Masalahnya pembatas suci perempuan dan laki laki jatuh kelantai. Oknum polisi tadi langsung menuduh anak saya Ratu lah yang menjatuhkannya, padahal abangnya Ratu dan ketiga temannya sempat memberitahu oknum polisi tersebut kalau yang menjatuhkan pembatas tersebut bukan Ratu melainkan temennya yang lain,” tambahnya.


Lebih lanjut dikatakan ibu korban, setelah dijelaskan oleh abangnya si Ratu kalau bukan adeknya yang melakukan akan tetapi oknum polisi tersebut tidak peduli dengan ucapan abangnya sembari berkata kamu malu bela adekmu.


” Setelah dijelaskan oleh abangnya Ratu kalau bukan adeknya yang melakukan, tetapi bapak itu tidak peduli dengan ucapan abangnya ratu tadi malah dibilang kamu mau bela adek kamu, jelas diam aja abangnya,” ungkapnya.


Atas kejadian tersebut, Ibu korban menyuruh suaminya untuk coba mendatangi rumah oknum polisi tersebut guna mengkonfirmasi atas kebenaran yang terjadi pada anaknya. Akan tetapi setelah tiba dirumah oknum polisi kedatangan suaminya tidak disambut dengan baik, malah oknum tersebut dengan arogansinya mengatakan kamu jual saya beli. Karena tidak ada titik terang akhirnya suaminya pulang kerumahnya.


” Terus suami saya sudah mencoba mendatangi rumah bapak itu untuk konfirmasi tentang masalah ini, tapi sayang kedatangan suami saya tidak disambut dengan baik malah bapak itu bilang “kamu jual saya beli”. Tidak ada titik terang jadi suami saya pulang,” ungkapnya.


” Saya berharap kasus ini dapat diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu. Sebab, sampai saat ini anak saya masih terlihat trauma atas kejadian tersebut,” timpalnya dengan nada kesal.


Merasa kecewa karena tidak ada itikad baik dari oknum polisi yang diduga telah melakukan kekerasan terhadap anaknya, Akhirnya kedua orangtua korban didampingi oleh 2 orang perwakilan dari Dinas PPPAKB kabupaten Bangka Tengah membuat laporan pengaduan ke Polda Babel pada Selasa (14/6/2022).


Hingga berita ini diterbitkan, jejaringan media KBO Babel masih terus berupaya mengikuti perkembangan kasus tersebut.(Tim KBO Babel). (Red/MA/06).

Jakarta ~ Media Aspirasi ~ Polri beserta Polda jajaran sejauh ini tercatat telah menetapkan 23 anggota organisasi Khilafatul Muslimin sebagai tersangka. 


"Total sudah ada 23 orang yang ditetapkan sebagai tersangka untuk saat ini," kata Karopenmas Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jakarta, Selasa (14/6).


Ramadhan merincikan, 23 tersangka itu diproses oleh beberapa Polda jajaran. Pertama, Polda Jawa Tengah (Jateng) sebanyak enam tersangka.


Kemudian, Polda Lampung lima tersangka, Selanjutnya, Polda Jawa Barat (Jabar) dengan lima tersangka.


"Lalu, Polda Jawa Timur (Jatim) dengan satu tersangka, Polda Metro Jaya menetapkan enam orang tersangka” ujar Ramadhan.


Menurutnya, pengusutan kasus ini lantaran organisasi Khilafatul Muslimin tersebut diduga kuat hendak menyebarkan berita bohong serta mengajarkan paham-paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila. 


"Seperti kasus yang ditangani di Polda Jawa Tengah, kelompok ini melakukan kegiatan konvoi kendaraan roda dua dan melakukan penyebaran pamflet atau selebaran berupa maklumat serta nasihat dan imbauan," ucap Ramadhan. (Red/MA/06). Pimred Aryadin.

Bima ~ Media Aspirasi ~ Pada hari selasa, (14/6/2022 ) Renovasi rumah dinas kantor kepala  koordinator penyuluh pertanian lapangan (PPL) balai penyuluhan pertanian (BPP) Kecamatan. Wera Kabupaten Bima, provinsi nusa tenggara barat ( NTB ).


Semua jenis pekerjaan-proyek mesti dan harus memiliki papan informasih, di kecamatan wera Sudah sering dan acap kali pekerjaan proyek tidak memiliki papan informasih sebagai syarat ketentuan agar masyarakat mengetahui seluk beluk sumber anggaran serta keterbukaan informasih publik UU No 14 tahun 2008.


Berdasarkan UU 14 Tahun 2008 bahwa Informasi Publik adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan/atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan badan publik lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang ini serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.


Badan Publik adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara, serta sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan, juga Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, atau organisasi nonpemerintah sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, sumbangan masyarakat, dan/atau luar negeri.


