Jakarta ~ Media Aspirasi ~ Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audiensi dengan Dewan Pers Indonesia. Pertemuan ini dilakukan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).


Dalam pertemuan ini, Polri bersama Dewan Pers Indonesia sepakat membuat Memorandum of Understanding (MoU) dan kerja sama program-program pertukaran informasi, sosialisasi dan edukasi mencegah polarisasi saat pemilu.


"Kita juga tadi membahas beberapa tantangan ke depan yang akan kita hadapi sehingga kemudian dibutuhkan kesepahaman terkait dengan pemberitaan, terkait juga dengan hal-hal yang saat ini dilaksanakan oleh Polri dan biasa dikenal dengan cooling system untuk mencegah terjadinya Polarisasi yang akan memecah belah persatuan anak-anak bangsa, yang biasanya muncul karena penggunaan politik identitas pada saat pemilu," kata Sigit.


Mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan, dalam pertemuan ini antara Polri dan Dewan Pers sepakat untuk memberikan pendidikan literasi tentang bagaimana bersama-sama menjaga politik yang sehat.


"Karena ke depan tantangan kita akan menjadi semakin besar, kita butuh untuk mengurangi potensi-potensi perpecahan, dan ini selalu saya sampaikan setiap saat kita bertemu dengan seluruh elemen masyarakat, seluruh tokoh, khusus kali ini hal-hal tersebut jadi konsen kita," ujar Sigit.


Persatuan dan kesatuan, kata Sigit, sangat dibutuhkan untuk menghadapi kondisi ketidakpastian akibat dampak global. Dengan kekuatan persatuan dan kesatuan, maka Indonesia bisa menghadap situasi perkembangan global dan mempertahankan posisi dan eksistensi Indonesia di kancah dunia.


"Terima kasih atas kunjungan dari rekan-rekan dewan pers, dan kami akan terus bersinergi untuk melakukan hal-hal yang terbaik untuk dukungan kemitraan antara pers, rekan-rekan media dan kepolisian, karena kita sama-sama selalu berada di lapangan, bersama baik dalam situasi yang tentunya butuh keberadaan kita," ucap Sigit.


Sementara itu, Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra menekankan, bahwa, dalam menghadapi Pemilu 2024, Dewan Pers dan Polri memiliki keinginan yang sama, yakni, menjaga kohesi sosial atau keutuhan sosial. 


"Kita ingin masyarakat kita tidak terpecah belah, dan oleh karena itu kita di Dewan Pers berharap agar kawan-kawan media tidak memakai diksi-diksi yang memecah belah anak bangsa yang selama ini masih dipakai, kita harapkan itu tidak dipakai lagi," ucapnya dikesempatan yang sama. 


Selain itu, Azyumardi berharap, adanya peningkatan kualitas jurnalistik dalam rangka menjaga dan mencegah terjadinya penyebaran berita hoaks atau informasi bohong yang dapat menyebabkan perpecahan bangsa.


"Oleh karena iitu, Dewan Pers bersama-sama dengan Polri ingin meningkatkan kualitas jurnalistik itu dan kita berharap pelayanan yang diberikan adalah pelayanan yang berdasarkan pada jurnalisme yang terverifikasi jadi bukan dilakukan oleh orang-orang yang menggunakan jurnalistik untuk kepentingan tertentu, seperti kepentingan ekonomi dan lainnya," tutupnya.

Narasumber : Zaharuddin HMS, SH. (Wk ketua KADIN Kota Bima).

Bima ~ Media Aspirasi ~ Kota bima, (16/juni/2022) Memenuhi amanat UU No. 13 Tahun 2002 tentang pembentukan kota bima, maka, pemerintah kabupaten bima sejak awal telah menunaikan kewajiban itu secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan azas pemanfaatan oleh penerima manfaat yaitu pemerintah kota bima. Hal itu dimulai sejak masa pemerintahan kota bima di jabat oleh Pj. Walikota H.Muhammad Nur, SH hingga tahun 2021.


Hanya saja Penyerahan barang milik daerah itu tidak serta merta dilakukan menurut selera sepihak akan tetapi  harus melalui tahapan & mekanisme menurut peraturan  perundang-undangan yang berlaku.


Melakukan pendataan terhadap  sejumlah asset baik berupa tanah, kantor dan perumahan agar sesegera mungkin  untuk dilakukan verifikasi fisik tentang jumlah asset, nilai aset hingga proses penyerahannya secara benar dan terarah.


Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelumnya menemukan ratusan titik tanah dan ratusan bangunan yang menjadi asset resmi pemerintah daerah kabupaten bima, kini sudah di perjual belikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.