Kadis pertanian kabupaten Bima Ir. Haja Nurma MM yang coba kami konfirmasih pada selasa,14/6/2022 ." Sedang rapat di Mataram Om, " tuturnya kadis pertanian dalam pesan whastApp (WA).


Kami coba konfirmasih di kepala-koordinator PPL kecamatan Wera, Lyli yuliarti  S.Pt. via whasApp(WA)


" Pelaksanaan mulai dari minggu lalu dan saya tidak tahu siapa nama pelaksana dan Cv. nya hanya saja tukangnya dari kecamatan ambalawi, " imbuhnya.


Beliau juga menambahkan." Kita tahunya ada renovasi rumah dinas tapi kami tidak tahu anggarannya dari mana, " Tutur beliau lewat whasApp.


Kami coba meminta informasih sekaligus menanyakan dari beberapa anggota DPR Kabupaten Bima dapil wera-amblawi di antaranya Bapak Adi dan Ibnuh Hajar SH.


Keduanya juga tidak tahu menau terkait pekerjaan ini dan akan coba cari tahu Cv dan siapa pelaksananya, hingga berita ini kami korankan.


Pak Muliawan Afriadin S.sos dari komisi IV DPR Kabupaten Bima." Kurang tahu juga saudara, " tuturnya lewat whasApp(WA).


Kami mencoba lagi dengan pak Ibnu Hajar SH dari komisi III DPRD Kabupaten Bima." Kita tanyakan dulu saudara, rehap kantor itu? " Tutur beliau lewat WhastAap (WA).


Salah satu pemudah wera yang enggan namanya di sebut, dalam pemberitaan ini mengatakan.


" Kadis pertanian harus tegas setiap Proyek yang bersumber dari APBD dan APBN, bahwa ini adalah dari sekian pekerja'an yang di lakukan oleh pemerintah Daerah melalui CV dan atau siapapun dan harus memberikan memiliki papan informasih untuk semua masyarakat dan publik harus tahu sumber anggarannya dari mana, " Tuturnya 


Beliau juga menambahkan." Rumah penjaga pintu air UPT PU Kecamatan wera kemarin juga proyeknya tidak jelas tidak memiliki papan informasih tanya saja kabid pengairan, Pak Edy.


"Sekarang rumah dinas kepala-koordinator Penyuluh pertanian lapangan (PPL) kecamatan wera hampir sama tidak jelasnya, patut diduga kuat ada konspirasi terselubung antara kepala dinas pertanian dan pihak CV, atau memang anggap wera ini aman untuk proyek tidak jelas atau ilegal atau ingin melihat aksi reaksi kami," Pungkasnya dengan tegas. (Red/MA/06).


 


Jakarta ~ Media Aspirasi ~ Satgas Damai Cartenz, merupakan satuan tugas yang bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia, dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Melalui kerja sama ini, TNI mengirimkan sebanyak 100 personel untuk bergabung dengan Polri, dalam Satgas Damai Cartenz.


Keberangkatan Satgas Damai Cartenz Kopassus, ke wilayah Papua diharapkan bisa membantu tugas-tugas teritorial dengan mengedepankan komunikasi sosial.


Panglima TNI berharap para personel telah memahami tugas dan tanggung jawab pembinaan teritorial.

Panglima TNI juga berusaha untuk terus memberikan dukungan kebutuhan operasi yang digunakan, mulai dari persenjataan, kendaraan hingga perbaikan pos. Semua hal itu dilakukan demi mendukung tugas personel dalam menjalankan pembinaan teritorial.


Sumber : Puspen TNI

Mataram-NTB ~ Media Aspirasi ~ Kejaksaan Tinggi Provinsi NTB Menerima dua tersangka dan barang bukti terkait penyimpangan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 dari penyidik Polda NTB. Kamis, 9 Juni 2022 sekira pukul 11.00 wita, 


Kepala Kejati NTB Sungarpin melalui Kasi Penerangan Hukum Kejati NTB, Efrien Saputera mengatakan, bahwa Penuntut Umum Bid. Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi NTB menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap 2) perkara korupsi terkait penyimpangan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 dari Penyidik Polda NTB.


"Ada 2 orang tersangka yang dilakukan tahap 2 yaitu, Pertama ABD selaku Kepala Desa Mawu Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima Tahun 2017 dan kedua Mhd AS selaku Kepala Desa Sempe Kec. Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa Tahun 2017," ungkapan Efrien Saputera.




Lebih-lebih lanjutnya, kata dia, Kedua tersangka akan dilakukan penahanan oleh Jaksa terhitung mulai tanggal 09 Juni 2022 s.d 28 Juni 2022 dan akan dititipkan di Lapas Kelas II. A Mataram.


Pertama, tersangka ABD selaku Kepala Desa Mawu Kec. Ambalawi Kab Bima Tahun 2017 disangka nelanggar pasal 2 ayat (1), Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasa tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001.


Kedua, tersangka Mhd AS selaku Kepala Desa Sempe Kec. Moyo Hulu Kab. Sumbawa Tahun 2017 disangka nelanggar pasal 2 ayat (1), Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasa tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001," terang Efrien Saputera.


Ditambahkan Efrien Saputera, Kedua tersangka ditahan di Lapas kelas II, A Mataram, guna proses hukum lebih lanjut," pungkas Kasi Penkum Kejati NTB. (Red/MA/06).

Bima ~ Media Aspirasi ~ Sebanyak 57 Desa di Kabupaten Bima akan menggelar Pilkades serentak pada Bulan Juli 2022 mendatang.


Guna menghindari potensi terjadinya konflik akibat kontestasi 5 tahunan tingkat desa ini, dilakukan Deklarasi Pilkades Damai, Netral dan Lancar terhadap Panitia Penyelenggara Pilkades, Kamis (9/6/22) Pukul 14.00 Wita.


Dalam deklarasi yang bertempat di Aula Kantor DPMDes Kabupaten Bima dihadiri oleh Kadis DPMDes Kabupaten Bima, H. Pitarman, SE, Kabag Ops Polres Bima Kota, Kompol Nusra Nugraha, Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman, SH, Kasi Intel Kejari Bima, Andi Sudirman, Kapala Kesbangpol Linmas Kabupaten Bima, Drs. Syahrul, Camat, Kapolsek, Danramil, dan Ketua Panitia Pilkades se-Kabupaten Bima, beserta Ketua BPD dari Desa yang melaksanakan Pilkades serentak.


Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman, lewat Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, menyampaikan, Deklarasi Damai tersebut bertujuan agar Panitia Pilkades mampu menjaga netralitasnya selama penyelenggaraan Pilkades Serentak tahun 2022 di Kabupaten Bima, sehingga dapat berjalan lancar, netral, Damai, kondusif dan demokratis.


“Hari ini merupakan deklarasi untuk panitia Pilkades, Sedangkan untuk para calon kepala desa sudah lebih dulu melakukan deklarasi Pilkades Damai, Netral dan Lancar,” kata Herman di awal penyampaiannya.


Disyukurinya, karena permasalahan yang terjadi dalam setiap proses tahapan Pilkades saat ini telah diselesaikan dengan baik, dan hal tersebut merupakan ciri dari negara demokrasi.


Namun dia mengingatkan, agar panitia Pilkades melaksanakan tugas penyelenggaraan Pilkades sesuai dengan juklat dan juknis yang ada.


“Saya yakin pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan Damai, Netral dan Lancar,” tandas pria kelahiran Donggo ini.


Sementara itu, Kepala DPMDes Kabupaten Bima, H. Pitarman, dalam sambutannya, memaparkan, bahwa dalam aturan Perbup tersebut, nilai Demokrasi dapat berimplikasi sampai ke tingkat desa.


“Itu salah satu prestasi di Kabupaten Bima,” ucapnya.


Dengan adanya momen Pilkades ini, lanjut H. Pitarman, agar jangan sampai bertengkar dengan tetangga dan saudara sendiri gara-gara beda pilihan dan beda dukungan. Pada dasarnya seluruh pemilihan itu ada yang menang dan ada yang kalah, semuanya harus siap menang dan siap kalah.


“Perlu diperhatikan, tujuan Deklarasi Damai ini agar penyelenggaraan Pilkades Serentak tahun 2022 di Kabupaten Bima dapat berjalan lancar, aman, Damai, kondusif dan demokratis,” tandasnya.


Selanjutnya Kabag Ops Polres Bima Kota, kembali mengikngatkan bahwa deklarasi merupakan suatu pernyataan yang harus siap dipertanggungjawabkan, baik dari penyelenggara, para calon maupun masyarakat sehingga pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan Damai, Netral dan Lancar.


Pilkades Serentak tahun ini, lanjutnya akan dilaksanakan di 57 Desa, dengan rincian 26 Desa dalam wilayah hukum Polres Bima Kota dan 31 Desa dalam wilayah hukum Polres Bima.


Sedangkan Dandim 1608 Bima yang diwakili oleh Danramil Woha, menyapaikan, bahwa peran panitia dalam pelaksanaan Pilkades sangat penting sehingga diharapkan panitia dapat mengemban tugas dengan baik hingga tercipta Pilkades Damai, Netral dan Lancar sesuai dengan tema deklarasi Pilkades saat ini.