"Karenanya sesuai ketentuan peraturan yang berlaku maka bupati bima harus mempertanggung jawabkannya dimuka hukum, hal ini pun membuat geram lembaga KPK sembari mengancam Pemerintah kabupaten bima agar segera melakukan proses penyerahan seluruh asset pada pemkot bima," Ungkap Jaharudin.


Lanjutnya. Terhadap temuan itupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam beberapa waktu yang lalu menfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Bima dengan Pemerintah Kota Bima pada hari senin (30/5/2022) di Jakarta.


"Dalam hal ini dan dihadiri oleh masing-masing, Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Muhammad Putera Feriyandi, Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan," Ujarnya.


Wali Kota Bima dan Bupati Bima menandatangani dokumen berita acara kesepakatan waktu penyerahan seluruh asset Kabupaten Bima yang berlokasi di Kota Bima kepada Pemerintahan Kota Bima.


"​​​​​Penandatanganan tersebut menjadi moments penting yang menandakan kerjasama dan silaturahmi yang baik diantara kedua pemerintahan yang berkuasa," Cetus Jaharudin.


Terhadap 51 obyek aset yang telah diserahkan dan sebanyak 391 obyek asset yang masih dalam proses penyerahan. 


"Adapun 51 aset yang sebelumnya telah diserahkan merupakan 1 Obyek bangunan Rumah Dinas, 13 Obyek berupa Tanah seluas 52 Are yang difungsikan oleh Warga, dan 37 Obyek yang telah dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Bima," Paparnya.


Selain itu terdapat 391 Obyek Aset yang saat ini masih melalui tahap penyerahan diantaranya dalam lampiran pertama terdapat 9 Obyek, dalam lampiran Kedua terdapat 1 Obyek Aset Bangunan Dinas Peternakan Pemerintah Kabupaten Bima yang sebagiannya telah diserahkan, dalam lampiran ke empat sebanyak 202 Obyek Aset seperti Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bima, Pasar Pertokoan, Eks. Terminal Bus Bima (Pasar Raya Kota Bima), Tanah Eks. Kantor Bupati Bima, dan lain sebagainya.


" Penyerahannya aset tersebut seyogyanya dapat menjadi harapkan agar dapat terwujudnya ketertiban administrasi BMD, efisiensi dan efektivitas pemanfaatan aset daerah, sehingga pengamanan aset daerah dapat dilakukan dengan lebih maksimal oleh pihak penerima asset," Harapan Jaharudin.


Berita Acara Kesepakatan Penyelesaian Penyerahan Barang Milik Daerah Pemerintah Kabupaten Bima Kepada Pemerintah Kota bima (Nomor. 032/032/07.3/2022 - Nomor. 032/130/V/2022) Kedua Pihak juga telah menyepakati 3 hal penting diantaranya:


1). Para pihak secara bersama-sama, sejak berita acara ditandatangani sampai dengan 14 Juni 2022 melakukan inventarisasi, rekonsiliasi, dan pertukaran dokumen Barang Milik Daerah (BMD).


2). Para pihak bersepakat pada tanggal 14 Juni 2022 bertempat di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat untuk melaporkan hasil inventarisasi dan rekonsiliasi Barang Milik Daerah.


3). Para pihak bersepakat pada tanggal 30 Juni 2022 bertempat di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat untuk menanda­tangani berita acara serah terima Barang Milik Daerah dari Pemerintah Kabupaten Bima kepada Pemerintah Kota Bima.


"Mengacu pada ketentuan pasal 17 UU No. 13 tahun 2023 tentang  Pembentukan pemerintah kota bima, ketentuan lebih lanjut yang diperlukan sebagai pelaksanaan UU ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/daerah dan Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah".


"Secara normatif, dalam pasal 1 angka 43 Permendagri nomor 19 tahun 2016 tersebut menyebutkan bahwa “hibah adalah pengalihan kepemilikan barang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, antar pemerintah daerah atau dari pemerintah daerah kepada pihak lain tanpa memperoleh ganti rugi” namun dimana kriteria dan mekanisme pelaksanaannya harus mengacu pada pasal 329 dan Pasal 331," Tegasnya


Langkah lain yang dilakukan adalah melakukan verifikasi dan validasi jenis aset sesuai dengan neraca Pemkab Bima, melakukan klasifikasi aset yang akan diserahkan dan penelusuran kembali sejumlah aset baik bangunan kantor, tanah bangunan lainnya maupun tanah usaha tanah kosong serta rumah dinas yang ada.


"Tahapan selanjutnya adalah melakukan rekonsiliasi data BMD Kabupaten Bima yang berada di wilayah kota Bima dengan pihak Pemerintah Kota Bima. Mengingat tahapan dalam mekanisme penyerahan barang milik daerah perlu dilakukan inventarisasi bersama baik administrasi maupun fisik aset secara menyeluruh sesuai ketentuan perundangan yang ada," Pungkasnya 


Bima ~ Media Aspirasi ~ Kegiatan Seminar "Metode pembelajaran bagi guru SD SMP Se- kecamatan wera ". Bertempat di SDN 2 Tawali Kecamatan wera kabupaten Bima NTB, sabtu,(18/6/2022). Acara yang di mulai pada pukul 08.00 wita.


Dinas Dikbudpora Koordinator Pendidikan Kecamatan Wera memfasilitasi Kelompok Kerja Guru (KKG) Milenial Kecamatan Wera bekerjasama dengan STKIP Harapan BIma. 

Kegiatan ini digagas oleh Pengurus KKG Milenial Kecamatan Wera, sebagai kegiatan perdana kepengurusan baru yang dipilih beberapa bulan yang lalu. 


Tujuan kegiatan ini yakni untuk meningkatkan Mutu dan profesionalisme Guru yang ada di kecamatan wera dengan Motto “Membangun Pendidikan dari Wera Untuk Bima”. Dan acara inipun dibuka secara resmi oleh kadis DIKBUDPORA kab bima. Pada saat acara pembukaan tersebut dihadiri juga oleh seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP Se-kecamatan Wera.

 

Seperti dalam laporan panitia yang disampaikan oleh salah satu sosok guru terbaik yang di miliki oleh kec.wera yang mengabdi di salah satu SDN inpres sori nunggi. Selaku Ketua Panitia Pelaksana.


" Sedikit untuk pendidikan Kecamatan Wera “ungkapnya”Judul kegiatan ini yakni “Seminar Metode Pembelajaran Bagi Guru SD-SMP Se-Kecamatan Wera” yang diikuti oleh 120 Guru SD dari 31 SD yang ada di Kec. Wera dan 30 Guru SMP yang di 10 SMP Kec. Wera, dengan total peserta 150 Guru. 

Ketua Panitia dalam hal ini AZIK sapaan akrabnya menyampaikan Terima kasih tak terhingga buat teman-teman guru hebat kelompok kerja guru (KKG) Milenial Kec. Wera selaku penggagas, Bapak Korwil Pendidikan Kec. Wera Bapak Andi Irawan, M. Pd., serta Ketua KKKS Bapak Yasin, M. Pd., yang telah memfasilitasi kegiatan ini, dan STKIP Harapan Bima selaku mitra kerjasama sehingga terlaksananya kegiatan ini 

Beliau juga berterima kasih kepada Pak ketua STKIP Harapan Bima Dr. (C) Syahrir, M. Pd., selaku Keynote Speaker, dan terima kasih pula kepada teman2 NARASUMBER Dosen2 Hebat dari beberapa kampus yang ada di Kabupaten dan Kota Bima,  Pak Dr. Syarifuddin, M. Pd., (Dosen STKIP Bima), Dr. Syarifuddin, M. Pd., (Dosen IAIM Bima), Ariyadin, M. Pd., (Dosen STKIP TAMSIS Bima), Azra Fauzi, M. Pd., Widya, M. Pd., Muhammad Salahuddin, M. Pd., (Dosen STKIP Harapan Bima). Serta serta kepala sekolah dan guru2 hebat kec. Wera yg telah berpartisipasi dlm mensukseskan kegiatan ini ," sambutan ketua panitia  Ahmad Yani, S.Pd.Gr., selaku salahsatu pengurus KKG Milenial Kec.Wera. 


Kadis Dikbudpora Kab.Bima  Zainuddin, S. Sos. MM.,dalam sambutanya.


" Mengapresiasi keg iatan yang dilakukan KKG dan Korwil Kec. Wera, sebagai salah satu kerja nyata untuk menunjang peningkatan Indeks Prestasi Minimal (IPM) pendidikan yg ada di kabupaten Bima, Serta mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh ketua STKIP Harapan Bima sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan yang ada di kab Bima, kadis juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan seksama sampai selesai dan mengimplementasikan ke sekolah masing-masing ," Tutur beliau dalam sambutanya, peserta dan undangan menyambut dengan semangat.


Andi Irawan, M.Pd selaku Korwil Pendidikan Kec. Wera, merespon dan mensuport kegiatan kelompok kerja guru(KKG)milenial dan hal itu beliau sampaikan setelah kami konfirmasih seusai kegiatan.