“Jadi mari kita bersama sama mensukseskan Pilkades saat ini sehingga wilayah kita akan menjadi contoh bagi wilayah lain yang melaksanakan Pilkades,” ajaknya.


Di Penghujung Kegiatan Deklarasi damai ini kemudian dilanjutkan dengn Pembacaan Ikrar Deklarasi sekaligus Penanda tanganan ikrar Deklarasi Pilkades Damai, Netral dan Lancar," tutupnya kasi Humas, untuk dimuat di media.

Kota Bima ~ Media Aspirasi ~ Guru Ngaji TPQ Al Hikmah Kelurahan Penaraga Kecamatan. Raba Kota Bima, Arifin mengeluhkan kinerja pihak Pemerintah Kelurahan Penaraga Kecamatan. Raba Kota Bima yang hingga saat ini belum membayarkan Insentif dirinya sebagai Guru Ngaji sekaligus pengurus TPQ yang ada di Penaraga. Bahkan Informasinya ada beberapa TPQ selain dirinya yang belum menerima pembayaran Insentif Guru Ngaji.


Demikian Pernyataan pers Arifin kepada Media Tinta NTB dirumahnya, rabu malam tadi (08/06/2022). Seperti dikutip oleh Media Aspirasi Online dan Cetak. 


Arifin mengungkapkan bahwa dirinya merupakan Guru Ngaji dan pengelola TPQ yang sudah cukup lama yakni sejak Pemerintah Kota Bima belum terbentuk. Sejak masa Pemerintahan Wali Kota pertama H. Nur Latif (Alm) Pemerintah Kota Bima mengeluarkan kebijakan memberikan Insentif kepada Guru Ngaji, Imam Masjid dan Marbot. Bahkan Pemerintah selanjutnya hingga hari di Era Pemerintahan H. Muhammad Lutfi terus ada dengan dasar hukum Keputusan Wali Kota Bima nomor: 188. 45/199/400/IV/2022. 


"Namun, ironisnya bagi saya, hingga hari ini insentif guru Ngaji tahun anggaran 2022 tidak saya terima. Sementara TPQ lainnya sebagian sudah menerima," ujar Arifin.


Hal tersebut tentu saja membuat dirinya merasa kecewa dengan Pihak Pemerintah Kelurahan Penaraga dalam hal ini Lurahnya Muhajir, S.Sos. Beberapa kali dirinya menanyakan anggaran Insentif tersebut kepada Lurah secara langsung sejak informasi keluarnya anggaran tersebut usai Lebaran Idul fitri beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini tidak ada kepastian yang diberikan saya.


"Beberapa kali saya tanya langsung, pak Lurah awalnya menjawab sudah dikembalikan ke Bagian Kesra, lalu kami tanya ke Kesra jawaban pihak Kesra tanyakan Pemerintah Kelurahan," jelas Pria usia kepala 5 tersebut.


Lagi dikisahkan, upaya kami mendapatkan hak itu bukannya mendapatkan hasil, malah kami dipimpong kiri kanan oleh Pemerintah Kelurahan dan Bagian Kesra.


Oleh karena itu, melalui media ini saya ingin memastikan dimana dana Insentif yang menjadi Hak kami itu. Jika uangnya ada mohon diserahkan kepada yang diperuntukan sesuai aturan. 


"maka dari itu, semoga Pak Wali Kota mengetahui persoalan yang kami hadapi dan mohon turun tangan menyingkapi, karena ini adalah Perwali Kota yang beliau sendiri terbitkan," harap Arifin. 


Hingga berita ini dinaikan pihak media belum berhasil menemui Pihak Pemerintah Kelurahan Penaraga dan Bagian Kesra Kota Bima untuk konfirmasi terkait permasalahan ini. (Red/MA/06)

Bima ~ Media Aspirasi ~ Pada hari rabu, (8/6/2022) pukul 09;30_11;56 wita Pemdes Oi tui paginya melakukan kegiatan musyawarah membangun desa(MMD) dengan puskesmas pai yang di rangkaikan dengan acara temu kenal dengan kepala puskesmas pai yang baru dan sorenya pada pukul, 15;21 wita di lanjutkan dengan Penyaluran bantuan sembako miskin dana desa tahun anggaran 2022 oleh pemerintah Desa Oi tui kec.wera kab.Bima NTB.


Pembagian sembako miskin dengan jumlah 50 keluarga penerima manfaat(KPM)

yang bersumber dari anggaran dana desa tahun 2022 dengan jumlah total anggaran Rp. 6.189.000.


Acara itupun berlangsung di aula kantor desa Oi Tui yang di hadiri oleh Plt Kepala desa Oi tui, ketua BPD, Babintribum,KAUR dan Kadua hijrah, beringin jaya, toronaru, Oi pake, Oi peto dan Paruga.


Plt Kades Oi tui dalam sambutanya, menyampaikan.


" Pembagian sembako miskin ini bersumber dari dana desa thn anggaran 2022 dengan jumlah anggaran Rp. 6.189.000 dan kami dari pemerintah desa Oi tui menyisipkan program bantuan sembako miskin sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap masyarakat ". Tuturnya


Sebelum menutup sambutanya beliau menambahkan.

 " Harapan kami sebagai pemerintah desa yaitu keikhlasan masyarakat sebagai penerima manfaat dan semoga bantuan yg kami berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yg menerima ". Tutur farhan.


Masyarakat penerima manfaat sangat berterimakasih atas bantuan dari pemerinta desa dan hal itu di sampaikan oleh beberapa warga penerima bantua salah satunya sebutla Ina Moa.


" Terimakasih kami sampaikan pada pemerintah desa,BPD dan semuanya dan ini sangat bermanfaat untuk kami saat ini " tuturnya penuh rasa senang.

(Wera/08) 

Bima ~ Media Aspirasi ~ Kantor pemerintah desa Tawali di datangi Puluhan pemuda dan turut hadir juga ketua BPD Tawali Suhardin (Ribos) serta wakil ketua BPD Adhar S.Pd, Amiruddin SH sekertaris BPD.


Kades Tawali Bapak Abdul muis S.Pd menerima puluhan pemuda tersebut langsung di aula kantor Desa Tawali di jln lintas Wera-Sape. Selasa(7/6/2022).


" Kedatangan kami hari ini, ingin menanyakan terkait masalah kesalahan penangkapan saudara,adik kami dengan inisial "DM" masyarakat desa Tawali dusun nggarorandi kemarin oleh Tim buser polres Bima kota yang di duga sebagai pelaku kasus pembacokan di kec.sape beberapa hari lalu" Imbuh salah satu pemuda.


Dalam pantauan Media aspirasi. Esensi maksud dan tujuan dari kedatangan puluhan pemuda dan masyarakat tersebut hanya ingin, hal semacam ini tidak terjadi lagi untuk selanjutnya sebab hal ini tidak baik untuk kita selaku masyarakat wera dan masyarakat yang taat hukum sebagai panglima tertinggih.


Kades Tawali, Bapak Abdul Muis S.Pd dalam tanggapan sekaligus saran pendapatnya.


" Saran pendapat dari semua pihak sangat kita harapkan karna ini adalah demi kebaikan agar kedepan tidak terjadi hal serupa. " tuturnya Kades Tawali.


Beliau menambahkan." Apakah kita lanjutkan ke polsek atau polres, silahkan berikan jawaban biar kita sama-sama bergegas, akhirnya menuju kantor polsek wera ".


Salah satu pemuda," Syukur adinda "DM" kembali dengan selamat dan apakah terkait penangkapan ini tidak ada konfirmasih awal atau bagaimana oleh pihak terkait pada pemerintah Desa Tawali ? Serta tanggapan pemerintah desa Tawali " ungkap nya.


Pihak korban " DM " yang kami konfirmasih di aula kantor desa Tawali." Mada kaget tiba-tiba di datangi oleh buser dan posisi mada saat itu sedang tidur di rumah dan di saat mada di bawah mada juga di pukul " imbuh korban.


Amrin," Kami inginkan adalah adanya koordinasi dan komunikasih yang baik antara pihak penegak hukum yang datang ".


" Ya minimal informasih,koordinasi pemberitahuan pada pemerintah setempat, desa, dusun, Rw dan RT di berikan pemberitahuan agar tidak muncul dan tanda tanya oleh masyarakat terkait penangkapan dan atau kasus apa ini, " tutur salah satu pemuda Tawali dalam forum tersebut.


Di konfirmasi terpisahpun Media Aspirasi.Com dengan pihak Polda NTB melalui via WhatsApp (WA), belum menjawab dan beberapa menit kemudian terkonfirmasih dengan Polsek Wera.


" Dari tadi malam sudah diarahkan ke polres kalau perlu klarifikasi karena yang melakukan adalah tim polres. " Tutur polsek Wera melalui Via WhatsApp(WA).(7/6/2022) pukul 12;16 wita. (Wera.08).

Bima ~ Media Aspirasi ~ Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhamad Zia Ulhaq S.Sos, apresiasi Sinergitas Babinsa dan Babinkamtibmas yang berhasil mengamankan Pelaku kasus tindak pidana pencabulan di Kelurahan, Sambinae Kecamatan Mpunda, Kota Bima.


Lanjut Dandim, dengan hal ini sinergitas TNI-Polri diharapkan mampu mengatasi kesulitan dan permasalahan yang ada di wilayah binaan masing-masing sehingga warga merasa aman dan nyaman.