"KKG Millenial Kec. Wera sebagai penggagas TOP the best, kami hanya mengfasilitasi dan luar biasa Kerjasama dengan STKIP Harapan Bima, semoga pendidikan Kab.Bima yang di mulai dari wera bisa lebih maju," Tuturnya dengan semangat.


Dr. (C) Syahrir, M. Pd Selaku Ketua STKIP Harapan Bima Sekaligus Keynote Speaker dalam kegiatan Seminar tersebut menyampaikan dengan tegas dan lugas bahwa.


“Guru di Bima kalau mau maju, harus proses pembelajarannya dilaksanakan dengan baik bukan semata-mata tentang hasil belajar”.


Karena penentu dalam menjamin mutu pendidikan di kabupaten bima ini adalah tergantung pada proses yang dilakukan oleh guru. Namun, fakta yang terjadi, guru tidak menyadari bahwa mengajar merupakan pekerjaan induknya. Hanya menggugurkan kewajiban, dengan mengkopi paste RPP, bahkan yang penting masuk dan data dapodiknya baik/valid," Ungkapnya.


Beberapa peserta juga yang kami konfirmasih dan pantaun media aspirasi.


" Ini adalah merupakan kegiatan seminar pertama dengan kampus yang ada, tak hanya itu hampir selama Covid 19 kegiatan tatapmuka ini sebagai sar penghangat sekaligus semangat untuk guru dalam merefres otak selama pandemik covid 19 " ungkap salah satu guru selaku peserta ". Guru Aj. (Wera.08).


Bima ~ Media Aspirasi ~ Prihatin dengan kondisi sekolah SDN Inpres Tololara kini amburadul diakhir mutasi rotasi Kelapa sekolah oleh Pemerintah kabupaten Bima melalui Dinas Kepemudaan dan olahraga kabupaten Bima.


SDN Inpres Tololara bertempat di Desa Madawau kecamatan Madapangga kabupaten Bima salah tempat belajar untuk generasi bangsa khususnya Desa Madawau. Rabu, (15/6/2022).


Syuryadin salah satu tokoh muda Desa Madawau yang lahir dari SDN setempat mengatakan, dulunya SDN Inpres Tololara melahirkan generasi-generasi kreatif, inovasi, dan Cerdas pasca saat saya sekolah tersebut.


"Saya Alumni tahun 2006 dan memiliki rekam jejak yang membawa nama baik sekolah hingga diutus mewakili setiap perlombaan tingkat sekolah," kata Syuryadin disapa Akrab Surya Ghempar.


Sejak hadirnya kepemimpinan kepala baru belakang ini sekolah tersebut tidak ada perkembangan, baik dalam sarana dan prasarana serta fasilitas sekolah semakin amburadur hingga  siswa dan siswi saat menerima pelajaran sudah tidak nyaman lagi.


"Kalau ini terus dan terus berlangsung dibiarkan maka akan hancur masa depan generasi bangsa," Surya Ghempar yang harmonis di setiap kalangan.


Sambung Surya Ghempar, kehadiran kepala yang memimpin sekolah sekarang tidak memiliki ide, gagasan, kreatif, Inovisi dan lain-lainnya. Maju mundurnya sekolah tergantung pemimpin, kalau pemimpin tidak cerdas maka siswa-siswi pun secara otomatis tidak cerdas juga.


"Saya menegaskan kepada dinas Dikbupora kabupaten Bima agar segera menggantikan kepsek SDN Inpres Tololara, karena saya tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya," tegas Tokoh Muda Madawau yang memiliki antusias tingi terhadap generasi.


Lebih lanjut, sebelumnya saya sudah melakukan diskusi kepada kepala sekolah dan silahkan segera menjemput program-program pendidikan untuk meningkatkan Sarana dan prasarana sekolah agar sekolah ini bisa maju dan melahirkan siswa-siswi yang cerdas. Namun saat itu, "Kepala mengatakan kami tidak bisa apa-apa karena sekolah ini diklaim oknum bahwa tanah dibangun gedung sekolah ini miliknya, hingga sekarang ini kami sulit mendapatkan anggaran pembangunan dan fasilitas sekolah karena dianggap sengketa lahan.


Kemudian saya menjawab pada saat itu kalau sengketa lahan sekolah ini bukan urusan kepala dan Guru disini, dan kalau sengketa lahan sekolah akan urusan dengan pemerintahan dan dinas terkait, yang terpenting bapak dan ibu disini menjalankan kewajiban sebagai pendidik untuk mendidik siswa-siswi.


"Saya menunggu sampai sekarang sekolah tidak ada perkembangan, hingga sekolah begini-begini saja," cerita Tokoh Muda Madawau.