Respon sigap Babinsa Kel. Sambinae Serda Ahmada Zumadi dan Babikamtibmas  polsek Rasbar Aipda M. Hendrayadi. SH mengamankan seorang terduga pelaku berinisial  ARS, karena diduga melakukan hal tidak terpuji terhadap korban melati (bukan nama asli umur 5 tahun, warga kelurahan Sambi Na'e Kecamatan Mpunda Kota Bima.


Hal tersebut disampaikan Dandim 1608/Bima di sela-sela sedang memberikan penyuluhan kepada perwakilan Babinsa tiap-tiap koramil terkait cara membuat pupuk organik guna untuk membantu warga di saat terjadi kelangkaan pupuk.


Kronologis peristiwa tersebut bermula ketika Babinsa Serda Ahmad Zumadi dan Babinkamtibmas Aipda M.Hendrayadi SH, mendapat informasi dari masyarakat.


Lanjutnya, Babinsa serta Babinkamtibmas langsung sigap mendatangi kediaman korban untuk identifikasi ciri-ciri pelaku, 


"Akhirnya, Mendengar kejadian tersebut, masyarakat sekitar langsung bereaksi melakukan pencarian keberadaan terduga pelaku" Jelas Serda Ahmad Zumadi dan Aipda M.Hendrayadi SH.


Untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan, Babinsa bersama Babinkamtibmas setempat berhasil mengamankan terduga pelaku kemudian di serahkan ke unit PPA polres Bima kota guna diproses secara hukum lebih lanjut.


"Terduga pelaku berhasil kami amankan, dan kini sedang diproses di unit PPA polres Bima kota," tuturnya.


Lebih lanjut Babinsa & Babinkamtibmas mengatakan apa yang mereka laksanakan merupakan implementasi perintah  komando atas agar melaksanakan tugas dilapangan selalu bersinergi untuk memberikan rasa aman dan kondusif kepada seluruh warga masyarakat pada umumnya,


 “Selanjutnya korban didampingi orang tuanya diantarkan ke Unit PPA Bima kota untuk membuat Laporan Polisi," Ucapnya.


Dandim 1608/Bima menambahkan agar apa yang dilaksanakan oleh Babinsa dan Babinkamtibmas di atas agar di jadikan contoh oleh Babinsa dan Babinkamtibmas yang lainya, membangun sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat sehingga setiap ada permasalahan di tengah warga masyarakat bisah dengan segera teratasi.

Bali ~ Media Aspirasi ~ Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam 50 menit, pesawat maskapai penerbangan Air Asia QZ- 7524 jurusan Jakarta - Bali dengan waktu penerbangan 21.50 - 23.40 WIB mendarat mulus di Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali dengan selamat.


Satu persatu penumpangpun berhamburan keluar pesawat menuju penjemputan atau memesan taksi di lobi drop car lobi.


Saya yang waktu itu sudah kebelet pipis dan merasa perut mules mampir sebentar ke toilet untuk buang hajat. Toilet itu masih berada di dalam gedung bandara.


Ketika saya masuk ke toilet (pria), mata saya tertuju ke salah satu urinen (tempat pria pipis). Disana ada seonggok benda yang saya tahu itu adalah dua buah handphone (HP).


Karena saya sudah mules, saya bablas masuk ke dalam bilik toilet untuk 'buang hajat'. Sekitar 10 menitan saya keluar bilik toilet.


Saat keluar dari bilik toilet, benda tersebut masih ada di atas urinen. Sejenak saya berpikir lalu akhirnya saya amankan dan saya masukan ke tas. Waktu itu keadaan sudah agak sepi karena penerbangan terakhir.


Jam menunjukan pukul 00.30 an WITA. Saya keluar gedung bandara menuju jemputan di lobi drop car menuju tempat tinggal di daerah Renon-Denpasar Timur.


Tiga puluh menitan saya sampai di kediaman. Karena lelah saya duduk sebentar merokok lalu sekitar pukul 1.30 WITA saya masuk kamar dan tidur. Saya tidak mikir telah menemukan HP alias lupa.


Lalu, dengan bantuan kawan Kamis siang usul agar diumumkan lewat medsos group Facaebook Bali dengan harapan menemukan sang pemilik. Di status WA juga saya umumkan.


Singkat cerita Sabtu, 4 Juni 2022 siang, ada seseorang mengaku bernama Roger menelpon saya dan mengaku pemilik HP tersebut (merk iphone).


Saya akhirnya sepakat janji hari minggu bertemu untuk memgembalikan HP tersebut.


SAYA DIPEPIKSA POLISI (BAP)


Sekita pukul 22.00 WITA ada mengaku dari anggota kepolisian Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menelpon saya bernama Gede.


Ia mengatakan, agar ke Polres Bandara untuk bertemu sang pemilik HP. Karena kata dia pemilik HP ada di kantor Polres.


Karena niat saya mau bertemu dan balikin HP, saya meluncur ke Mapolres Bandara dengan niat tulus bertemu sang pemilik dan memberikan HP tersbut.


Sesampai di Polres Bandara, saya diajak masuk ke ruangan penyidik oleh penyidik yang nemelpon saya Pak Gede.


Namun di ruang penyidik ada pemuda yang kedua tangannya di borgol. Setelah dijelaskan teryata pemuda ini yang bantu posting di FB. Disabapun ternyata tidak ada sang pemilik HP.


Sekitar 15 menitan saya berbincang dengan penyidik.


Termyata 15 menit kemudian saya diperiksa dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) resmi penyidik.


Saya ditanya cerita kronologis saat HP ditemukan. Saya cerita dengan yang sebenarnya dari a - z terkait penemuan HP itu.


Satu jam saya di BAP penyidik sampai selesai. Saya baca hasil penyidikan, Saya Dikenai Pasal Pencurian (362)," Paparnya.


Saya protes, niat mau balikin malah saya disangkakan pasal pencurian.


Namun, BAP sudah diketik. Penyidik meyakinkan saya bahwa ikuti prosedur dulu. Saya nyerah. Saya paraf dan tanda tangan.


Malam minggu 5 Juni 2022 saya akhirnya saya ditahan 'nginep' di Markas Polres Bandara Ngurah Rai Bali. Untuk menunggu proses esok selanjutnya.


Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Alloh SWT menolong saya dan berakhir dengan baik


NIAT BAIK MAU BALIKIN HP, MALAH DIPERIKSA

Minggu, 5 Juni 2022 Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali



Sumber, Mubinoto Amy

Kota Bima ~ Media Aspirasi ~ Respon sigap Bhabinkamtibmas polsek Rasbar Aipda M. Hendrayadi. SH mengamankan seorang terduga pelaku berinisial  ARS, karena diduga melakukan hal tidak terpuji terhadap korban melati (bukan nama asli umur 5 tahun– red) warga kelurahan Sambi Na'e Kecamatan Mpunda Kota Bima.


Hal tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Aipda M. Hendrayadi. SH didampingi Bhabinsa Kodim 1608/Bima, Serda A. JUMADIN, Minggu (5/6/2022) dilansir dari Media PeloporNTB.Com.


Kronologi peristiwa tersebut bermula ketika Aipda M.Hendrayadi SH selaku Bhabinkamtibmas mendapat informasi dari masyarakat.


Lanjutnya, Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa langsung sigap mendatangi kediaman korban untuk identifikasi ciri-ciri pelaku.


"Akhirnya, Mendengar kejadian tersebut, masyarakat sekitar langsung bereaksi melakukan pencarian keberadaan terduga pelaku" Jelas Aipda M.Hendrayadi SH.


Untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa setempat berhasil mengamankan terduga pelaku dan di bawa ke unit PPA polres Bima kota guna diproses hukum lebih lanjut.


"Terduga pelaku berhasil kami amankan, dan kini sedang diproses di unit PPA polres Bima kota," tuturnya.


Lebih lanjut Bhabinkamtibmas mengatakan, “Selanjutnya korban didampingi orang tuanya diantarkan ke Unit PPA Bima kota untuk membuat Laporan Polisi," Ucapnya.


Hingga berita ini ditayangkan, Media ini mencoba klarifikasi ke Unit PPA Polres Bima kota terkait kasus tersebut namun belum bisa dihubungi. (Red/MA/06)


Elelim, Yalimo ~ Media Aspirasi ~ Kondisi dan keadaan warga tidak selamanya sama, itupun bisa dilihat dari keseharian kehidupan masyarakat.


Hal inilah yang menjadikan Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ melakukan kunjungan secara langsung atau blusukan ke rumah warga yang dianggap kurang mampu, sembari melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dan komunikasi sosial ke wilayah sekitaran Pos Kotis Elelim oleh Perwira Pembinaan Mental Satgas Letda Inf Edwin Harianja di kampung Elelim, Distrik Elelim, Kab Yalimo, Papua, Rabu (01/06/2022)


Dalam keterangannya, Perwira pembinaan Mental Letda inf Edwin Harianja menyampaikan di dalam melaksanakan kegiatan di daerah penugasan berusaha mengenali setiap masyarakat yang ada, siapa namanya, pekerjaannya seperti apa, pendidikan nya apa, dan lain sebagainya


"Saat blusukan ini, kita temui yaitu bapak Yulianus Lohor, dimana pekerjaan yaitu berkebun bersama dengan keluarganya, dimana hampir setiap hari apabila ada hasil dalam berkebun dijual langsung ke pasar, apabila ada sisa akan dibawa pulang ke rumah," jelasnya.