Disisi lain, Masyarakat yang ingin mendaftarkan anak-anaknya di SD ragu, akhirnya mereka pun mendaftarkan anaknya di luar Desa Madawau, Inikan salah satu kendala yang harus dipikirkan oleh kepsek dan guru yang mengajar di sekolah setempat.


"Saya mendesak juga Bupati Bima agar segera turun langsung untuk melihat langsung sekolah, dan segera selesaikan atas dugaan sengketa lahan diklaim oleh salah satu oknum, kalau tidak dimana tempat belajar generasi Madawau dan sekolah ini dari jaman tidak bukan sekolah dibagun baru-baru ini," pungkas salah satu mantan aktivis ini. (**).

Bima ~ Media Aspirasi ~ Acara pelepasan dan wisudah siswa kelas IX angkatan ke-43 SMP Negeri 1 wera tahun ajaran 2021/2022 pada hari Rabu, 15/6/2022' acara yang di mulai pukul 09;00 wita yang bertempat di halaman lingkup SMP 1 wera  dengan menampilkan Tari wura bongi monca,dance pramuka dan puisi.


Acara yang mengakat tema." Orang hebat dapat melakukan karya bermutu,tetapi sekolah yang bermutu dapat melahirkan orang hebat ".


Acara yang di hadiri oleh, Bapak Camat wera di wakili oleh bapak nukrah S.Sos, Korwil unit pendidikan kecamatan wera Andi irawan M.Pd, kapolsek wera di wakili dan kepala Unit PKM Kecamatan wera, Hj. Evi rosdyanti.

Acara kali ini di nilai berbeda dan luar biasa oleh semua orang tua wali murid dan seluruh tamu undangan lantaran 3 orang Master of caremony (MC) Nur salsal bila asal desa tawali menggunakan Bahasa indonesia, Awalul firdaus desa nanga wera menggunakan Bahasa Inggris dan nurwahida asal desa hidirasa bahasa arab kolaborasi luar biasa dari ke3 siswa-siswi ini langsung memborong 3 bahasa dalam acara tersebut, Bahasa Indonesia,inggris dan arab  menyatukan suasana yang mendung dan menjadi ceria.


Luar biasa dan patut menjadi kebanggaan, SMP 1 wera adalah merupaka sekolah terbaik di yang di miliki oleh kec.Wera jadi wajar MC mampu dan fasih dengan bahasa inggris dan arabnya fasih.


Ketua panitia,dalam sambutanya." Ini adalah acara kali pertama selama saya ber'ada 8 tahun lebih di SMP negeri 1 wera dan ini tidak terlepas dari kolaborasi antara bapak kepala sekolah Abdul fagir S.Pd M.Pd dan orang tua wali murid guru dan semua masyarakat desa tawali dan semoga ini menjadi nilai ibadah, " Tutur nurmi S.pd



Abdul fagir S.Pd M.Pd dalam sambutanya." Kami ucapkan terimakasih atas dukungan dan kehadiri bapak ibu semuanya, jika ada kesalahan dan kekurang dari kami sebagai guru mohon di maafkan dan semoga menjadi generasi yang hebat dan memajukan kecamatan wera, kedepan dan silahkan bersaing dengan siswa-siswa lainya hingga ke kanca nasional dan dalam waktu dekat akan ada siswa kita yang akan ikuti jambore nasional, " Dalam sammbutanya penuh semangat.


Korwil Andi Irawan S.Pd M.Pd" Generasi cerdas dan berkompeten tergantung dari pendidikan yang memadai ," kami konfirmasih seusai acara.


Bapak Nukrah S.Sos,mewakili Camat wera, sekaligus ketua komite SMP 1 wera.


"Terimakasih tulus kepada bapak ibu guru betul-betul menunjukan kelebihanya, dengan mampu menampilkan 3 bahasa sekaligus. Bahasa Indonesia,inggris dan bahasa Arab oleh master of caremony (MC) selaku pembawa acara, " Ungkap beliau dalam sambutan, Wera.08



Kota Bima ~ Media Aspirasi ~ Pada hari rabu (15/06/2022) Kodim 1608 Bima terus berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat di bidang ketahanan pangan.Hal ini terbukti dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh anggota Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae Sertu Abdul Manan dan Serda Abubakar.Kedua anggota Babinsa tersebut melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat binaan di lingkungannya masing-masing,di lingkungan Ndano Na’e Kelurahan Ntobo,Kecamatan Raba,Kota Bima Rabu,15 Juni 2022.