"Kamipun bertanya apa kesulitan yang bapak Yuli hadapi, diharapkan dengan kita ketahui setiap kesulitan yang dihadapi warga, kita bisa mengambil langkah terbaik dalam mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat sekeliling kita," tambahnya.


Dalam penyampaiannya, bapak Yulianus Lohor mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak TNI ke rumahnya.


"Inilah tempat kita yang ada bapak TNI, terima kasih sudah datang," singkatnya.


Autentikasi : Papen Satgas Yonif Raider 142/KJ Letda Chk Ade Chandra, S.H.

Bima ~ Media Aspirasi ~ pada hari kamis, tanggal 02 Juni 2022, pukul 20:50 Wita, Serma Kusnady  Babinsa Teke Koramil 1608-04/Woha, telah terjadi percobaan bunuh diri dengan cara mengantung diri atas Nama Abdul Haris, umur 55 tahun, pekerjaan penjaga SMP N 1 Palibelo, Alamat Dusun lewi 1 Rt 17 Rw 09 Desa Teke Kecamatan Palibelo kabupaten bima, provinsi nusa tenggara barat (NTB).


Kronologis disampaikan oleh Koramil 1608/04 woha, Sekitar pukul 07.00, Saudara Abdul Haris keluar dari Rumahnya, ditanya sama anak perempuannya atas Nama Ningsih, 30 thn, guru honorer, Rt 17 Rw 08 Desa Teke, Bapak mau kemana dijawab oleh Bapaknya, mau keluar sebentar ada perlu.


Lanjut Koramil. Sekitar pukul 11 30 wita, isteri dan anaknya ,panik karena suaminya belum pulang dan sambil mencari informasi tentang keberadaan saudara Abdul haris.


"Sekitar 16.00 wita keluarga tambah panik, karena saudara Abdul haris belum pulang juga," Ungkap Koramil Woha.


Kemudian keluarga tambah panik, dan diumumkan dimasjid-masjid, bahwa saudara Abdul haris belum pulang juga, sehingga masyarakat berkumpul dirumah saudara Abdul haris untuk melaksanakan pencarian di sawah dan kegunung.


"Dikatakan saudara Abdul haris rajin kesawah dan kegunung, sambilan jadi petani untuk biaya sekolah anak dan kebutuhan hidup keluarganya," Tuturnya. 


"Karena saudara Abdul haris kepengin sekali anak laki-lakinya menjadi TNI, mengingat saudara Abdul haris beberapa kali ikut TNI di timor-timur selalu gagal, dan beliau selalu bercerita semasih hidupnya, walaupun saya tidak jadi TNI, semoga anaknya nanti menjadi TNI itulah semangat hidup beliau".


"Masyarakat dan tetangga mencari disekitar Desa Teke kesawah-sawah dusun kegunung, sekitar pukul 20.50, saudara Abdul Haris diketemukan tergantung diri di pohon jati dengan seutas tali nilon sekira panjangnya berukuran 2 meter dalam keadaan tidak bernyawa," Jelas Koramil. 


Sala seorang warga yang menemukan pertama kali atas nama M. Eko, 16 tahun, pelajar, Rt 17 Rw 09 dan M. Tohari 17 tahun Rt 18 rw 09 Desa Teke.kemudian diturunkan oleh warga masyarakat bersama Bhabinkamtibmas, kemudian dibawah pulang kerumahnya.


"Sekitar pukul 21.30 wt datang anggota kepolisian dari Subsektor Palibelo menanyakan pihak keluarga, apakah perlu divisum atau tidak, kesepakatan  dari kekuarga tidak perlu divisum, kemudian jenazah Abdul haris dimandikan, dan sudah ditangani oleh kepolisian," Tutupnya.


Adapun Video yang Beredar 



Media Aspirasi

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/28058894_154659935237247_4957512967608122509_n.png?oh=e15685f3106e957bc4d1d59cfa11f58c&oe=5B124344} Media online dari koran cetak Media ASPIRASI, yang merupakan media lokal di Bima, Nusa Tenggara Barat. Dengan Motto "Mengupas Data Penuh Fakta" {facebook#https://www.facebook.com/mediaaspirasi/} {twitter#https://twitter.com/MediaAspirasi} {google#https://plus.google.com/117226584361409169797}

Aden KT

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/p160x160/18814149_1215037451951634_2575455190579377800_n.jpg?oh=ec906f093d30d091ff2f320adccd3d0e&oe=5B0872D2} Admin Website sekaligus penulis di Media ASPIRASI .online {facebook#https://www.facebook.com/mustamin.mnur} {twitter#https://twitter.com/} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.