Kegiatan ini adalah wujud dari perintah lisan Dandim 1608/Bima untuk memberikan sosialisasi dan Penyuluhan tentang cara pembuatan pupuk organik cair(POC) dan Kompos kepada masyarakat binaan di wilayah teritorial masing-masing setelah sehari sebelumnya Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq memberikan penyuluhan kepada para Danramil dan Babinsa jajarannya.


Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya Penggunaan pupuk organik dalam mengembangkan tanaman dan tumbuh-tumbuhan yang unggul dan lebih baik mengingat kelangkaan pupuk anorganik sering terjadi di kota Bima.

Kehadiran pupuk organik ini menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan tersebut dan keluar dari ketergantungan terhadap pupuk anorganik.


POC dan kompos ini selain ramah lingkungan juga tidak membutuhkan biaya banyak karena menggunakan media yang ada di sekitar lingkungan dan mudah didapat sehingga menghemat ekonomi masyarakat.


kegiatan ini selain dihadiri oleh pasiter Kodim 1608/BimaLettu Inf Bambang Irawan dan Anggota juga dihadiri oleh Lurah Ntobo Azmil S.Sos,Petugas Penyuluh Pertanian kelurahan Ntobo,sarwani,Ketua RT dan RW serta masyarakat lingkungan Ndabo Na’e yang begitu antusias.


Sehari sebelumnya Dandim 1608/Bima telah memberikan perintah lisan penyelenggaraan sosialisasi dan penyuluhan kepada danramil dan Babinsa jajarannya juga berpesan agar kegiatan ini di sosialisasikan kepada masyarakat binaan di wilayah masing-masing.


“Kita berupaya berbuat lebih untuk masyarakat Bima untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di bidang ketahanan pangan dengan kehadiran kita membawa terobosan ini yaitu pembuatan pupuk organik cair dan kompos,”ucap Dandim.

Pangkalpinang ~ Media Aspirasi ~ Anak-anak Indonesia dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Undang-undang ini mengatur anak mendapatkan hak, perlindungan, dan keadilan atas apa yang menimpa mereka. UU Perlindungan Anak ini juga mengatur tentang ancaman hukuman bagi siapapun yang melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap anak tak tanggung-tanggung, ancaman hukumannya lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.


Seorang bocah perempuan dibawah umur sebut saja Ratu (9) tahun di kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah provinsi kepulauan Bangka Belitung diduga menjadi korban pemukulan oleh tetangganya. Ironisnya, pemukulan tersebut justru dilakukan oleh seorang oknum polisi berpangkat AKBP yang diduga bertugas di Polda Babel yang terjadi didalam sebuah masjid di kota Pangkalpinang pada Sabtu (11/6/22) sore.


Demi menuntut keadilan dan perlakuan yang sama di mata hukum, dikabarkan orang tua bocah perempuan itu sudah membuat laporan pengaduan Propam Polda Kep Bangka Belitung, setelah tidak adanya itikad baik dari oknum perwira Polda Babel terduga sebagai pelaku.


Kepada tim jejaring media ini, berdasarkan pengakuan sang anak, ibu korban R (38) tahun didampingi suaminya A (36) mengungkapkan kejadian bermula saat sang buah hatinya bersama teman-teman sebayanya datang ke masjid untuk melaksanakan sholat.


Dituturkan, Saat didalam masjid seusai sholat magrib, anaknya bermain-main bersama lima orang teman sebayanya yang masih dibawah umur.


Saat asik bermain, tanpa diduga tiba-tiba kain pembatas suci antara jamaah laki-laki dan perempuan terjatuh ke lantai. Melihat kain pembatas suci terjatuh, datanglah oknum polisi tersebut dan langsung menuduh anaknya (Ratu-red) yang menjatuhkan kemudian langsung menyentik bibirnya sebanyak 2 kali menggunakan jari dan dilanjutkan dengan tamparan ke wajah sebanyak 2 kali menggunakan telapak tangan.


Akibat dari kejadian itu, anaknya langsung pulang dalam keadaan menangis, celana basah akibat terkencing-kencing serta ada darah didalam bibirnya.


” Malam minggu tadi anak saya pergi sholat ke masjid bersama abangnya untuk melakukan ibadah sholat magrib. Selesai sholat magrib kurang lebih jam 19:00 Wib, anak saya Ratu pulang dalam keadaan menangis, celana basah karena kencing dicelana serta ada darah didalam bibirnya,” jelasnya.


” Saya kaget lalu bertanya kenapa bisa begini, lalu abangnya Ratu bersama ketiga temannya bercerita kalau Ratu ditampar dan dipelitik oleh oknum polisi tadi. Masalahnya pembatas suci perempuan dan laki laki jatuh kelantai. Oknum polisi tadi langsung menuduh anak saya Ratu lah yang menjatuhkannya, padahal abangnya Ratu dan ketiga temannya sempat memberitahu oknum polisi tersebut kalau yang menjatuhkan pembatas tersebut bukan Ratu melainkan temennya yang lain,” tambahnya.


Lebih lanjut dikatakan ibu korban, setelah dijelaskan oleh abangnya si Ratu kalau bukan adeknya yang melakukan akan tetapi oknum polisi tersebut tidak peduli dengan ucapan abangnya sembari berkata kamu malu bela adekmu.


” Setelah dijelaskan oleh abangnya Ratu kalau bukan adeknya yang melakukan, tetapi bapak itu tidak peduli dengan ucapan abangnya ratu tadi malah dibilang kamu mau bela adek kamu, jelas diam aja abangnya,” ungkapnya.


Atas kejadian tersebut, Ibu korban menyuruh suaminya untuk coba mendatangi rumah oknum polisi tersebut guna mengkonfirmasi atas kebenaran yang terjadi pada anaknya. Akan tetapi setelah tiba dirumah oknum polisi kedatangan suaminya tidak disambut dengan baik, malah oknum tersebut dengan arogansinya mengatakan kamu jual saya beli. Karena tidak ada titik terang akhirnya suaminya pulang kerumahnya.


” Terus suami saya sudah mencoba mendatangi rumah bapak itu untuk konfirmasi tentang masalah ini, tapi sayang kedatangan suami saya tidak disambut dengan baik malah bapak itu bilang “kamu jual saya beli”. Tidak ada titik terang jadi suami saya pulang,” ungkapnya.


” Saya berharap kasus ini dapat diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu. Sebab, sampai saat ini anak saya masih terlihat trauma atas kejadian tersebut,” timpalnya dengan nada kesal.


Merasa kecewa karena tidak ada itikad baik dari oknum polisi yang diduga telah melakukan kekerasan terhadap anaknya, Akhirnya kedua orangtua korban didampingi oleh 2 orang perwakilan dari Dinas PPPAKB kabupaten Bangka Tengah membuat laporan pengaduan ke Polda Babel pada Selasa (14/6/2022).


Hingga berita ini diterbitkan, jejaringan media KBO Babel masih terus berupaya mengikuti perkembangan kasus tersebut.(Tim KBO Babel). (Red/MA/06).

Jakarta ~ Media Aspirasi ~ Polri beserta Polda jajaran sejauh ini tercatat telah menetapkan 23 anggota organisasi Khilafatul Muslimin sebagai tersangka. 


"Total sudah ada 23 orang yang ditetapkan sebagai tersangka untuk saat ini," kata Karopenmas Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jakarta, Selasa (14/6).


Ramadhan merincikan, 23 tersangka itu diproses oleh beberapa Polda jajaran. Pertama, Polda Jawa Tengah (Jateng) sebanyak enam tersangka.


Kemudian, Polda Lampung lima tersangka, Selanjutnya, Polda Jawa Barat (Jabar) dengan lima tersangka.


"Lalu, Polda Jawa Timur (Jatim) dengan satu tersangka, Polda Metro Jaya menetapkan enam orang tersangka” ujar Ramadhan.


Menurutnya, pengusutan kasus ini lantaran organisasi Khilafatul Muslimin tersebut diduga kuat hendak menyebarkan berita bohong serta mengajarkan paham-paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila. 


"Seperti kasus yang ditangani di Polda Jawa Tengah, kelompok ini melakukan kegiatan konvoi kendaraan roda dua dan melakukan penyebaran pamflet atau selebaran berupa maklumat serta nasihat dan imbauan," ucap Ramadhan. (Red/MA/06). Pimred Aryadin.

Bima ~ Media Aspirasi ~ Pada hari selasa, (14/6/2022 ) Renovasi rumah dinas kantor kepala  koordinator penyuluh pertanian lapangan (PPL) balai penyuluhan pertanian (BPP) Kecamatan. Wera Kabupaten Bima, provinsi nusa tenggara barat ( NTB ).


Semua jenis pekerjaan-proyek mesti dan harus memiliki papan informasih, di kecamatan wera Sudah sering dan acap kali pekerjaan proyek tidak memiliki papan informasih sebagai syarat ketentuan agar masyarakat mengetahui seluk beluk sumber anggaran serta keterbukaan informasih publik UU No 14 tahun 2008.


Berdasarkan UU 14 Tahun 2008 bahwa Informasi Publik adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan/atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan badan publik lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang ini serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.


Badan Publik adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara, serta sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan, juga Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, atau organisasi nonpemerintah sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, sumbangan masyarakat, dan/atau luar negeri.


Kadis pertanian kabupaten Bima Ir. Haja Nurma MM yang coba kami konfirmasih pada selasa,14/6/2022 ." Sedang rapat di Mataram Om, " tuturnya kadis pertanian dalam pesan whastApp (WA).


Kami coba konfirmasih di kepala-koordinator PPL kecamatan Wera, Lyli yuliarti  S.Pt. via whasApp(WA)


" Pelaksanaan mulai dari minggu lalu dan saya tidak tahu siapa nama pelaksana dan Cv. nya hanya saja tukangnya dari kecamatan ambalawi, " imbuhnya.


Beliau juga menambahkan." Kita tahunya ada renovasi rumah dinas tapi kami tidak tahu anggarannya dari mana, " Tutur beliau lewat whasApp.


Kami coba meminta informasih sekaligus menanyakan dari beberapa anggota DPR Kabupaten Bima dapil wera-amblawi di antaranya Bapak Adi dan Ibnuh Hajar SH.


Keduanya juga tidak tahu menau terkait pekerjaan ini dan akan coba cari tahu Cv dan siapa pelaksananya, hingga berita ini kami korankan.


Pak Muliawan Afriadin S.sos dari komisi IV DPR Kabupaten Bima." Kurang tahu juga saudara, " tuturnya lewat whasApp(WA).


Kami mencoba lagi dengan pak Ibnu Hajar SH dari komisi III DPRD Kabupaten Bima." Kita tanyakan dulu saudara, rehap kantor itu? " Tutur beliau lewat WhastAap (WA).


Salah satu pemudah wera yang enggan namanya di sebut, dalam pemberitaan ini mengatakan.


" Kadis pertanian harus tegas setiap Proyek yang bersumber dari APBD dan APBN, bahwa ini adalah dari sekian pekerja'an yang di lakukan oleh pemerintah Daerah melalui CV dan atau siapapun dan harus memberikan memiliki papan informasih untuk semua masyarakat dan publik harus tahu sumber anggarannya dari mana, " Tuturnya 


Beliau juga menambahkan." Rumah penjaga pintu air UPT PU Kecamatan wera kemarin juga proyeknya tidak jelas tidak memiliki papan informasih tanya saja kabid pengairan, Pak Edy.


"Sekarang rumah dinas kepala-koordinator Penyuluh pertanian lapangan (PPL) kecamatan wera hampir sama tidak jelasnya, patut diduga kuat ada konspirasi terselubung antara kepala dinas pertanian dan pihak CV, atau memang anggap wera ini aman untuk proyek tidak jelas atau ilegal atau ingin melihat aksi reaksi kami," Pungkasnya dengan tegas. (Red/MA/06).


 


Jakarta ~ Media Aspirasi ~ Satgas Damai Cartenz, merupakan satuan tugas yang bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia, dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Melalui kerja sama ini, TNI mengirimkan sebanyak 100 personel untuk bergabung dengan Polri, dalam Satgas Damai Cartenz.


Keberangkatan Satgas Damai Cartenz Kopassus, ke wilayah Papua diharapkan bisa membantu tugas-tugas teritorial dengan mengedepankan komunikasi sosial.


Panglima TNI berharap para personel telah memahami tugas dan tanggung jawab pembinaan teritorial.

Panglima TNI juga berusaha untuk terus memberikan dukungan kebutuhan operasi yang digunakan, mulai dari persenjataan, kendaraan hingga perbaikan pos. Semua hal itu dilakukan demi mendukung tugas personel dalam menjalankan pembinaan teritorial.


Sumber : Puspen TNI

Media Aspirasi

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/28058894_154659935237247_4957512967608122509_n.png?oh=e15685f3106e957bc4d1d59cfa11f58c&oe=5B124344} Media online dari koran cetak Media ASPIRASI, yang merupakan media lokal di Bima, Nusa Tenggara Barat. Dengan Motto "Mengupas Data Penuh Fakta" {facebook#https://www.facebook.com/mediaaspirasi/} {twitter#https://twitter.com/MediaAspirasi} {google#https://plus.google.com/117226584361409169797}

Aden KT

{picture#https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-1/p160x160/18814149_1215037451951634_2575455190579377800_n.jpg?oh=ec906f093d30d091ff2f320adccd3d0e&oe=5B0872D2} Admin Website sekaligus penulis di Media ASPIRASI .online {facebook#https://www.facebook.com/mustamin.mnur} {twitter#https://twitter.com/} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.